Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label fraksi nasdem

Serap Aspirasi di Kampung Kuper, Anggota MPR H. Sulaeman L. Hamzah Serukan Penguatan Karakter Bangsa

Anggota MPR/DPR RI H. Sulaeman L. Hamzah , gelar Sosialisasi 4 Konsensus Kebangsaa , Merauke, Sabtu (12/9/2026) MENJUAL HARAPAN — Penanaman nilai-nilai luhur Pancasila dinilai menjadi strategi paling mendasar dalam membentengi bangsa dari ancaman korupsi dan krisis moral. Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi 4 Konsensus Kebangsaan Ke-6 Tahun 2026 yang dilaksanakan di Kampung Kuper, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Papua Selatan . Anggota MPR/DPR-RI dari Fraksi Partai NasDem , H. Sulaeman L. Hamzah, menegaskan bahwa persoalan bangsa seperti praktik korupsi dan krisis karakter muncul ketika masyarakat dan para penyelenggara negara semakin jauh dari pedoman Pancasila. "Untuk menyelamatkan negara dari bahaya korupsi dan kehancuran moral, kita harus kembali menjadikan Pancasila sebagai jalan hidup dan pedoman utama dalam bertindak, bukan sekadar hafalan untuk lulus ujian sekolah," ujar Sulaeman. Sulaeman juga menambahkan bahwa pendidikan berbasis nilai etnik da...

Soroti Pengaruh Globalisasi, Sulaeman L. Hamzah Minta Pemuda Merauke Pegang Teguh Pancasila

Anggota MPR/DPR RI Dapil Papua Selatan, H. Sulaeman L. Hamzah, gelar Sosialisasi 4 Konsensus Kebangsaa, Merauke, Sabtu (12/9/2026) MENJUALH HARAPAN — Anggota MPR/DPR-RI daerah pemilihan Papua Selatan, H. Sulaeman L. Hamzah, menggelar Sosialisasi 4 Konsensus Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) bersama warga Kampung Kuper, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Sabtu (12/9/2026). Dalam kegiatan yang dihadiri sekitar 150 peserta dari unsur kepala kampung, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta pemuda tersebut, Sulaeman menyoroti kekhawatiran terkait melemahnya identitas dan ketahanan budaya di kalangan generasi muda akibat derasnya arus globalisasi. "Degradasi kualitas generasi muda Indonesia saat ini cukup mengkhawatirkan. Dampak negatif globalisasi dan budaya hedonis perlahan mengikis pemahaman terhadap nilai-nilai luhur bangsa. Pancasila harus kembali difungsikan sebagai filter utama terhadap budaya asing," tegas Sulaeman di hadapan para peserta. Sul...

Pimpinan DPR Taruh Jabatan: RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah 15 Desember 2026

MENJUAL HARAPAN — Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengambil langkah politik spektakuler demi meyakinkan publik terkait komitmen pembentukan hukum di tanah air. Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset kini ditargetkan tuntas dan sah dalam Rapat Paripurna paling lambat pada 15 Desember 2026. Tak tanggung-tanggung, pimpinan parlemen mempertaruhkan kursi jabatannya jika target tersebut meleset. Sikap tegas ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat menerima audiensi dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) atau Relawan Pati di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026). Dalam pertemuan tersebut, Dasco didampingi oleh Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal dan Saan Mustopa, serta Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade. "Limit waktu paling lambat untuk Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset itu akan diketok di Paripurna pada tanggal 15 Desember 2026," ujar Dasco. Komitmen tersebut bukan sekadar...

Dari Balai NU Merauke: Menyemaikan Pancasila, Memperjuangkan Keadilan Substantif di Ujung Timur Indonesia

MENJUAL HARAPAN  — Suasana Balai Warga PCNU Kabupaten Merauke pada pertengahan Juni 2026 terasa hangat. Puluhan kepala kampung, tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga kalangan pers lokal berkumpul mengitari ruang diskusi. Di hadapan sekitar 150 peserta, legislator senior MPR/DPR RI asal Daerah Pemilihan Papua Selatan, H. Sulaeman L. Hamzah, kembali menggelar agenda Sosialisasi 4 Konsensus Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika). Namun, agenda yang diinisiasi kerja sama DPD Partai NasDem Merauke dan Rumah Aspirasi Sulaeman L. Hamzah ini tak sekadar diisi dengan pidato normatif tentang pilar bernegara. Forum tersebut berubah menjadi arena dialog kritis tentang potret pembangunan nasional dan realitas hukum yang dirasakan masyarakat di Tanah Papua. Dalam pemaparannya, Sulaeman menggarisbawahi hakekat pembangunan nasional yang diamanatkan alinea keempat Pembukaan UUD 1945—yakni mencerdaskan kehidupan bangsa, menciptakan kesejahteraan umum, dan melindungi se...

Merauke Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Dorong Implementasi Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

  Anggota MPR/DPR RI, H. Sulaeman L. Hamzah, tengah memaparkan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan (11/3/2026)  MENJUAL HARAPAN — Anggota MPR RI H. Sulaeman L Hamzah menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Konsensus Kebangsaan di Kelurahan Bambu Pemali, Distrik Merauke, pada 11 Maret 2026. Acara yang dihadiri sekitar 150 peserta dari unsur kepala kampung, tokoh masyarakat, tokoh adat, relawan, simpatisan Partai NasDem , serta media lokal ini menjadi wadah dialog antara wakil rakyat dan masyarakat mengenai penguatan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945 , NKRI , dan Bhinneka Tunggal Ika . Dalam pemaparannya, Sulaeman menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar teori, melainkan pedoman hidup bangsa yang harus diimplementasikan dalam perilaku sehari-hari. “Pancasila adalah pandangan hidup bangsa, jati diri, sekaligus alat pemersatu. Nilai-nilainya harus hadir dalam tindakan nyata, bukan hanya dalam wacana,” ujarnya. Peserta menyoroti tantangan implementasi Pancasila di tengah arus global...

Anggota MPR/DPR RI, Sulaeman Hamzah Gaungkan Alam dan Masa Depan Bangsa

  MENJUAL HARAPAN   –  Sosialisasi Empat Konsensus Kebangsaan kembali digelar di Papua Selatan. Kali ini, Anggota MPR/DPR RI dari Dapil Papua Selatan, H. Sulaeman L Hamzah, hadir langsung di K p. Kaliki, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, pada 10 Februari 2026. Acara yang dihadiri sekitar 150 peserta ini menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dengan tokoh adat, tokoh masyarakat, relawan, dan warga setempat. Empat konsensus kebangsaan—Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—dijadikan landasan utama dalam kegiatan ini. Sulaeman menekankan bahwa sosialisasi bukan sekadar formalitas, melainkan wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Majelis Permusayawaratan Rakyat ( MPR )  memiliki tugas memasyarakatkan Pancasila dan UUD 1945, mengkaji sistem ketatanegaraan, serta menyerap aspirasi rakyat. Sosialisasi ini menjadi salah satu cara agar masyarakat merasa dekat dengan wakilnya , dan dapat ...

MPR RI Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Kampung Urumb Merauke

Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang diselenggarakan di wilayah kampung local di Kp. Urumb Distrik Semangga Kab. Merauke – Papua Selatan (9/12/2025) MENJUAL HARAPAN  - Upaya   penguatan nilai-nilai kebangsaan terus dilakukan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI hingga ke wilayah kampung di Papua Selatan. Melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, MPR RI berupaya memastikan nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika tetap menjadi pedoman hidup masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial yang kian kompleks. Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ke-10 tersebut digelar pada Selasa, 9 Desember 2025, di Kampung Urumb, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke. Kegiatan ini menghadirkan Anggota MPR RI dari Daerah Pemilihan Papua, H. Sulaeman L Hamzah, sebagai narasumber utama dalam dialog kebangsaan bersama masyarakat. H. Sulaeman L. Hamzah, anggota MPR RI saat memaparkan materi     S...