Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label perguruan tinggi

Mendiktisaintek Ajak Penerima Beasiswa Garuda Jadi Talenta Global

Foto hasil tangkapan layar dari kemdiktisaintek.go.id MENJUAL HARAPAN - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto , memberikan pesan kepada para penerima Beasiswa Garuda agar memanfaatkan kesempatan pendidikan sebagai sarana membangun dampak nyata bagi bangsa. Dalam pertemuan di Kantor Kemdiktisaintek, Senin (25/5/2026), Menteri Brian menekankan bahwa penerima beasiswa memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga reputasi anak bangsa di kancah internasional. Poin Utama Pesan Mendiktisaintek: Penentuan Karier: Mahasiswa didorong untuk merenungkan dan menentukan career path terbaik sesuai potensi diri, baik itu membangun startup maupun mendalami dunia riset hingga jenjang S3. Amanah dan Daya Saing: Beasiswa Garuda dipandang sebagai privilege sekaligus amanah. Penerima diharapkan tidak cepat merasa puas dan harus terus membuktikan kapasitas daya saing di tingkat global. Membangun Reputasi: Menteri Brian berbagi pengalamannya saat men...

Dehumanisasi Kompetensi Pendidik dan Krisis Karakter

  Oleh Silahudin Dosen FISIP Universitas Nurtanio Bandung MENJUAL HARAPAN -  RUANG publik seringkali menjadi laboratorium kejujuran yang lebih akurat daripada ruang kelas. Insiden peludahan oleh seorang pendidik terhadap seorang karyawan swalayan baru-baru ini menunjukkan betapa rapuhnya narasi karakter yang selama ini kita agungkan di institusi pendidikan. Ada paradoks yang menyakitkan di sini. Di saat tuntutan profesionalisme dosen semakin diperketat dengan berbagai capaian literasi dan publikasi, kita justru menyaksikan dehumanisasi kompetensi yang akut. Pendidikan yang seharusnya menjadi instrumen transformasi karakter justru tampak melahirkan "intelektual arogan" yang memandang status sosial sebagai imunitas untuk merendahkan sesama. Peristiwa ini merupakan cermin retak bagi wajah pendidikan kita, sebuah peringatan keras bahwa kita sedang berada di tengah krisis karakter yang tak bisa lagi disembuhkan hanya dengan sertifikasi formal. Secara optik sosiologis, fenomena ini...