Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label faathir/devin

Gagal Atasi Tekanan di Gim Kedua, Faathir/Devin Harus Puas Jadi Runner-Up Macau Open 2026

Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi, Ganda Putra Indonesia (Foto dok djarumbadminton.com MENJUAL HARAPAN – Ambisi ganda putra masa depan Indonesia, Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi, untuk merengkuh takhta tertinggi di Macau Open 2026 harus kandas di partai puncak . Sempat mencuri gim pertama, ganda putra unggulan keempat ini kehilangan momentum akibat goyahnya fokus di poin-poin kritis . Bertanding di Macao East Asian Games Dome pada Minggu (21/6/2026), Faathir/Devin terpaksa mengakui keunggulan ketahanan wakil Korea Selatan, Yong Jin/Yongmin Lee . Melalui drama rubber game yang menguras fisik dan mental selama 62 menit, pasangan Indonesia menyerah dengan skor akhir 21-18, 19-21, dan 10-21 . Kronologi Laga: Tikungan Tajam di Gim Kedua Faathir/Devin sebenarnya memulai laga dengan meyakinkan. Mengandalkan variasi serangan, mereka sukses mengamankan gim pertama dengan skor 21-18 . Petaka mulai datang pada gim kedua . Setelah sempat memimpin perolehan angka, Fa...

Macau Open 2026: Hancurkan Wakil Malaysia, Faathir/Devin Melaju ke Babak Final

Devin/Faathir, Ganda Putra Indonesia (Foto dok Human PP PBSI) MENJUAL HARAPAN – Asa Indonesia untuk membawa pulang gelar juara dari ajang Macau Open 2026 , kini sepenuhnya berada di pundak Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi . Ganda putra unggulan keempat tersebut menjadi satu-satunya wakil "Merah Putih" yang tersisa dan sukses melaju ke babak final, setelah rontoknya harapan Indonesia di sektor tunggal putra dan ganda putri pada babak semifinal, Sabtu (20/6). Bermain di Macao East Asian Games Dome , Faathir/Devin tampil kesetanan dengan menumbangkan ganda putra senior Malaysia, Low Hang Yee/Ng Eng Cheong. Tidak tanggung-tanggung, mereka menang lewat permainan straight game dengan skor identik 21-12, 21-12 hanya dalam waktu 33 menit. Keberhasilan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi karier mereka. "Alhamdulillah yang pasti senang dan bangga bisa masuk final perdana di BWF (World Tour) Super 300 ," ungkap Faathir emosional melalui keterangan pers Humas dan...

Tunggal Putra Indonesia Muhammad Yusuf Tumbangkan Raksasa Hong Kong

Muhammad Yusuf, tunggal putra indonesia (foto dok djarumbadminton.com) MENJUAL HARAPAN – Selalu ada momen magis ketika daun muda unjuk gigi di panggung dunia. Turnamen Macau Open 2026 yang berlangsung di Macao East Asian Games Dome kali ini menjadi saksi lahirnya tinta emas dalam perjalanan karier tiga pebulu tangkis masa depan Indonesia. Bagi tunggal putra Muhamad Yusuf serta pasangan ganda putra Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi , ajang BWF World Tour Super 300 ini bukan lagi sekadar turnamen biasa. Makau telah resmi menjadi tempat di mana mereka, untuk kali pertama dalam karier, berhasil menembus babak semifinal di level Super 300. Sebuah pencapaian krusial yang membuka lebar keran kejutan di turnamen ini. Yusuf Tumbangkan Raksasa Hong Kong Langkah paling mencuri perhatian di babak perempat final, Jumat (19/6), tak pelak datang dari Muhamad Yusuf. Pemuda harapan baru sektor tunggal putra ini dipaksa memeras keringat dan mentalnya saat menantang unggulan teratas asal Hong Ko...

Devin/Faathir Kalah Lawan Zhi-We Hei/Huang Jui-Hsuan di Polytron Indonesia Open 2026

Faathir/Devin, Ganda putra Indonesia (Foto hasil tangkapan layar dari pbsi.id) MENJUAL HARAPAN — Pasangan ganda putra Indonesia, Ali Faathir Rayhan / Devin Artha Wahyudi , harus mengakui keunggulan wakil Chinese Taipei, Zhi-We Hei/Huang Jui-Hsuan , di babak pertama Polytron Indonesia Open 2026. Meski sempat unggul di gim pertama, mereka akhirnya kalah dengan skor 21-13, 17-21, 11-21 . Pertandingan sejatinya berjalan ketat. Di gim kedua, Devin/Faathir sempat menyamakan kedudukan 11-11 setelah tertinggal 7-11, bahkan mendekat hingga 14-15. Namun, lawan mampu mengatur ritme permainan dan menekan hingga akhir. “Sebenarnya dari awal cara mainnya sudah benar. Tapi di gim kedua saat kedudukan 17-18, fokus langsung hilang. Di gim ketiga kami tertekan dan lawan lebih enak mainnya,” ungkap Devin, sebagiamana dikutip pbsi.id (3/6/2026). Faathir menambahkan bahwa atmosfer Istora memberi pengalaman berbeda. “Pressure sih tidak ada, tapi mungkin grogi saja. Indonesia Open kan level super ...