Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label nilai rupiah

Ketika Rupiah Menjadi Bayangan Dolar

MENJUAL HARAPAN - Pada suatu senja yang tampak lebih tua dari biasanya, seorang penukar uang bernama Wira duduk di depan kios kecilnya di tepi alun-alun. Di atas papan elektronik yang menggantung miring, angka merah menyala seperti luka yang belum mengering: Rp17.896 untuk satu dolar . Orang-orang berlalu-lalang di depannya, tetapi tak seorang pun benar-benar berjalan; mereka seolah sedang diseret oleh angka itu menuju suatu tempat yang tak mereka kenal. Wira memperhatikan wajah-wajah yang datang silih berganti. Seorang ibu menggenggam daftar belanja yang semakin pendek setiap pekan. Seorang mahasiswa menghitung sisa uang kuliahnya dengan jari gemetar. Seorang pedagang menatap layar ponselnya seperti menatap surat kematian. Mereka semua membawa cerita yang berbeda, tetapi memiliki musuh yang sama: angka yang terus tumbuh tanpa pernah kenyang. Di tengah kota itu berdiri sebuah menara tinggi bernama Menara Dolar . Tidak ada yang tahu kapan ia dibangun. Sebagian orang percaya menara...

Menyoroti Potret Ekonomi Indonesia di Enam Bulan Pemerintahan Prabowo

Presiden Prabowo Subianto (Foto hasil tangkapan layar dari instagram @prabowo) Oleh Silahudin MENJUAL HARAPAN - Presiden Prabowo, telah enam bulan pertama jalankan roda pemerintahan. Awal priode ini penuh tantangan, khususnya bagi ekonomi Indonesia. Ada beberapa pencapaian yang telah direngkuhnya, seperti stabilitas harga pangan, dan peningkatan produksi beras. Akan tetapi, sejumlah masalah besar masih tetap menghantuinya, yaitu termasuk pelemahan nilai tukar rupiah, meningkatnya utang pemeirntah, dan gejolak (ekonomi) di pasar saham. Pada titik soal inilah, catatan kecil ini ingin menyoroti potret ekonomi Indonesia di awal pemerintahan Prabowo.   Pencapaian awal dan tantangannya  Sejak dilantik hingga kini, enam bulan pemerintahan Presiden Prabowo, salah satu keberhasilannya yang patut dicatat adalah stabilisasi harga pangan yang menjadi prioritas utama pemerintah. Pemerintah berhasil meningkatkan stok beras hingga 7,5 juta ton pada awal tahun 2025, dan ini menjadi lang...