MENJUAL HARAPAN — Atmosfer ketatnya fase gugur Piala Dunia 2026, membawa ketegangan luar biasa mewarnai laga penutup babak 16 besar Piala Dunia 2026. Melalui drama adu penalti yang menguras emosi, Timnas Swiss akhirnya sukses menjinakkan perlawanan sengit Kolombia di Stadion BC Place, Vancouver, Kanada, pada Rabu (8/7/2026) pagi WIB. Kemenangan ini sekaligus memastikan langkah Nati —julukan Swiss—menjadi tim terakhir yang mengamankan tiket ke babak perempat final. Sepanjang 90 menit waktu normal ditambah 2x15 menit babak perpanjangan waktu ( extra time ), kedua tim praktis terlibat perang taktik yang alot. Kolombia yang mengandalkan determinasi khas Amerika Selatan berulang kali membentur tembok kokoh pertahanan Swiss. Sebaliknya, disiplin tinggi yang diperagakan anak-asuh Swiss membuat papan skor tetap bergeming, 0-0, hingga peluit panjang berbunyi. Pemenang pun harus ditentukan melalui babak tos-tosan. Di sinilah mentalitas baja Eropa milik Swiss berbicara. Empat eksekuto...
MENJUAL HARAPAN — Asosiasi Sepak Bola Mesir (EFA) dilaporkan telah melayangkan protes resmi kepada badan sepak bola dunia, FIFA. Langkah tegas ini diambil menyusul kepemimpinan wasit asal Prancis, François Letexier, yang dinilai berat sebelah dalam laga krusial antara Mesir dan Argentina di Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Atlanta. Pertandingan tersebut menjadi sorotan tajam setelah sejumlah keputusan wasit dinilai merugikan Mesir. Di antaranya adalah pembatalan gol untuk Mesir, pengesahan gol kontroversial untuk Argentina, serta diabaikannya dugaan pelanggaran penalti terhadap bintang mereka, Mohamed Salah. Akibat kekalahan tipis 2-3 tersebut, langkah bersejarah Mesir untuk menembus babak perempat final Piala Dunia harus kandas di tangan sang juara bertahan, meski sebelumnya sempat unggul 2-0. Jurnalis senior Mesir, Ahmed Abdel Baset, melalui akun Facebook pribadinya mengungkapkan bahwa Ketua EFA, Hani Abu Rida, telah mendesak FIFA untuk melakukan investigasi mendalam. Pihak...