MENJUAL HARAPAN - Lampu ruang penyidikan di Gedung Merah Putih KPK nyaris tak pernah padam. Kamis itu, 5 Februari 2026, deretan mobil hitam kembali memasuki pelataran, membawa "tangkapan" baru dari Depok. Di dalamnya, seorang hakim—sang wakil Tuhan di bumi—terunduk lesu setelah penyidik mengamankan gepokan uang senilai ratusan juta rupiah. Kasusnya klise: dugaan suap . Sebuah pola repetitif yang seolah menjadi kaset rusak dalam narasi penegakan hukum kita. Meski OTT dilakukan berulang kali, mengapa jeruji besi tak kunjung menciptakan efek jera bagi para pemegang palu keadilan? Ritual Penangkapan yang Kehilangan "Taji" Psikologis Secara statistik, OTT adalah senjata paling spektakuler milik KPK. Namun, secara psikologis, "hama" korupsi tampaknya telah bermutasi. Fenomena ini bisa kita bedah melalui beberapa sudut pandang kritis: 1. Normalisasi Risiko (High Risk, High Reward) Bagi oknum pejabat, tertangkap OTT dianggap sebagai "nasib sial" ketimba...
MENJUAL HARAPAN - Juventus saat tandang ke markas Atalanta di Bergamo pada laga Coppa Italia, Jumat dini hari WIB (6/2/2026). Si Nyonya besar-Juventus dipermalukan dengan kekalahan 0-3 dari tuan rumah Atalanta. T iket semifinal Coppa Italia, diraih oleh Atalanta sebagai pembuktian kedua tim yang memang sama-sama paling impresif sepanjang babak 16 besar sebelumnya. T iga gol kemenangan Atalanta atas Juventus dicetak melalui penalti pada menit ke-27 oleh Gianluca Scamacca. B abak pertama unggul sementara hingga turun minum dipegang oleh Atalanta. U sai turun minum, Juventus berusaha untuk menyamakan kedudukan gol dengan aksi-aksi penyerangannya ke pertahanan Atalanta, akan tetapi para pemain Atalanta sigap mengganggu pergerakan pemain Si Nyonya besar. A lih-alih menyamakan kedudukan gol, justru Juventus pada menit ke-77 gawang kipernya kebobolan lewat tusukan Kamaldeen Sulemana. T uan rumah kembali unggul 2-0 atas Juventus terus bertahan selama pertengahan babak kedua. J uventus mak...