Oleh: Silahudin * ) MENJUAL HARAPAN - Atmosfer politik nasional belakangan ini kian gerah, suhunya makin memanas bukan karena anomali cuaca, akan tetapi karena suhu ketegangan yang mendidih antara partai-partai koalisi pemerintah dengan PDI Perjuangan (PDIP). Genderang perang urat syaraf terus ditabuh di hadapan publik. Sindiran, deklarasi ketidaknyamanan, hingga reaksi defensif yang agresif dari lingkaran koalisi penguasa, seolah membenarkan sebuah pameo klasik, bahwa kekuasaan cenderung alergi terhadap cermin yang jernih. Fenomena "kebakaran jenggot" yang diperlihatkan oleh partai-partai koalisi pemerintah terhadap posisi kritis PDIP sebagai partai penyeimbang (atau oposisi faktual) memicu sebuah pertanyaan fundamental, mengapa sebuah rezim dengan legitimasi mayoritas begitu rapuh dan gusar menghadapi satu suara kritis? Kuat di Parlemen, Rapuh di Ruang Publik Memang, diakui atau tidak secara kalkulasi matematika politik, koalisi pemerintah saat ini memegang kend...
MENJUAL HARAPAN - Babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026, timnas Inggris berhadapan dengan timnas RD Kongo yang berlangsung digelar di Stadion Atlanta, Rabu malam WIB (1/7/2026). Duel kedua timnas ini, sungguh menarik, dimana RD Kongo unggul lebih dahulu pada menit ke-7 melalui tendangan Brian Cipenga. Keunggulan bagi RD Kongo 1-0 dari Inggris ini bertahan hingga pertandingan turun minum. Usai jeda, dan memasuki babak kedua, kedua timnas peserta Piala Dunia 2026 ini berusaha bangkit. Utamanya timnas Inggris terus memberikan tekanan terhadap pertahanan RD Kongo. Duel makin sengit dengan aksi-aksi pergerakan para pemain kedua tim dalam merancang bangun serangan. Inggris baru berhasil menyamakan kedudukan gol menjadi 1-1 pada menit ke-75 melalui tendangan geledek Harry Kane ke gawang kiper RD Kongo. Dalam kedudukan sama ini, akselerasi volume serangan yang dirancang kedua timnas terus mewarnai duel pertandingan babak 32 besar ini. Seiring waktu terus berjalan, Inggris mel...