Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum (Foto dok djarumbadminton.com) MENJUAL HARAPAN — Pasangan ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum memastikan satu tempat di babak perempat final BWF World Championships 2026 setelah lawan mereka dari Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto, tidak mampu melanjutkan pertandingan pada babak 16 besar di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, Kamis (20/8/2026). Rachel/Febi dinyatakan sebagai pemenang ketika pertandingan dihentikan. Sebelum laga berakhir, pasangan Indonesia tersebut sempat menguasai pertandingan dengan merebut gim pertama 21-9, sementara pada gim kedua skor menunjukkan 6-11 untuk pasangan Jepang. Meski berhasil melaju ke delapan besar, Rachel mengaku kemenangan tersebut bukanlah hasil yang diharapkan. Ia menyebut dirinya dan Febi tidak mengetahui secara pasti alasan Fukushima/Matsumoto memutuskan mundur dari pertandingan. "Kami tentu tidak menginginkan kemenangan seperti ini. Kalau memang ada cedera, kami berh...
Penahanan Dana DP Haji 2027 di Nusuk Masar: Kemenhaj Layangkan Nota Diplomatik, DPR Minta Jaminan Transparansi
Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Menteri Haji dan Umrah (Foto dok haji.go.id) MENJUAL HARAPAN — Langkah efisiensi anggaran Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia dalam persiapan Penyelenggaraan Ibadah Haji 1448 H/2027 M menemui ganjalan diplomasi yang serius. Pemerintah Arab Saudi mendadak memblokir dana uang muka ( down payment /DP) penyelenggaraan haji Indonesia sebesar 14 juta riyal (sekitar Rp58,3 miliar) pada platform transaksi digital e-wallet Nusuk Masar . Pemblokiran ini terungkap dalam Rapat Kerja Kemenhaj bersama Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta . Tindakan sepihak otoritas Saudi tersebut didasari oleh klaim evaluasi dan dugaan pelanggaran ketentuan asuransi pada pelaksanaan haji 1447 H/2026 M. Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, mengakui bahwa penahanan dana tersebut menggerus proyeksi efisiensi anggaran yang telah disusun oleh pemerintah Indonesia. “Efisiensi yang semula kita hitung sejumlah Rp200 miliar, masih harus di...