Langsung ke konten utama

Postingan

Tatang Sudrajat, Dosen USB YPKP Terpilih Jadi Ketua Umum IDoKPI

BANDUNG, MENJUAL HARAPAN  - Bandung kembali mengukir sejarah dalam dinamika keilmuan pendidikan tinggi. Sabtu 9 Mei  2026, bertempat di Politeknik STIA LAN Bandung , para dosen kebijakan publik dari 114 perguruan tinggi se Indonesia, mendeklarasikan berdirinya Ikatan Dosen Kebijakan Publik Indonesia (IDoKPI). Dalam forum itu, Dr. Tatang Sudrajat, yang pernah jadi Dekan FISIP Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung, secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat IDoKPI, sekaligus sebagai formatur pengurus tahun 2026-2030.        Menurut Tatang, latar belakang terbentuknya organisasi intelektual level nasional ini berkaitan dengan tuntutan terhadap peran aktif dosen kebijakan publik dalam merespon berbagai permasalahan publik. Hal ini termasuk dalam kaitan dengan beragam kebijakan pembangunan nasional pada berbagai bidang saat ini. Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga sore ini, dihadiri oleh 195 dari 252 dosen anggota IDoKPI ...
Postingan terbaru

Rivalitas Abadi, Malam Milik Adam Alis

Adam Alis (foto hasil tangkapan layar dar IG Persib) MENJUAL HARAPAN - Stadion Segiri, Samarinda , Minggu (10/5/2026), menjadi saksi sebuah drama yang layak dikenang dalam sejarah rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta . Pertandingan yang selalu sarat gengsi ini kembali menghadirkan cerita penuh emosi, dengan Adam Alis tampil sebagai protagonis utama. Sejak menit awal, intensitas laga sudah terasa. Berguinho sempat menguji ketangguhan lini belakang Persija, namun peluangnya kandas. Justru Persija lebih dulu membuka skor lewat aksi Alaaeddine Ajaraie di menit ke-20. Gol itu membuat Jakmania bersorak, sementara Maung Bandung harus menelan ketegangan. Kemudian, atmosfer berubah hanya delapan menit kemudian. Adam Alis, memanfaatkan kelengahan lini belakang Persija, menyamakan kedudukan. Gol itu bukan sekadar balasan, melainkan suntikan energi yang menghidupkan kembali semangat Persib. Drama berlanjut menjelang turun minum. Umpan Thom Haye disambut Adam Alis dengan penyelesaian k...

Laskar Mataram Bungkam Laskar Kie Raha 2-0

MENJUAL HARAPAN - PSIM Yogyakarta sukses mengamankan tiga poin penting setelah menundukkan Malut United dengan skor 2-0 dalam lanjutan Super League 2025/2026 . Duel sengit di Stadion Sultan Agung, Bantul , Minggu (10/5/2026), memperlihatkan adu taktik dan intensitas tinggi dari kedua tim. Awal laga justru dikuasai Malut United yang melancarkan sejumlah serangan berbahaya. Namun, setelah melewati setengah jam pertandingan, PSIM mulai bangkit dan mengambil alih tekanan. Puncak drama terjadi di penghujung babak pertama , yaitu bek Malut, Wbeymar Angulo Mosquera , diganjar kartu merah, sementara PSIM memperoleh hadiah penalti. Ze Valente tampil tenang mengeksekusi bola, membawa tuan rumah unggul 1-0 hingga turun minum. Usai jeda, m emasuki babak kedua, Malut mencoba menekan untuk menyamakan kedudukan. Akan tetapi, disiplin pertahanan tim asuhan Jean-Paul van Gastel membuat serangan mereka tak membuahkan hasil. Justru PSIM kembali mencetak gol di masa injury time   lewat aksi Andi I...

Persib Bandung Tekuk Persija Jakarta, Adam Alis Jadi Bintang

MENJUAL HARAPAN - Persib   Bandung meraih kemenangan krusial setelah menundukkan Persija Jakarta dengan skor tipis 2-1 dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Segiri , Samarinda , Minggu (10/5/2026). Hasil ini menjaga peluang Maung Bandung tetap hidup dalam perburuan gelar juara musim ini. Jalannya Pertandingan Awal laga   berlangsung intens dengan kedua tim tampil agresif. Berguinho sempat mengancam gawang Persija, namun upayanya digagalkan barisan pertahanan. Gol pembuka Persija   lahir di menit ke-20 lewat aksi Alaaeddine Ajaraie yang menaklukkan Teja Paku Alam . Skor 1-0 membuat tempo pertandingan semakin cepat. Adam Alis   menjadi penentu kebangkitan Persib. Ia menyamakan kedudukan di menit ke-28 setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang Persija. Momen Penentu Menjelang akhir babak pertama, Adam Alis kembali mencetak gol usai menerima umpan Thom Haye. Persib berbalik unggul 2-1 sebelum turun minum. Babak kedua berlangsung panas. Persija meningkatka...

Man City Terus Tempel Arsenal, Persaingan Papan Atas Liga Inggris Kian Memanas

MENJUAL HARAPAN   – Perburuan gelar juara Liga Inggris musim 2025/2026 semakin sengit setelah Manchester City  sukses mengamankan kemenangan krusial atas Brentford pada Sabtu (9/5). Hasil ini memberikan tekanan psikologis besar bagi Arsenal yang baru akan bertanding sehari setelahnya. The Citizens Mengancam Puncak Klasemen Manchester City tampil dominan di Stadion Etihad meski sempat diredam oleh pertahanan rapat Brentford pada paruh pertama. Kebuntuan akhirnya pecah lewat rentetan gol dari Jeremy Doku , Erling Haaland , dan Omar Marmoush , yang memastikan kemenangan telak 3-0 bagi armada Pep Guardiola . Tambahan tiga poin ini membuat Man City kini mengoleksi 74 poin dari 35 laga, hanya terpaut dua angka dari Arsenal yang berada di puncak. Tekanan kini berpindah ke kubu The Gunners  yang diwajibkan menang saat melawat ke markas West Ham pada Minggu (10/5). Mengingat City masih memiliki satu laga tunda melawan Crystal Palace , posisi Bukayo Saka dkk. benar-benar terancam...

MEMBACA HARI PENDIDIKAN NASIONAL

MENJUAL HARAPAN - Mengingat s etiap tanggal 2 Mei, k ita merayakan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) . S ebuah momentum yang dipatok dari hari lahir Raden Mas Soewardi Soerjaningrat, atau yang lebih populer kita kenal sebagai Ki Hadjar Dewantara . Pada titik persoalan ini, sudahkah kita sungguh-sungguh “membaca” arah pendidikan kita? Pada renungan reflektif ini, m embaca Hardiknas berarti membaca kembali filosofi dasar Among   yang diwariskan Bapak Pendidikan kita. Pendidikan bukan sekadar proses transfer informasi, melainkan upaya sadar memanusiakan manusia. Ki Hadjar Dewantara menegaskan bahwa pendidikan adalah tuntunan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak (Dewantara, 1962). Artinya, pendidik tidak bisa memaksakan kehendak, melainkan hanya mampu menuntun kodrat alam , agar anak dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya. Memang, realitas di lapangan seringkali berkata lain. Narasi pendidikan kita kerap terjebak dalam angka-angka statistik , dan standarisasi ...