Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label jokowi

Membaca Kecemasan Politik Jokowi di Era Prabowo

Oleh Silahudin MENJUAL HARAPAN - Mencermati dinamika dan kondisi politik nasional saat ini, pernyataan dukungan Jokowi untuk "dua periode" bagi pasangan Prabowo-Gibran bukanlah sekadar optimisme prematur, melainkan sebuah manuver defensif yang strategis. Oleh karena itu, dapat dibaca dari beberapa lapisan masalah yang perlu kita bongkar, yaitu pertama, "Separation of Interests" . Mengapa Hanya Prabowo? Fenomena partai politik yang mulai menyuarakan dukungan dua periode hanya kepada Prabowo (tanpa menyebut Gibran) mencerminkan realitas realpolitik. Kedua, kemandirian figur Prabowo sebagai Presiden petahana, memiliki instrumen kekuasaan penuh. Partai-partai melihat Prabowo sebagai pusat gravitasi baru. Ketiga, Gibran sebagai "Beban" Politik. Bagi partai-partai mapan, Gibran sering kali dilihat sebagai representasi langsung dari pengaruh Jokowi. Menghilangkan nama Gibran dalam narasi dua periode adalah cara halus partai-partai untuk "lepas kendali"...

Sorotan Politik dan Pemerintahan Sepekan: Dari Diplomasi hingga Kontroversi dalam Negeri

Presiden RI, Prabowo Subianto hadiri KTT BRICS (Foto hasil tangkapan layar dari  setneg.go.id ) MENJUAL HARAPAN - Panggung politik Indonesia tidak pernah sepi dari dinamika. Sepekan terakhir, perhatian publik tersedot pada beragam isu, mulai dari manuver diplomatik di kancah global hingga gejolak internal yang menguji konsistensi hukum dan etika bernegara. a. Kunjungan Presiden Prabowo ke Luar Negeri, Mempertegas Posisi Indonesia di Panggung Dunia Kabar utama yang hangat diperbincangkan, adalah kembalinya Presiden Prabowo Subianto dari serangkaian kunjungan kerja penting di luar negeri . Setelah sempat disorot karena hadir di KTT BRICS 2025 di Brasil, Presiden melanjutkan perjalanannya ke Prancis untuk menghadiri perayaan Bastille Day. Ini bukan sekadar kunjungan seremonial biasa. Kehadiran Prabowo di KTT BRICS menunjukkan upaya Indonesia untuk tidak terpaku pada satu blok kekuatan saja . BRICS, yang beranggotakan Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan, kini semakin men...