Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label India

Kejuaraan Dunia BWF 2026 – Ana/Trias Targetkan Naik Podium

Ana/Trias (Foto dok pbsi.id) MENJUAL HARAPAN — Pasangan ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma / Meilysa Trias Puspitasari , membuka langkah mereka di Kejuaraan Dunia BWF 2026 dengan kemenangan meyakinkan atas wakil Turki, Yasemen Bektas/Sinem Yildiz , 21-12, 21-14. Febriana mengungkapkan rasa syukur atas penampilan solid di laga perdana. “Alhamdulillah hari ini bisa bermain dengan baik. Ini laga pertama kami jadi masih menyesuaikan lapangan bagaimana dan coba banyak rally dulu, banyak pukulan dulu biar tahu kondisi anginnya seperti apa,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa fokus di setiap pertandingan serta memperbaiki kesalahan sebelumnya menjadi kunci untuk mencapai target podium. Meilysa menyoroti kekuatan lawan dalam membaca bola depan dan pertahanan. “Mereka bagus menebak bola depannya dan defense-nya juga cukup baik dan kuat, kami tadi coba antisipasi hal itu. Senang akhirnya bisa main di Kejuaraan Dunia, excited tapi harus bisa kontrol jangan berlebihan,” ujarnya. Dengan k...

BWF World Championships 2026: Isyana/Rinjani Menang di Laga Debut, Tantang Rachel/Febi di Babak Selanjutnya

Isyana Syahira Meida/Riniani Kwinnara Nastine (Foto dok pbsi.id) MENJUAL HARAPAN -  — Pasangan ganda putri muda Indonesia, Isyana Syahira Meida dan Rinjani Kwinnara Nastine , mencatat kemenangan penting dalam debut mereka di BWF World Championships 2026 . Mereka menyingkirkan wakil Skotlandia, Julie Macpherson/Ciara Torrance , dengan skor 21-12, 21-18 di babak 48 besar. Isyana mengaku sempat gugup menghadapi laga perdana di ajang sebesar Kejuaraan Dunia. “Rasanya senang bisa debut di Kejuaraan Dunia tapi ada sedikit rasa tegang, gugup. Kami berusaha untuk menikmati permainan, menikmati suasana yang ada di sini buat tampil yang terbaik,” ujarnya sebagaimana dikutip pbsi.id (17/8/2026). Rinjani menambahkan bahwa adaptasi menjadi kunci kemenangan mereka. “Di gim pertama enak startnya, sudah langsung in juga. Dengan kondisi kalah angin, kami malah lebih nyaman mainnya. Tapi di gim kedua kami terlalu lambat adaptasi, agak bingung dengan pergerakan shuttlecock jadi banyak kehilangan p...

Awal Mulus Sang Srikandi: Putri KW Lewati Ujian Perdana di New Delhi

Putri Kusuma Wardani (Foto Human PP PBSI) MENJUAL HARAPAN — Langkah awal manis diukir tunggal putri andalan Indonesia, Putri Kusuma Wardani , dalam gelaran BWF World Championships 2026 . Menempati posisi unggulan keenam, pebulu tangkis yang akrab disapa Putri KW ini sukses mengamankan tiket ke babak berikutnya usai menundukkan wakil Filipina, Mikaela Joy De Guzman , pada babak 64 besar, Senin (17/8/2026) . Bertanding di Indira Gandhi Indoor Stadium , New Delhi, India, Putri menyudahi perlawanan Mikaela lewat kemenangan straight game 21-12, 21-6 hanya dalam tempo 31 menit . Selain memetik kemenangan meyakinkan, peraih medali perunggu Kejuaraan Dunia 2025 tersebut mengucap syukur bisa mengarungi laga pembuka tanpa kendala fisik . Kendati menang cukup cepat, Putri mengapresiasi keuletan lawan yang sempat membuatnya harus memutar otak di awal laga . "Dia lumayan ulet, tapi memang kondisi di lapangan ada menang-kalah angin ," ujar Putri dalam keterangan resminya melalui...

BWF World Championships 2026: Putri Kusuma Wardani dan Alwi Farhan Sukses Lalui Ujian Perdana di Kejuaraan Dunia 2026

MENJUAL HARAPAN — Dua wakil tunggal Indonesia, Putri Kusuma Wardani dan Alwi Farhan , berhasil melewati laga perdana mereka di BWF World Championships 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Pada babak 64 besar tunggal putri, Putri yang berstatus unggulan keenam menundukkan wakil Filipina, De Guzman Mikaela Joy , dengan skor telak 21-12, 21-6. “Pertama bersyukur tidak ada cedera apapun dan kedua untuk keseluruhan hari ini puas dengan mainnya, karena juga lawan sebenarnya cukup bagus. Dia lumayan ulet tapi memang kondisi di lapangan ada menang kalah angin,” ujar Putri sebagiamana dikutip pbsi.id (17/8/2026). Putri menekankan pentingnya konsistensi dan mentalitas di lapangan. “Tekanan pasti ada karena hasil baik tahun lalu. Pengennya di sini bisa ganti warna medali, tapi semua itu kan nggak gampang. Tahun kemarin saya bermain nothing to lose, sekarang saya ingin tetap nothing to lose dulu,” tambahnya. Sementara itu, Alwi Farhan yang turun di tunggal putra unggulan ke-11, menyingk...

Resurgensi Pusarla V. Sindhu di Tokyo: Akhir Paceklik Gelar Sang Ratu Reli dan Sinyal Ancaman Menuju Kejuaraan Dunia

Pusarla V. Sindu, tunggal putri India (Foto dari djarumbadminton.com) MENJUAL HARAPAN — Panggung Yoyogi National Gymnasium menjadi saksi sejarah runtuhnya sebuah kutukan panjang . Setelah empat tahun lamanya meratapi kekeringan gelar di level elite Tur Dunia BWF, ikon bulu tangkis India, Pusarla V. Sindhu, akhirnya kembali menapaki podium tertinggi . Bertarung di partai puncak Japan Open 2026 pada Minggu (19/7/2026), pebulu tangkis berusia 31 tahun itu menyudahi perlawanan alot andalan tuan rumah sekaligus favorit publik Tokyo, Akane Yamaguchi, dalam drama dua gim langsung, 21-17, 21-17 . Bagi Sindhu, trofi turnamen level Super 750 ini bukan sekadar tambahan koleksi di lemari juaranya . Ini adalah sebuah pernyataan mutlak, sebuah katarsis dari penantian 19 bulan tanpa gelar, sekaligus penegasan bahwa dirinya belum habis . Rekam jejak mencatat, terakhir kali publik melihat Sindhu memeluk gelar di turnamen papan atas Tur Dunia BWF adalah pada Singapore Open 2022 (Super 500) . Setela...

BRICS dan Pergeseran Arsitektur Ekonomi Global

  BRICS (foto hasil tangkapan layar dari  kemhan.go.id ) MENJUAL HARAPAN  - ALIANSI BRICS (Brazil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan) tampak tengah berkembang menjadi alternatif poros  baru sebagai kekuatan ekonomi global, dan menyaingi yang selama ini didominasi negara-negara G7. Pada 2025, keberadaan BRICS mencakup lebih dari 35% PDB dunia berdasarkan paritas daya beli, melampaui G7 yang hanya 30%. Dengan ekspansi ke negara-negara seperti Ethiopia, Iran, dan Indonesia, BRICS kini mencakup separuh populasi dunia dan sepertiga produksi minyak global  (Lihat: cianjur.viva.co.id ). “Negara-negara G7 pernah dua kali lebih besar dari BRICS pada 1990-an. Sekarang situasinya terbalik. BRICS telah melampaui G7 dalam volume PDB,”   — Maxim Oreshkin, Wakil Kepala Administrasi Kepresidenan Rusia  (Lihat: ekbis.sindonews.com ). Proyeksi Pertumbuhan   BRICS Ungguli G7 Antara 2025–2028, pertumbuhan volume PDB tahunan negara-negara BRICS diproyeksikan ber...