MENJUAL HARAPAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Wibowo Prasetyo, menegaskan bahwa kenaikan komponen biaya penyelenggaraan ibadah haji tidak semestinya langsung dibebankan kepada jemaah. Ia menekankan perlunya pemerintah bersama pemangku kepentingan mengidentifikasi ruang efisiensi terlebih dahulu, tanpa mengurangi kualitas pelayanan. Pernyataan tersebut disampaikan Wibowo dalam kegiatan Diseminasi Pengelolaan dan Pengawasan Keuangan Haji di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Sabtu (8/8/2026). Dalam rilis yang diterima Parlementaria, Senin (10/8/2026), ia menekankan bahwa tantangan pembiayaan haji semakin kompleks akibat fluktuasi harga akomodasi, transportasi, konsumsi di Arab Saudi, serta dinamika nilai tukar. “Kita memahami ada banyak komponen biaya yang tidak sepenuhnya dapat kita kendalikan. Tetapi ketika biaya meningkat, jawabannya tidak boleh selalu menaikkan beban yang harus dibayar jemaah. Harus dicari dulu ruang efisiensi tanpa menurunkan kualitas pelayanan,” ujar Wibowo. ...
Berbagi setetes info, menuai pengetahuan