Ana/Trias di Japan Open 2026 (foto hasil tangkapan layar dari djarumbadminton.com) MENJUAL HARAPAN – Olahraga level tinggi sering kali menghukum ketidakmatangan taktis tanpa ampun. Bagi pasangan ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, babak perempat final Japan Open 2026 menjadi sebuah pelajaran mahal tentang bagaimana sebuah keuntungan non-teknis justru bisa berubah menjadi bumerang jika tidak disikapi dengan konsistensi di atas lapangan . Langkah ganda putri peringkat ke-15 dunia ini harus terhenti di babak delapan besar turnamen BWF World Tour Super 750 tersebut . Bertanding di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Jepang, Ana/Trias dipaksa bertekuk lutut dua gim langsung oleh pasangan non-unggulan asal Taiwan, Hsu Yin Hui/Lin Jhih Yun, dengan skor 18-21, 15-21 dalam durasi 43 menit . Kekalahan ini terhitung mengejutkan sekaligus menjadi rekor minor pertama bagi Ana/Trias . Pasalnya, dalam dua pertemuan sebelumnya, ganda putri "Merah Puti...
Berbagi setetes info, menuai pengetahuan