Febriani/Trias, ganda putri Indonesia (foto hasil tangkapan layar dari djarumbadminton.com)
Persiapan Matang dan Ambisi Juara
Kemenangan
dominan ini tidak lepas dari persiapan yang jauh lebih matang dibandingkan saat
pertemuan mereka di All
England Open 2026. Menurut Ana, ia dan
Trias bersama tim pelatih telah mempelajari rekaman pertandingan lawan untuk
memetakan pola permainan secara spesifik.
"Alhamdulillah
bisa menyelesaikan pertandingan tanpa gangguan apapun. Hari ini kami terus
fokus dari awal sampai akhir," ungkap Trias.
Bagi
Ana/Trias, turnamen ini memiliki arti tersendiri. Mengingat status mereka
sebagai runner-up pada
edisi tahun lalu, keduanya memiliki motivasi besar untuk meraih prestasi yang
lebih baik tahun ini. "Tahun lalu
kami runner-up di sini,
tahun ini penginnya bisa upgrade
jadi juara," tegas Ana.
Menatap Laga Perempat Final
Pada babak
perempat final yang dijadwalkan berlangsung Jumat (12/6), Ana/Trias akan
menghadapi wakil Malaysia, Low Zi Yu/Noraqilah Maisarah. Meskipun ini menjadi pertemuan perdana bagi kedua
pasangan, Ana menyatakan kesiapan timnya untuk menjaga fokus.
"Setelah
ini kami recovery dulu
lalu tambah semangatnya untuk ke perempat final, karena semakin naik babaknya
lawan juga semakin tambah tidak mudah," tambah Ana.
Selain
Ana/Trias, Indonesia juga meloloskan satu wakil lainnya di sektor ganda putri
ke babak delapan besar, yakni pasangan juara bertahan Rachel Allessya Rose/Febi
Setianingrum. Rachel/Febi dijadwalkan
menghadapi tantangan berat melawan unggulan ketiga asal Bulgaria, Gabriela
Stoeva/Stefani Stoeva.
Dengan
performa dominan Ana/Trias dan keberhasilan Rachel/Febi menembus delapan besar,
sektor ganda putri Indonesia kini memiliki dua tumpuan kuat untuk meraih gelar
juara di Sydney.
SUMBER BERITA: djarumbadminton.com "Australian Badminton Open 2026 - Ana/Trias Redam Perlawanan Buhrova/Kantemyr"
Komentar