Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label pbsi

PBSI Raih Penghargaan Badminton Asia, Serukan Transformasi Ekosistem Bulutangkis

Annual General Meeting (AGM)_Badminton Asia Award dan Gala Dinner 2026   (Foto hasil tangkapan layar dari pbsi.id) MENJUAL HARAPAN - Indonesia   sukses menjadi tuan rumah rangkaian Badminton Asia Exco Meeting , Annual General Meeting (AGM) , Badminton Asia Award , dan Gala Dinner 2026  yang berlangsung pada 27–28 Maret di Bali. Ajang bergengsi ini dihadiri Presiden Badminton World Federation (BWF) Khunying Patama Leewadtrakul, Presiden Badminton Asia Kim Jong Soo, serta delegasi asosiasi bulutangkis se-Asia. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PBSI sekaligus Vice President Badminton Asia, Fadil Imran , menerima Meritorious Award  untuk kategori Governance and Leadership  pada Badminton Asia Awards 2026 . Penghargaan ini diberikan kepada eksekutif yang dinilai memiliki kepemimpinan dan tata kelola federasi yang mampu membentuk masa depan bulutangkis lebih baik. Fadil menegaskan bahwa penghargaan ini bukanlah capaian individu, melainkan hasil kerja kolektif selu...

Japan Open 2025: Tiga Pebulutangkis Indonesia Terhenti di Babak Perempat Final, China Mendominasi

Putri Kusuma Wardani, tunggal putri Indonesia, Japan Open 2025 (Foto hasil tangkapan layar dari pbsi.id) MENJUAL HARAPAN - Tiga pebukutangkis wakil Indonesia, tunggal putri Putri  Kusuma Wardani, ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan ganda putri Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti tidak berhasil melaju ke babak semifinal BWF Japan Open 2025. Turnamen Badminton Japan Open 2025 pada perempat final Putri Kusuma Warani berhadapan dengan tunggal putri China, Wang Zhi Yi. Pada gime pertama, Putri berhasil taklukkan Wang Zhi Yi dengan skor gim 22-20. Kemudian pada gim kedua dan penentuan, Putri menyerah dengan skor gol 17-21, 16-21. Pertarungan yang sengit Putri versus Wang Zhi Yi ini, tunggal putri Indonesia tidak raih tiket ke semifinal. Pengakuan Putri ke pbsi.id, cukup puas tapi belum menang juga, saya sudah bertemu hampir semua andalan tunggal putri China dan baru bisa menangnya di gim pertama jadi masih ada yang harus ditambah terutama fokus di poin-poin ...