Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label pbsi

Gagal Redam Agresivitas Wakil China, Fardhan Joe Harus Puas dengan Medali Perak BAJC 2026

Fardhan Joe, raih medali perak di BAJC 2026 (Foto dok pbsi.id) MENJUAL HARAPAN – Perjuangan luar biasa tunggal putra Indonesia, Fardhan Rainanda Joe , di ajang Badminton Asia Junior Championships (BAJC) 2026 harus berakhir di podium kedua . Menghadapi wakil China, Hong Tian Yue , di partai puncak yang digelar di Yatsushiro, Jepang , Minggu (5/7/2026), Joe dipaksa menyerah dua gim langsung dengan skor ketat 18-21, 19-21 . Hasil ini membuat Joe berhak atas raihan medali perak, sebuah pencapaian yang tetap patut diapresiasi tinggi di tengah ketatnya dominasi poros kekuatan bulu tangkis Asia . Tertekan Strategi Lawan dan Keraguan di Lapangan Melihat performa Joe hari ini terjebak dalam ritme permainan cepat yang dikomandani oleh Hong Tian Yue . Sejak gim pertama bergulir, Joe tampak kesulitan keluar dari tekanan dan kerap melakukan unforced errors yang menguntungkan lawan . "Tadi di game pertama saya banyak melakukan kesalahan sendiri dan itu memberikan terlalu banyak p...

Misi Revans Tuntas: Fardhan Joe Melesat ke Final BAJC 2026, Jaga Asa Emas Indonesia

Fardhan Rainanda Joe (Foto Human PP PBSI) MENJUAL HARAPAN – Tunggal putra masa depan Indonesia, Fardhan Rainanda Joe , sukses menjaga napas dan asa Indonesia untuk membawa pulang gelar juara dari ajang bergengsi Badminton Asia Junior Championships (BAJC) 2026 . Menguras keringat dan emosi, pebulu tangkis besutan Exist Badminton Club ini berhasil menyegel tiket ke partai puncak setelah menumbangkan rival sengitnya asal China, Luo Yu Jing . Bertanding di Yatsushiro City General Gymnasium , Jepang, pada Sabtu (4/7/2026), Joe menyudahi perlawanan alot Jing lewat drama rubber game yang mendebarkan, 21-16, 15-21, 23-21, dalam durasi 61 menit . Membakar Memori Kelam, Bermain Nothing to Lose Kemenangan ini terasa sangat manis karena mengusung misi balas dendam yang tuntas . Pada pertemuan perdana mereka di semifinal Asian Youth Games Bahrain 2025, Joe sempat dipaksa menelan pil pahit setelah takluk dalam duel 52 menit dengan skor 21-19, 13-21, 18-21 . Beban psikologis itu tak ...

Langkah Joven/Joseph Terhenti di Perempat Final, Akui Keunggulan Menara Kembar China

Joven Farandi/Joseph Marcellino Kyta (foto dok pbsi.id) MENJUAL HARAPAN – Langkah ganda putra masa depan Indonesia, Joven Farandi/Joseph Marcellino Kyta, akhirnya harus terhenti di babak perempat final Kejuaraan Asia Junior (AJC) 2026. Menghadapi ketangguhan wakil China, Xin Ze Lyu/Qi Rui Sun, duet Merah Putih ini takluk dalam pertarungan dua gim langsung, 14-21, 17-21, pada Jumat (3/7). Bertanding di Yatsushiro, Jepang, Joven/Joseph harus menyadari bahwa dominasi permainan cepat dan tekanan tanpa henti dari pasangan China masih menjadi tembok tebal yang sulit mereka tembus. Tertekan Sejak Awal dan Kendala Lapangan Sejak gim pertama bergulir, Joven/Joseph langsung mendapat ujian berat. Pasangan China langsung mengambil inisiatif menyerang dan tidak memberikan ruang bagi wakil Indonesia untuk mengembangkan permainan. Akibat start yang kurang mulus, gim pertama terlepas dengan skor 14-21. Memasuki gim kedua, tantangan bertambah berat seiring perubahan kondisi lapangan. Joven/Jose...

Di Perempat Final AJC 2026: Sektor Ganda Putri Indonesia Habis Tak Tersisa

Selsi Josika/Halifia Usni Pratiwi (foto dok pbsi.id) MENJUAL HARAPAN  – Awan mendung menggelayuti sektor ganda putri Indonesia di ajang Kejuaraan Asia Junior (AJC) 2026 . Asa untuk mengamankan podium dipastikan kandas setelah dua wakil tersisa kompak menelan kekalahan dari lawan-lawannya di babak perempat final yang berlangsung di Yatsushiro , Jepang, Jumat (3/7/2026). Selsi Josika/Halifia Usni Pratiwi dan Atresia Naufa Candani/Aurelia Syakira Putri harus menyudahi perjalanan mereka lebih cepat, menyisakan pekerjaan rumah yang menumpuk bagi tim pelatih. Selsi/Halifia Tikung di Gim Kedua, Antiklimaks di Gim Penentu Perjuangan luar biasa sebenarnya sempat ditunjukkan oleh Selsi Josika/Halifia Usni Pratiwi . Menghadapi ketangguhan wakil Korea, Han Bi Kim/Seo Young Yeo , Selsi/Halifia terlibat pertarungan ketat tiga gim yang menguras emosi. Setelah kehilangan gim pertama dengan skor 17-21, ganda putri Indonesia ini bangkit secara dramatis di gim kedua dengan merebut kemenang...

Langkah Mayla Terhenti di Perempat Final Asia Junior Championships 2026

Mayla Cahya Afilian Pratiwi, tunggal putri Indoensia (foto dok pbsi.id) MENJUAL HARAPAN – Sektor tunggal putri Indonesia dipastikan kehilangan wakilnya di babak akhir Kejuaraan Asia Junior (AJC) 2026 . Langkah pebulu tangkis muda, Mayla Cahya Afilian Pratiwi , terpaksa kandas di babak perempat final (QF) setelah mengakui keunggulan wakil China, Yi Qing Yin , pada Jumat (3/7/2026). Bertanding di Yatsushiro , Mayla menyerah dalam permainan dua gim langsung dengan skor 17-21, 10-21. Kehilangan Momentum di Gim Kedua Memasuki lapangan dengan misi mengamankan tiket semifinal, Mayla sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit di gim pertama. Jual beli serangan terjadi, dan margin angka sempat terjaga ketat. Namun, kematangan penempatan bola dari Yi Qing Yin membuat Mayla harus merelakan gim pertama lepas dengan skor 17-21. Petaka justru terjadi di gim kedua. Alih-alih bangkit mengejar ketertinggalan, performa Mayla justru menurun drastis. Rentetan kesalahan sendiri ( unforced errors...

Mental Baja Fardhan Joe: Jungkalkan Unggulan Malaysia, Jaga Asa Tunggal Putra di Yatsushiro

Fardhan Rainanda Joe,tunggal putra indoensia (foto dok pbsi.id) MENJUAL HARAPAN — Asa tunggal putra Indonesia untuk mempertahankan supremasi di benua kuning tetap menyala. Lewat pertarungan yang menguras emosi dan air mata ketegangan, pilar pamungkas Merah-Putih, Fardhan Rainanda Joe , sukses menembus babak semifinal Kejuaraan Asia Junior (AJC) 2026 . Bertanding di Yatsushiro, Jepang, pada Jumat (3/7/2026), Fardhan secara heroik menumbangkan tunggal putra unggulan ke-8 asal Malaysia, Kong Wei Xiang . Fardhan mengunci tiket semifinal lewat kemenangan straight game yang dramatis, 21-19, 22-20 . Taktik Balik Serang dan Comeback Epik 13-18 Laga perempat final ini berjalan bak roller coaster . Di gim pertama, Fardhan sejatinya sempat mendikte permainan hingga interval. Namun, Kong Wei Xiang menolak menyerah begitu saja. Saling kejar angka terjadi di poin-poin kritis sebelum instruksi jitu dari pinggir lapangan menyelamatkan Fardhan. "Sebelum bertanding, pelatih berpesan untu...