Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Iran

IMPERIALISME BERKEDOK PERDAMAIAN

Oleh Silahudin MENJUAL HARAPAN - GEMPURAN Amerika Serikat dan Israel terhadap negara berdaulat Iran pada tanggal 28 Februari 2026, tidak dapat disebut sebagai misi perdamaian kawasan, akan tetapi justru bersifat imperialisme.   Deru mesin jet tempur dan dentuman rudal di Timur Tengah, seolah merobek narasi stabilitas yang selama ini diagungkan di tribune- tribune PBB.   Memang, selama ini Amerika Serikat dan Israel acapkali menyebutnya sebagai ‘tindakan pengamanan preventif demi perdamaian global’.   Namun, bagi mereka yang jeli membaca peta kekuatan, istilah tersebut hanyalah eufemisme ultramodern dari sebuah konsep kuno Imperialisme.   Diplomasi dalam Wajah Agresi   Imperialisme abad ke- 21, tidak lagi datang dengan kapal- kapal VOC atau klaim kolonialisme fisik yang kasar.   Ia datang dengan jubah  " P hilanthropic Intervention"  atau  "Regional Stabilization."   Serangan AS dan Israel pada 28 Februari itu, bukti nyata menunjukka...

Ketegangan Geopolitik Timur Tengah: Konflik Iran vs. Israel dan Amerika Serikat

MENJUAL HARAPAN - Ketegangan geopolitik di Temur Tengah, semakin kompleks, utamanya usai adu serangan Israel, Iran, dan diperumit oleh serangan AS ke Iran. Inilah ringkasan konflik Iran versus Israel dan AS. 1. Latar Belakang dan Akar Sejarah Hubungan Awal : Sebelum Revolusi Islam 1979, Iran (di bawah dinasti Pahlavi) adalah sekutu Israel dan AS dengan kerja sama militer dan ekonomi. Perubahan Pasca-Revolusi : Revolusi 1979 mengubah Iran menjadi Republik Islam yang anti-Israel dan anti-AS, memutus hubungan diplomatik dengan Israel, mendukung kelompok anti-Israel (Hizbullah, Hamas), dan memandang Israel sebagai "setan kecil" serta AS sebagai "setan besar". Pandangan Israel : Israel menganggap Iran sebagai ancaman eksistensial karena program nuklir dan dukungan terhadap milisi. 2. Program Nuklir Iran Kontroversi Nuklir : Iran mengklaim program nuklirnya untuk tujuan damai, tetapi Israel dan AS mencurigai ambisi senjata nuklir. JCPOA 2015 : Perjanjian nuklir membatasi ...

Penderitaan Kemanusiaan dalam Konflik Iran vs Israel dan AS

MENJUAL HARAPAN - LANGIT TIMUR TENGAH, pada 13 Juni 2025, berubah menjadi kanvas kelam, yang dihiasi lukisan ledakan dan kepulan asap. Operasi Rising Lion Israel menghantam daratan Iran dengan serangan udara yang kejam, yang menghancurkan fasilitas nuklir dan markas militer, dan Iran membalas dengan Operasi True Promise III yang mengguncang Tel Aviv, Yerusalem, dan Haifa. Tidak berhenti di situ, Amerika Serikat pun dengan arogansi kekuatannya, memperburuk luka dengan mengebom fasilitas nuklir Fordo di Iran.  Di tengah permainan geopolitik yang dingin, ada tangisan anak-anak, jeritan ibu-ibu, dan keheningan ayah-ayah yang kehilangan harapan. Konflik ini bukan sekadar pertarungan negara, akan tetapi tragedi kemanusiaan yang merobek jiwa-jiwa tak berdosa.  Di Teheran, langit yang dulu penuh bintang kini dipenuhi asap dan debu. Serangan Israel ke lebih dari 200 target, termasuk Natanz dan Isfahan, merenggut 224 nyawa, 90% di antaranya warga sipil, termasuk 20 anak yang tak sempat ...

Konflik Iran Versus Israel dan Amerika Serikat, Ketegangan Geopolitik Timur Tengah, dan Dampaknya

Konflik Iran vs Israel (foto hasil tangkapan layar dari  www.cnbcindonesia.com  ) MENJUAL HARAPAN - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah tampak makin kompleks dan berkepanjangan, utamanya usai terjadi adu serang antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).  Memang, tidak bisa diabaikan berakar dari perbedaan ideologi, kepentingan strategis, dan sejarah permusuhan, konflik tersebut telah membentuk lanskap politik kawasan selama beberapa dekade. Baru-baru ini, Juni 2025, eskalasi terbaru terjadi ketika Israel melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap fasilitas nuklir dan militer Iran, dan membuat berang dan memicu serangan balik atau balasan dari Teheran. Dan AS sebagai sekuti utama Israel, juga terlibat yang membuat mempersulit situasi dan meninggalkan risiko perang regional.  Pada titik simpul ini, essai ini mencoba menelusuri akar historis, penyebab terbaru, perkembangan terkini, dan implikasi globalnya. Akar Sejarah Konflik Sebelum Revolusi Islam 1...