Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label 1 Juni 1945

Ketika Garuda Mencari Lima Bulunya yang Hilang

MENJUAL HARAPAN - Pagi tanggal 1 Juni datang tanpa suara. Matahari terbit seperti biasa, kendaraan tetap memenuhi jalan raya, dan layar-layar telepon tetap memancarkan berita yang berganti setiap detik. Akan tetapi, nun jauh di atas awan, seekor Garuda, terbang perlahan mengelilingi negeri yang pernah ia jaga dengan bangga. Garuda itu tampak gelisah. Ketika ia mengepakkan sayapnya, ia menyadari ada sesuatu yang hilang. Lima helai bulu emas yang dahulu berada di dadanya, tak lagi terlihat. Bulu-bulu itu bukan sembarang bulu. Masing-masing merupakan penyangga keseimbangan yang membuatnya mampu terbang tegak di tengah badai zaman. Hari itu, adalah hari lahir sebuah janji. Bertahun-tahun silam, di tengah pergolakan dan mimpi tentang kemerdekaan, lima bulu emas itu diberikan kepada Garuda sebagai bekal menjaga sebuah negeri bernama Indonesia . Sejak saat itu, negeri tersebut berdiri bukan hanya di atas tanah dan lautan, melainkan juga di atas nilai-nilai yang disepakati bersama. Gar...

Pancasila

MENJUAL HARAPAN - Mentari pagi menyapa lembut jendela kontrakan Bu Siti di gang sempit Bandung. Aroma kopi tubruk yang diseduh pagi-pagi buta sudah menyeruak, bercampur bau asap knalpot motor yang mulai ramai. Di ruang tengah yang sederhana, tergantung rapi sebuah pigura berisi lima simbol berbeda di bawah tulisan besar: PANCASILA. Bukan tanpa alasan Bu Siti memasang pigura itu di tempat paling mudah dilihat. Baginya, lima sila itu bukan sekadar hafalan masa sekolah, tapi pegangan hidup. Pagi itu, seperti biasa, Bu Siti bersiap membuka warung nasi kecilnya di ujung gang. Langkahnya ringan, senyumnya tulus menyapa setiap tetangga yang berpapasan. Ia tak pernah membeda-bedakan, dari tukang becak yang mangkal di dekat gang, mahasiswa kos yang sering sarapan di warungnya, hingga keluarga Pak Lurah yang kadang memesan nasi kotak untuk acara. Suatu siang, keributan kecil pecah di depan warung Bu Siti. Dua anak muda berselisih paham, nyaris adu jotos gara-gara masalah parkir motor. Bu Siti d...

PANCASILA

PANCASILA, sebagai ideologi murni dan praktis. Ideologi murni, lahir dari hazanah sejarah dan latar belakang budaya dan nilai – nilai luhur bangsa Indonesia. Ideologi praktis, dapat diamati dan dicermati sepanjang perjalanan negara bangsa Indonesia ini.