Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Guru

Menghargai Sang Arsitek Bangsa: Memanusiakan Guru dalam Peta Jalan Pendidikan

Mendikdasmen, Abdul Mu'ti dalam keterangan pers di Istana Merdeka (Foto dok. presidenri.go.id)   MENJUAL HARAPAN – Jika MBG dan teknologi adalah perangkat penunjang, maka guru adalah denyut nadi sesungguhnya dari ruang kelas. Menyadari peran krusial tersebut, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kini menempatkan kesejahteraan dan kompetensi guru sebagai investasi strategis yang tak bisa ditawar . Memutus Rantai Birokrasi, Memastikan Kesejahteraan Dalam keterangannya di Istana Merdeka , Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkapkan sebuah terobosan krusial dalam tata kelola tunjangan guru . Pemerintah tidak sekadar menjanjikan nominal, tetapi juga memangkas alur yang selama ini dianggap berbelit. Kini, tunjangan guru non-ASN ditingkatkan menjadi Rp2 juta, sementara untuk guru ASN , tunjangannya disetarakan dengan besaran gaji pokok . Langkah paling substantif adalah perubahan mekanisme penyaluran yang kini langsung dikirim ke rekening masing-masing guru setiap bulannya . ...

84 Persen Anak Alami Kekerasan di Sekolah

Pemerintah akan membentuk tim penanggulangan independen. TANGERANG SELATAN - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengungkapkan, sebanyak 84 persen peserta didik pernah mengalami kekerasan di sekolah. Hal ini diungkapkan berdasarkan data The International and International Center for Research on Women (ICRW) pada 2015. "Jumlah tersebut bukan berarti siswa selalu mengalami kekerasan di sekolah, tapi pernah sekali atau dua kali selama 12 tahun belajar," kata Anies saat peluncuran Sekolah Aman Antikekerasan di Lingkungan Sekolah, di SMA Negeri 8, Tangerang Selatan, Senin (25/1). Kemendikbud membuat program Sekolah Aman Antikekerasan di Lingkungan Pendidikan. Program ini diluncurkan berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permen-dikbud) Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindakan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan. Pihaknya mendorong pemerintah daerah untuk membentuk tim ad hoc penanggulangan ke...

Pengelolaan Guru Berkeadilan

Oleh Silahudin KEBERADAAN guru, sulit untuk kita ingkari sebagai orang yang telah berjasa. Begitu pentingnya peran dan fungsinya dalam mencerdaskan manusia, dan menanamkan nilai-nilai, serta budaya terhadap anak didik. Martinis Yamin (2013:64) menjelaskan “di lembaga pendidikan guru menjadi orang pertama, bertugas membimbing, mengajar, dan melatih anak didik mencapai kedewasaan.” Sementara dalam kenyataannya, ragam Pendapat dan sorotan terhadap guru dengan persoalan yang dihadapinya mulai soal kesejahteraan, kualitas guru, dan termasuk soal sebaran guru yang masih timpang. Dalam kaitan dengan kesejahteraan guru, harus diakui kini sudah mulai baik dibanding 10 tahun sebelumnya, di antaranya dengan tunjangan sertifikasi guru. Namun, hal itu bukan berarti persoalan selesai. Dalam pengelolaan guru pada dasarnya masih terhambat oleh persoalan pemenuhan kuantitatif beban kerja jam mengajar guru 24 jam dalam seminggu. Titik persoalannya, beban kerja guru cenderung tidak tercapai ata...