Mendikdasmen, Abdul Mu'ti dalam keterangan pers di Istana Merdeka (Foto dok. presidenri.go.id) MENJUAL HARAPAN – Jika MBG dan teknologi adalah perangkat penunjang, maka guru adalah denyut nadi sesungguhnya dari ruang kelas. Menyadari peran krusial tersebut, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kini menempatkan kesejahteraan dan kompetensi guru sebagai investasi strategis yang tak bisa ditawar . Memutus Rantai Birokrasi, Memastikan Kesejahteraan Dalam keterangannya di Istana Merdeka , Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkapkan sebuah terobosan krusial dalam tata kelola tunjangan guru . Pemerintah tidak sekadar menjanjikan nominal, tetapi juga memangkas alur yang selama ini dianggap berbelit. Kini, tunjangan guru non-ASN ditingkatkan menjadi Rp2 juta, sementara untuk guru ASN , tunjangannya disetarakan dengan besaran gaji pokok . Langkah paling substantif adalah perubahan mekanisme penyaluran yang kini langsung dikirim ke rekening masing-masing guru setiap bulannya . ...
Berbagi setetes info, menuai pengetahuan