Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label gbk

Tumbangkan Ganda Putri Nomor Satu Dunia, Fukushima/Matsumoto Sabet Gelar Juara Polytron Indonesia Open 2026

Ganda Putri Jepang, Juara Polytron Indonesia Open 2026 (Foto hasil tangkapan layar dari pbsi.id) MENJUAL HARAPAN – Pasangan ganda putri Jepang, Yuki Fukushima / Mayu Matsumoto , sukses mencatatkan prestasi gemilang setelah menaklukkan ganda putri nomor satu dunia asal China, Liu Sheng Shu/Tan Ning , pada partai final Polytron Indonesia Open 2026 , Sabtu (7/6/2026) . Dalam laga sengit yang digelar di Istora Gelora Bung Karno , Jakarta, Fukushima/Matsumoto memastikan gelar juara usai menang melalui pertarungan tiga game dengan skor 21-15, 18-21, 21-18 . Pertandingan berlangsung sangat ketat. Setelah mengamankan game pertama, Fukushima/Matsumoto sempat goyah di game kedua hingga memaksa dilakukannya game penentuan . Pada game ketiga, drama terjadi ketika pasangan Jepang ini sempat tertinggal 12-15. Namun, ketenangan dan ketajaman mental membuat mereka mampu bangkit, menyamakan kedudukan menjadi 16-16, sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan . "Menurut saya, pe...

Ganda Campuran Denmark: Christiansen/Bøje Juara Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan

Christiansen/Boje, Ganda campuran Denmark(Foto hasil tangkapan layar dari djarumbadminton.com) MENJUAL HARAPAN — Mathias Christiansen/Alexandra Bøje , ganda campuran asal Denmark, akhirnya merasakan manisnya podium tertinggi di Polytron Indonesia Open 2026 . Dalam laga final yang berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (7/6/2026), mereka menundukkan pasangan Tiongkok, Cheng Xing/Zhang Chi , dengan skor ketat 21-19, 23-21 hanya dalam waktu 46 menit. Pertarungan Sengit di Final Gim pertama dimenangkan Christiansen/Bøje dengan kerja keras, sementara gim kedua berlangsung dramatis hingga setting. Ketegangan memuncak, namun pasangan unggulan kelima itu tetap tenang dan memastikan kemenangan straight games. “Bisa juara di sini terasa seperti mimpi. Istora Senayan kali ini luar biasa, suporternya lebih banyak. Kami cinta Indonesia, kami suka bermain di sini,” ujar Christiansen dalam bahasa Indonesia, menegaskan kedekatan emosional mereka dengan publik tu...

Final Polytron Indonesia Open 2026: Victor Lai Cetak Sejarah di Istora Senayan

Vicktor Lai, Tunggal putra Kanada (Foto hasil tangkapan layar dari djarumbadminton.com) MENJUAL HARAPAN — Atmosfer Istora Gelora Bung Karno kembali menjadi saksi lahirnya sejarah baru dalam dunia bulu tangkis. Tunggal putra Kanada, Victor Lai , tampil luar biasa dengan menumbangkan harapan tuan rumah, Jonatan Christie , di partai puncak Polytron Indonesia Open 2026 . Dalam laga yang hanya berlangsung 39 menit, Lai mengunci kemenangan dua gim langsung, 21-19 dan 21-8, sekaligus mengukir tonggak bersejarah bagi bulu tangkis Kanada. Atmosfer Final Sorak-sorai ribuan penonton Istora menjadi ujian mental tersendiri bagi Lai. Ia mengakui bahwa kebisingan membuatnya hampir tak mendengar dirinya sendiri. Namun, dengan ketenangan dan fokus, ia berhasil mengatasi tekanan publik. “Hal terpenting adalah tetap percaya bahwa saya bisa menang,” ujar Lai dalam siaran pers PBSI. Perjalanan Menuju Gelar ·          Babak awal : Menyingkirkan Lin Chun-yi ...

Tunggal Putri Korea Selatan An Se Young Melaju ke Final Polytron Indonesia Open 2026

Tunggal putri Korea Selatan, An-Se-Young (Foto hasil tangkapan layar dari djarumbadminton.com) MENJUAL HARAPAN – Drama luar biasa tersaji di semifinal tunggal putri Polytron Indonesia Open 2026. An Se Young , tunggal putri nomor satu dunia asal Korea Selatan, memperlihatkan mental juara saat membalikkan keadaan dari posisi tertinggal jauh melawan rival lamanya, Chen Yu Fei (China). Dalam pertarungan sengit selama 78 menit di Istora Gelora Bung Karno, Senayan , Sabtu (6/6/2026), An akhirnya menang 21-17, 19-21, 23-21. Pada gim penentuan, An sempat tertinggal 7-17 dan peluangnya nyaris tertutup. Akan tetapi, ia menunjukkan ketangguhan mental dengan perlahan memangkas jarak hingga akhirnya membalikkan keadaan. “Saya hanya beruntung hari ini,” ucap peraih emas Olimpiade Paris 2024 itu dengan rendah hati, menegaskan bahwa kemenangan tidak pernah datang dengan mudah. Chen Yu Fei, juara Olimpiade Tokyo 2020 , meninggalkan lapangan dengan rasa kecewa, namun tetap memberikan senyum p...

Ganda Putri Indonesia, Rachel/Febi Tak Tembus Final Usai Kalah dari Liu/Tan

Ganda Putri Indonesia, Rachel/Febi (Foto hasil tangkapan layar dari djarumbadminton.com) MENJUAL HARAPAN – Harapan ganda putri Indonesia Rachel Allesya Rose/Febi Setianingrum untuk menembus final Polytron Indonesia Open 2026 harus kandas di tangan pasangan nomor satu dunia asal China, Liu Sheng Shu/Tan Ning . Dalam semifinal yang berlangsung di Istora Gelora Bung Karno , Senayan, mereka kalah dua gim langsung 17-21, 16-21. Pertemuan perdana kedua pasangan ini langsung memperlihatkan dominasi Liu/Tan. Serangan tajam dan tempo agresif membuat Rachel/Febi kesulitan mengembangkan permainan. Meski sempat memimpin 7-3 di gim kedua, keunggulan itu tak bertahan lama. “Kami beberapa kali salah pengertian di lapangan, komunikasinya lost di sini dan sudah dikoreksi sama pelatih,” ungkap Rachel. Febi menambahkan bahwa pengalaman menghadapi pasangan peraih medali perak Olimpiade Paris 2024 sekaligus juara dunia 2025 memberi pelajaran berharga. “Cukup banyak dapat pengalaman dari mereka ...

Raymond/Joaquin Tembus Final Usai Kalahkan Sabar/Reza

Raymond/Joaquin kalahkan Sabar/Reza di semifinal Polytron Indonesia Open 2026 (Foto hasil tangkapan layar dari djarumbadminton.com) MENJUAL HARAPAN – Semifinal ganda putra Polytron Indonesia Open 2026 menghadirkan duel sesama wakil Indonesia yang sarat emosi dan gengsi. Pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin tampil penuh percaya diri saat menumbangkan senior mereka, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani , dengan skor meyakinkan 21-15, 21-18 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan , Sabtu (6/6/2026). Kemenangan ini memastikan langkah Raymond/Joaquin ke final pertama mereka di ajang bergengsi BWF World Tour Super 1000 . Sejak gim pertama, Raymond/Joaquin langsung mendominasi dengan tempo cepat dan agresif. Mereka unggul jauh 10-4 dan tidak memberi ruang bagi Sabar/Reza untuk bangkit. Gim kedua sempat berlangsung ketat hingga kedudukan 16-16, namun kecepatan permainan pasangan muda ini kembali menjadi senjata utama. “Saya terus yakini diri saya kalau ini kesempat...