Langsung ke konten utama

Tunggal Putra Indonesia: Ubed Melaju Mulus, Langkah Ginting Terhenti di Babak Awal

Moh. Zaki Ubaidillah, tunggal putra Indonesia (Foto dok pbsi.id)

MENJUAL HARAPAN – Sektor tunggal putra Indonesia mencatatkan hasil kontras pada babak 32 besar Australian Open 2026 yang berlangsung di Sydney. Moh Zaki Ubaidillah berhasil melaju dengan meyakinkan, sementara langkah Anthony Sinisuka Ginting harus terhenti lebih awal.

Dominasi Ubaidillah

Moh Zaki Ubaidillah atau yang akrab disapa Ubed tampil impresif saat menghadapi wakil Thailand, Kantaphon Wangcharoen. Ubed mengamankan kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-14, 21-11.

"Tadi permainannya dari awal saya sudah mau menekan duluan, mau cari tempo permainan yang lebih enak buat saya sendiri," ujar Ubed. Menurutnya, strategi yang ia susun sejak awal berjalan dengan baik di lapangan. Meski sempat kehilangan konsentrasi di akhir gim kedua karena perubahan tempo lawan, Ubed mengaku siap untuk menghadapi laga berikutnya.

Di babak selanjutnya, Ubed akan berhadapan dengan pemain senior asal Hong Kong, Lee Cheuk Yiu. Menanggapi tantangan tersebut, Ubed menyatakan sikap optimisnya. "Besok ketemu pemain senior lagi, pastinya nggak mau takut, mau ngadu dulu mainnya, fokus satu-satu," pungkasnya.

Ginting Terganjal Wakil Tiongkok

Nasib kurang beruntung dialami oleh Anthony Sinisuka Ginting. Ia harus mengakui keunggulan pemain asal Tiongkok, Dong Tian Yao, setelah kalah dua gim langsung dengan skor 15-21, 15-21.

Ginting mengakui bahwa lawannya mampu bermain lebih baik dan sukses mengubah strategi untuk menekan dirinya. "Saya nggak bisa keluar dari tekanan," ungkap Ginting. Selain faktor lawan, ia juga menyoroti banyaknya kesalahan sendiri, terutama pada poin-poin krusial.

Ginting juga sempat merasakan hambatan ritme di gim kedua. "Ada momentum saya bisa mengejar poin 15-15 di gim kedua, tapi permainan terhenti cukup lama karena dia protes, jadi pas mulai lagi ritmenya tidak sama lagi," jelas Ginting mengenai kendala yang ia hadapi di lapangan.

Sumber berita: pbsi.id "Australian Open 2026: Ubed Menang Nyaman, Ginting Dihadang Tunggal Tiongkok"

Berbagi info disini


Baca juga:

Australian Open 2026: Rachel/Febi Amankan Tiket 16 Besar, Devin/Faathir Terhenti di Babak Awal 

Inggris Gunduli Kosta Rika dengan Skor 3-0 

Persiapan Laga Piala Dunia, Portugal Berhasil Taklukkan Nigeria 

Pesta Gol di Lapangan: Argentina Hancurkan Islandia 3-0

Reformasi Birokrasi Polri: Menakar Urgensi Penyesuaian Batas Usia Pensiun dalam RUU Polri Terbaru

Tren Positif Skuad Garuda: Indonesia Merangkak Naik di Ranking FIFA Usai Libas Mozambik


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Presiden Prabowo Subianto Lantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional

  Presiden Prabowo Subianto lantik Sudaryono sebagai BGNdi Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo   MENJUAL HARAPAN — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (22/7/2026) sore . Pelantikan ini menandai dimulainya kepemimpinan baru di lingkungan BGN untuk memperkuat akselerasi dan pelaksanaan program strategis Makan Bergizi Gratis (MBG) . Pengangkatan Sudaryono tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 78/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional . Dalam prosesi tersebut, Presiden Prabowo memandu langsung pengambilan sumpah jabatan yang diucapkannya secara khidmat oleh pejabat terlantik . “Bahwa saya, akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Repub lik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi...

Paradoks Parpol Koalisi Versus Nalar Kritis PDI Perjuangan

Oleh: Silahudin * ) MENJUAL HARAPAN - Atmosfer politik nasional belakangan ini kian gerah, suhunya makin memanas bukan karena anomali cuaca, akan tetapi karena suhu ketegangan yang mendidih antara partai-partai koalisi pemerintah dengan PDI Perjuangan (PDIP). Genderang perang urat syaraf terus ditabuh di hadapan publik. Sindiran, deklarasi ketidaknyamanan, hingga reaksi defensif yang agresif dari lingkaran koalisi penguasa, seolah membenarkan sebuah pameo klasik, bahwa kekuasaan cenderung alergi terhadap cermin yang jernih. Fenomena "kebakaran jenggot" yang diperlihatkan oleh partai-partai koalisi pemerintah terhadap posisi kritis PDIP sebagai partai penyeimbang (atau oposisi faktual) memicu sebuah pertanyaan fundamental, mengapa sebuah rezim dengan legitimasi mayoritas begitu rapuh dan gusar menghadapi satu suara kritis? Kuat di Parlemen, Rapuh di Ruang Publik Memang, diakui atau tidak secara kalkulasi matematika politik, koalisi pemerintah saat ini memegang kend...

Donny Ernawan dan Yos Sunitiyoso Dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia

Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Donny Ermawan dan Yos Sunitiyoso sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr MENJUAL HARAPAN JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi melantik Donny Ermawan Taufanto dan Yos Sunitiyoso masing-masing sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) . Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (22/7/2026) sore . Pengangkatan kedua pimpinan perguruan tinggi tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 80/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia . Dalam prosesi pengucapan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo, kedua pejabat yang dilantik menegaskan komitmen mereka untuk menjalankan amanah dengan penuh integri tas dan tanggung jawab . “Bahwa saya ...