Langsung ke konten utama

Tren Positif Skuad Garuda: Indonesia Merangkak Naik di Ranking FIFA Usai Libas Mozambik

Timnas Indonesia (Foto hasil tangkapan layar dari bola.kompas.com)

JAKARTA, MENJUAL HARAPAN – Tren positif terus menyelimuti Tim Nasional Indonesia. Skuad Garuda resmi mengalami peningkatan posisi dalam ranking FIFA terbaru setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Mozambik dalam laga uji coba FIFA Matchday yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Kemenangan ini menjadi bukti sahih efektivitas strategi yang diterapkan tim pelatih, sekaligus menjadi modal berharga bagi Indonesia dalam memperbaiki posisi di kancah sepak bola dunia.

Catatan Kunci Laga Indonesia vs Mozambik

Kemenangan atas Mozambik bukan sekadar angka di papan skor, melainkan sebuah pernyataan progresif dari tim asuhan pelatih kepala John Hedman.

Gol tunggal kemenangan lahir melalui aksi Ole Romeny saat pertandingan baru berjalan 11 menit.

Gol cepat ini mampu mengunci determinasi tim sepanjang sisa laga, meski Indonesia memiliki sejumlah peluang emas lain yang sayangnya belum mampu dikonversi menjadi gol tambahan.

Kemenangan ini memberikan tambahan 5,69 poin bagi Indonesia. Hasil ini mendongkrak posisi Skuad Garuda dari peringkat 119 ke peringkat 118 dunia.  Dengan tambahan tersebut, Indonesia kini mengumpulkan total 1157,14 poin.

Persaingan Ketat di Papan Tengah

Posisi baru ini membuat Indonesia kini berada dalam jarak yang sangat tipis dengan tim-tim di atasnya. Berdasarkan data terbaru, Indonesia menempel ketat Sudan yang berada di peringkat 117 dengan raihan 1157,22 poin. Dan  Gambia kini menghuni ranking 166 dengan poin 1159,64.

Sebaliknya, bagi tim tamu, Mozambik harus menelan pil pahit. Kekalahan dari Indonesia menyebabkan poin mereka berkurang 5,69, yang berakibat pada penurunan posisi sebanyak dua peringkat ke posisi 103 dunia dengan total 1218,62 poin.

Momentum yang Harus Dijaga

Melihat kemenangan atas Mozambik, setelah sebelumnya sukses melibas Oman dengan skor meyakinkan 3-0 pada 5 Juni lalu, menunjukkan konsistensi yang menjanjikan.

Kenaikan peringkat ini bukan hanya sekadar angka, melainkan cerminan dari meningkatnya kualitas permainan kolektif yang ditunjukkan oleh para pemain.

Tugas selanjutnya bagi federasi dan tim kepelatihan adalah mempertahankan ritme ini. Dengan jarak poin yang begitu tipis dengan tim di atasnya, setiap laga FIFA Matchday ke depan akan menjadi krusial untuk terus mendaki tangga peringkat FIFA yang lebih tinggi.

Momentum ini harus dimanfaatkan untuk membangun kepercayaan diri pemain jelang agenda-agenda internasional berikutnya. (Sjs_267)

Ikuti artikel lainnya



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Presiden Prabowo Subianto Lantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional

  Presiden Prabowo Subianto lantik Sudaryono sebagai BGNdi Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo   MENJUAL HARAPAN — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (22/7/2026) sore . Pelantikan ini menandai dimulainya kepemimpinan baru di lingkungan BGN untuk memperkuat akselerasi dan pelaksanaan program strategis Makan Bergizi Gratis (MBG) . Pengangkatan Sudaryono tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 78/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional . Dalam prosesi tersebut, Presiden Prabowo memandu langsung pengambilan sumpah jabatan yang diucapkannya secara khidmat oleh pejabat terlantik . “Bahwa saya, akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Repub lik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi...

Paradoks Parpol Koalisi Versus Nalar Kritis PDI Perjuangan

Oleh: Silahudin * ) MENJUAL HARAPAN - Atmosfer politik nasional belakangan ini kian gerah, suhunya makin memanas bukan karena anomali cuaca, akan tetapi karena suhu ketegangan yang mendidih antara partai-partai koalisi pemerintah dengan PDI Perjuangan (PDIP). Genderang perang urat syaraf terus ditabuh di hadapan publik. Sindiran, deklarasi ketidaknyamanan, hingga reaksi defensif yang agresif dari lingkaran koalisi penguasa, seolah membenarkan sebuah pameo klasik, bahwa kekuasaan cenderung alergi terhadap cermin yang jernih. Fenomena "kebakaran jenggot" yang diperlihatkan oleh partai-partai koalisi pemerintah terhadap posisi kritis PDIP sebagai partai penyeimbang (atau oposisi faktual) memicu sebuah pertanyaan fundamental, mengapa sebuah rezim dengan legitimasi mayoritas begitu rapuh dan gusar menghadapi satu suara kritis? Kuat di Parlemen, Rapuh di Ruang Publik Memang, diakui atau tidak secara kalkulasi matematika politik, koalisi pemerintah saat ini memegang kend...

Donny Ernawan dan Yos Sunitiyoso Dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia

Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Donny Ermawan dan Yos Sunitiyoso sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr MENJUAL HARAPAN JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi melantik Donny Ermawan Taufanto dan Yos Sunitiyoso masing-masing sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) . Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (22/7/2026) sore . Pengangkatan kedua pimpinan perguruan tinggi tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 80/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia . Dalam prosesi pengucapan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo, kedua pejabat yang dilantik menegaskan komitmen mereka untuk menjalankan amanah dengan penuh integri tas dan tanggung jawab . “Bahwa saya ...