MENJUAL HARAPAN — Panitia Kerja (Panja) RUU Statistik
Komisi X DPR RI menemukan fakta krusial di lapangan terkait masih maraknya
penolakan dari sebagian kelompok masyarakat terhadap proses pendataan Badan
Pusat Statistik (BPS). Penolakan ini
dikhawatirkan dapat mendistorsi kualitas data statistik nasional yang menjadi
kompas utama penyusunan berbagai kebijakan strategis negara.
Merespons
temuan tersebut, Anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah, menyerukan gerakan sadar
statistik nasional dan mendesak partisipasi aktif publik dalam menyukseskan
agenda pendataan, termasuk Sensus Ekonomi 2026.
Menurut legislator senior ini, kejujuran masyarakat dalam memberikan data
kepada petugas di lapangan adalah kunci mutlak melahirkan kebijakan pemerintah
yang tepat sasaran dan berkeadilan.
Penegasan
tersebut disampaikan Ferdiansyah di sela-sela Kunjungan Kerja Panja RUU
Statistik ke Kantor BPS Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarmasin, Jumat
(3/7/2026). Kunjungan ini sengaja digelar
untuk menyerap aspirasi sekaligus memetakan hambatan struktural maupun kultural
yang dihadapi otoritas statistik dalam menghimpun data makro-mikro Indonesia.
Ferdiansyah
secara khusus menyoroti ketakutan serta kecurigaan yang keliru di tengah
masyarakat. Ia memastikan bahwa seluruh
rangkaian pendataan institusional oleh BPS murni dirancang untuk pemenuhan
basis data nasional, bebas dari agenda terselubung atau kepentingan lain yang
merugikan publik.
"Mari
kita dukung Badan Pusat Statistik untuk melakukan tugas-tugasnya dengan niat
baik. Data yang diolah menjadi sebuah angka statistik sangat penting dalam
pengambilan keputusan di seluruh aspek untuk kepentingan bangsa dan
negara," ujar
Ferdiansyah tegas.
Ia
menambahkan, hilangnya objektivitas data akibat ketidakjujuran atau penolakan
responden secara langsung akan memicu efek domino yang merugikan publik, yakni
lahirnya regulasi yang salah sasaran atau alokasi anggaran yang tidak efisien. Oleh sebab itu, membangun kesadaran kolektif di
bidang statistik kini menjadi urgensi bersama.
"Ayo
kita sama-sama membangun kesadaran di bidang statistik dengan memberikan data
yang jujur, supaya pemerintah dapat mengambil keputusan yang tepat untuk bangsa
dan negara,"
pungkas legislator tersebut. (*S_267)
Sumber Berita Asli: dpr.go.id “Legislator Ajak Masyarakat Dukung Sensus Ekonomi 2026, Demi Kebijakan Tepat Sasaran" (diakses,5/7/2026)
Baca juga:
Gagal Redam Agresivitas Wakil China, Fardhan Joe Harus Puas dengan Medali Perak BAJC 2026
Komentar