Langsung ke konten utama

Kejuaraan Dunia BWF 2026 – Ana/Trias Targetkan Naik Podium


Ana/Trias (Foto dok pbsi.id)
MENJUAL HARAPAN — Pasangan ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, membuka langkah mereka di Kejuaraan Dunia BWF 2026 dengan kemenangan meyakinkan atas wakil Turki, Yasemen Bektas/Sinem Yildiz, 21-12, 21-14.

Febriana mengungkapkan rasa syukur atas penampilan solid di laga perdana. “Alhamdulillah hari ini bisa bermain dengan baik. Ini laga pertama kami jadi masih menyesuaikan lapangan bagaimana dan coba banyak rally dulu, banyak pukulan dulu biar tahu kondisi anginnya seperti apa,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa fokus di setiap pertandingan serta memperbaiki kesalahan sebelumnya menjadi kunci untuk mencapai target podium.

Meilysa menyoroti kekuatan lawan dalam membaca bola depan dan pertahanan. “Mereka bagus menebak bola depannya dan defense-nya juga cukup baik dan kuat, kami tadi coba antisipasi hal itu. Senang akhirnya bisa main di Kejuaraan Dunia, excited tapi harus bisa kontrol jangan berlebihan,” ujarnya.

Dengan kemenangan ini, pasangan unggulan ke-13 tersebut menegaskan ambisi mereka untuk menembus podium. Fokus dan konsistensi akan menjadi modal utama menghadapi lawan-lawan berikutnya di New Delhi. (s_267)

Sumber: PBSI.ID – “Kejuaraan Dunia BWF 2026: Ana/Trias Ingin Naik Podium” (diakses dan direkonstruksi, 20/8/2026)

Baca juga:

Kejuaraan Dunia BWF 2026 – Thalita Dapat Pengalaman Berharga dari An Se Young 

BWF 2026 - Ganda Campuran Indonesia Amri/Nita Jadi Satu-satunya Harapan Tersisa 

Rehan/Gloria Melenggang ke Babak Berikutnya Usai Singkarkan Ganda Campuran Malaysia 

BWF World Championships 2026: Isyana/Rinjani Menang di Laga Debut, Tantang Rachel/Febi di Babak Selanjutnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno Jadi Ketua

Presiden Prabowo Subianto resmi menangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia pada Jumat, 2 Oktober 2026 di Istana Negara, Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Kris MENJUAL HARAPAN — Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Dalam susunan baru tersebut, Pratikno ditetapkan sebagai Ketua merangkap anggota, Muhammad Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua merangkap anggota, dan Muhammad Qodari sebagai Sekretaris merangkap anggota. Pengangkatan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia . Pelantikan 26 anggota Wantimpres itu menandai terbentuknya susunan baru lembaga yang memiliki posisi sebagai bagian dari mekanisme pemberian pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan pemerintahan. 26 Nama dalam Susunan Wantimpres Berdasarka...

Drama 8 Gol di Giuseppe Meazza, Inter Milan Comeback dan Libas Udinese 5-3

MENJUAL HARAPAN — Pertandingan spektakuler diwarnai hujan delapan gol tersaji pada giornata ke-4 Serie A 2026/2027 saat Inter Milan menjamu Udinese di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (15/9/2026) dini hari WIB. Sempat tertinggal dua gol lebih dulu, Nerazzurri berhasil bangkit dan mengunci kemenangan dramatis 5-3. Laga dimulai dengan kejutan dari tim tamu. Udinese tampil menggebrak sejak awal babak pertama dan membuat publik tuan rumah terhenyak lewat gol cepat James Abankwah pada menit ke-9. Tujuh menit berselang, giliran Jürgen Ekkelenkamp yang mengoyak jala Inter pada menit ke-16, mengubah skor menjadi 0-2 untuk keunggulan Udinese. Tersengat oleh dua gol kejutan tersebut, Inter Milan langsung merespons dengan menaikkan tempo permainan. Usaha keras anak-asuh tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-26 lewat aksi Carlos Augusto yang memperkecil kedudukan. Gelombang serangan Inter berlanjut hingga Nicolò Barella sukses menyamakan skor menjadi 2-2 di menit ke-35. Keduduka...

Anomali Tata Kelola dan Paradoks Kebijakan: Menagih Kehadiran Negara dalam Dialektika Hukum, Agraria, dan Pendidikan

Ringkasan Esai 1.       Pendahuluan: Membingkai perdebatan hukum, agraria, dan pendidikan dalam kerangka sosiologi politik dan tata kelola pemerintahan ( good governance ). 2.       Bedah Isu 1 (RUU Perampasan Aset): Mengkritik penyelewengan barang rampasan oleh oknum aparat dan menagih transparansi digital. 3.       Bedah Isu 2 (Uji Materiil KUHAP 2025): Menganalisis potensi hegemoni Polri atas PPNS serta risiko diskresi penggeledahan tanpa izin ( due process of law ). 4.       Bedah Isu 3 (Reforma Agraria): Menganalisis efektivitas kelembagaan LPRA langsung di bawah Presiden dalam meredistribusi tanah dan menyelesaikan konflik. 5.       Bedah Isu 4 (Dekolonisasi RUU Sisdiknas): Mengulas pemikiran Bonnie Triyana mengenai pentingnya menghapus bias kolonial terhadap penganut kepercayaan. 6.       Bedah Isu 5 (KIP Kuliah & Pagu Angg...