Laga dimulai dengan kejutan dari tim tamu. Udinese tampil menggebrak sejak awal babak pertama dan membuat publik tuan rumah terhenyak lewat gol cepat James Abankwah pada menit ke-9. Tujuh menit berselang, giliran Jürgen Ekkelenkamp yang mengoyak jala Inter pada menit ke-16, mengubah skor menjadi 0-2 untuk keunggulan Udinese.
Tersengat oleh dua gol kejutan tersebut, Inter Milan langsung merespons dengan menaikkan tempo permainan. Usaha keras anak-asuh tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-26 lewat aksi Carlos Augusto yang memperkecil kedudukan. Gelombang serangan Inter berlanjut hingga Nicolò Barella sukses menyamakan skor menjadi 2-2 di menit ke-35. Kedudukan imbang ini bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Inter tampil makin dominan dan tak mengendurkan intensitas serangan. Pada menit ke-57, Marcus Thuram membalikkan keadaan menjadi 3-2 setelah mengkonversi peluang di mulut gawang Udinese.
Momentum sepenuhnya berada di tangan Inter. Pada menit ke-67, penyerang muda Francesco Pio Esposito sukses menerobos barisan pertahanan lawan untuk mencetak gol keempat tuan rumah. Tidak berhenti di situ, Ange-Yoan Bonny makin menjauhkan keunggulan Inter menjadi 5-2 lewat sontekan terukurnya pada menit ke-79.
Menjelang akhir laga, Inter mulai menurunkan tensi serangan dan fokus mengamankan area pertahanan. Udinese yang enggan menyerah memanfaatkan momentum ini di masa injury time. Idrissa Gueye berhasil menipiskan ketertinggalan menjadi 5-3 pada menit ke-90+1. Namun, waktu yang tersisa tidak cukup bagi Udinese untuk mengejar lebih jauh hingga peluit panjang dibunyikan.
Tambahan tiga poin dari laga sengit ini mengantarkan Inter Milan ke posisi ke-2 klasemen sementara Serie A dengan koleksi 12 poin. Sementara itu, Udinese harus tertahan di urutan ke-13 dengan mengantongi 4 poin. (S_267)
Baca juga:
Komentar