Langsung ke konten utama

Man City Kandas di Babak 16 Besar Liga Champions Usai Kalah dari Madrid

MENJUAL HARAPAN - Di Etihad Stadium, Rabu pagi WIB (18/3/2026), atmosfer penuh harapan berubah menjadi malam yang pahit bagi Manchester City. Ribuan pendukung yang memenuhi tribun datang dengan keyakinan bahwa tim kesayangan mereka bisa membalikkan keadaan.

Akan tetapi, Real Madrid kembali menunjukkan mengapa mereka disebut sebagai “raja” Liga Champions. Dengan kemenangan 2-1 di leg kedua, Madrid memastikan langkah ke perempat final, sementara ambisi City kandas di babak 16 besar dengan agregat telak 5-1.

Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. City mencoba menekan sejak menit awal, mengandalkan kreativitas Kevin De Bruyne dan ketajaman Erling Haaland. Namun, Madrid yang sudah unggul agregat tampil tenang, menunggu celah untuk melancarkan serangan balik.

Ketegangan pecah pada menit ke-22 ketika Vinícius Junior mengeksekusi penalti dengan dingin, membuat publik Etihad terdiam.

City sempat bangkit. Pada menit ke-41, Haaland akhirnya mencetak gol yang ditunggu-tunggu. Sundulannya yang keras menggetarkan jala Madrid dan membangkitkan asa para pendukung. Stadion bergemuruh, seolah momentum berbalik. Namun, gol itu ternyata hanya menjadi kilasan harapan singkat, bukan awal kebangkitan.

Babak kedua menjadi panggung drama. City terus menekan, menguasai bola, dan menciptakan peluang. Tapi Madrid, dengan pengalaman dan mental juara, mampu bertahan dengan disiplin. Courtois tampil gemilang di bawah mistar, menepis beberapa peluang emas yang bisa mengubah jalannya laga.

Ketika waktu hampir habis, City masih berusaha mencari gol tambahan. Akan tetapi, justru Madrid yang menutup pertandingan dengan cara paling menyakitkan. Pada menit ke-90+3, sebuah serangan cepat berujung gol penentu. Skor 2-1 untuk Madrid, sekaligus memupus harapan City untuk melangkah lebih jauh.

Kekalahan ini terasa berat bagi Pep Guardiola dan pasukannya. Setelah meraih sukses domestik, Liga Champions tetap menjadi “kutukan” yang belum bisa mereka patahkan. Ambisi besar untuk mengulang kejayaan musim lalu kini berakhir lebih cepat dari yang diharapkan.

Sementara itu, Madrid kembali menegaskan reputasi mereka sebagai tim yang tak pernah kehabisan cara untuk menang di kompetisi Eropa. Dengan kombinasi pemain muda penuh energi dan bintang berpengalaman, Los Blancos melangkah ke perempat final dengan percaya diri.

Bagi City, laga ini akan dikenang sebagai malam penuh pelajaran. Mereka kalah bukan hanya karena skor, tetapi karena Madrid menunjukkan perbedaan mendasar: mental juara yang tak tergoyahkan. Etihad Stadium menjadi saksi bahwa di Liga Champions, pengalaman dan tradisi sering kali lebih menentukan daripada sekadar kualitas permainan. (*S_267)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Play Off Leg ke-1 Liga Champions 2025-2026: Galatasaray Menekuk Juventus

  MENJUAL HARAPAN - Galatasaray versus Juventus pada play-off putaran pertama dari dua putaran berlangsung tereselenggara di Stadion Ali Sami Yen, Rabu dini hari WIB (18/2/2026). D uel Galatasaray versus Juventus terjadi drama tujuh gol, dimana Galatasaray unggul lebih dahulu pada menit ke-15 yang dicetak oleh Gabriel Sara. N amun, satu menit kemudian (16’), Juventus Teun Koopmeiners  berhasil menyamakan gol dengan membobol gawang kiper Galatasaray, sehingga kedudukan sama 1-1. S elanjutnya, tidak lama dari menyamakan gol, Juventus kembali menggetarkan gawang kiper Galatasaray pada menit ke-32 lewat tendangan Teun Koopmeiners . J uventus unggul lebih dahulu dengan skor gol 2-1 dari Galatasaray hingga pertandingan babak pertama jeda. U sai jeda, kedua tim kembali lanjutkan pertandingannya, Galatasaray yang sudah tertinggal, berusaha bangkit dengan langsung tancap gas di awal-awal babak kedua, dan jalannya babak kedua dua menit (49’) Galatasaray berhasil menyamakan gol menjadi ...

Betis Ditahan Rayo, Osasuna Kalahkan Madrid

MENJUAL HARAPAN -  Liga spanyol musim 2025-2026 memasuki pekan ke-25, dan pada pekan ke-25 ini Betis menjamu Rayo berlangsung digelar di Stadion La Cartuja, Sabtu (21/2/2026). Betis berhasil ciptakan gol pada menit ke-16 babak pertama oleh Cedric Bakambu, namun gol balasan terjadi dari Raya pada menit ke-42 yang dicetak oleh Isi Palazon. Kedudukan 1-1 hingg turun minum, dan berlanjut ke babak kedua kedua tim saling memberi tekanan ke pertahanan lawannya kendati tidak menghasilkan gol kembali hingga pertandingan berakhir. Hasil berbagi poin ini, Betis berada di urutan ke-5 dengan mengoleksi 42 poin, Rayo sendiri berada di urutan ke-14 dengan 24 poin klasemen LaLiga musim 2025-2026 pekan ke-25. Sementara pada pertandingan lainnya, Osasuna versus Madrid berlangsung digelar di Stadion El Sadar, Pamplona, Minggu dini hari WIB (22/2/2026). Osasuna berhasil kalahkan tim papan atas Madrid dengan skor gol 2-1. Gol pertama tuan rumah Osasuna dicetak oleh Ante Budmir menit ke-38 melalui tenda...

Brighton Vs Arsenal, Arsenal Kokoh di Puncak Klasemen

  MENJUAL HARAPAN - Duel Brighton versus Arsenal di pekan ke-29 Liga Inggris atau Premier League 2025-2026 menyguhkan pertandingan yang menarik. B righton yang berada di papan tengah berhadapan dengan pemilik puncak klasemen, yaitu Arsenal berlangusng di Stadion Amex, Kamis dini hari WIB (5/3/2026). Tu an rumah Brighton pada babak pertama menit ke-9 sudah kebobolan gawangnya, sehingga tertinggal 0-1 dari Arsenal. G ol tunggal Arsenal dicetak Bukayu Saka pada menit ke-9, dan hingg babak akhir kedudukan gol tidak alami perubahan. J alannya pertandingan ini, Arsenal langsung menekan sejak awal dan berhasil unggul cepat lewat Bukayo Saka. Golnya tercipta melalui sepakan yang sempat mengenai Carlos Baleba sehingga mengecoh kiper Brighton. Brighton sebenarnya menguasai bola lebih banyak (58% vs 42%), namun kesulitan menembus pertahanan rapat Arsenal. Babak kedua berjalan alot, dengan Brighton mencoba menekan lewat serangan sayap, tetapi Arsenal tampil disiplin menjaga keunggulan. Empat p...