Langsung ke konten utama

Skor Gol Perempat Final Betis Vs Braga 2-4, Braga Melenggang ke Semifinal Liga Eropa



 

MENJUAL HARAPAN - SC Braga melaju ke babak semifinal Europa League atau Liga Eropa musim 2025-2026 usai bantai tuan urmah Real Betis dengan skor gol 4-2.

Bertanding di Sevilla, JUmat dini hari WIB (17/4/2026), sesungguhnya tuan rumah Real betis unggul lebih dahulu 2-0 pada menit ke-13 dan 26 yang berturut-turut dicetak oleh Antony dan Abde Ezzalzouli.

Namun, dengan taktik dan serangannya ke pertahanan Betis, pada menit ke-38 Pau Victor berhasil menjaringkan bola ke gawang kiper Betis, sehingga kedudukan menjadi 1-2.

Duel kedua tim dengan intensitas tinggi, dan bahkan tuan rumah Betis mendominasi penguasaan bola. Kedudukan 2-1 untuk keunggulan sementara Betis ini hingga tirun minum.

Baca juga: Bayern Muenchen ke Semifinal Usai Tumbangkan Real Madrid

Usai jeda, kedua kesebelasan dengan ambisi memenangkan tiket ke semifinal Liga Eropa ini, pertandingan makin sengit, utamanya Real Betis yang unggul sementara terus meningkatkan akselerasi serangannya ke pertahanan lawan.

Serangan tuan rumah juga diimbangi oleh serangan demi serangan para pemain Braga ke pertahanan Betis, dan serangan Braga pada menit ke-49 berhaisl menggetarkan gawang kiper Real Betis melalui tendangan Carvalino.

Kedudukan menjadi sama 2-2, atmosfer duel makin seru dan sengit diperagakan kedua kesebelasan ini, namun, tekanan serangan para pemain Braga membuat repot para pemain Betis, bahkan tekanannya menjadi buah hadiah penalti bagi Braga, karena pemain Real Betis melakukan pelanggaran di wilayah kotak pertahanannya.

Eksekusi tendangan penalti dijalankan oleh Ricardo Horta, dan dengan cantik menerabas penjaga gawang Betis, sehingga kedudukan terbalik Braga 3-2 Betis.

Tuan rumah Real Betis tertinggal gol 2-3 dari SC Braga, berusaha keras menyamakan kedudukan gol terus menerus menekan pertahanan Braga, namun para pemain Braga sigap menghadangnya, sehingga serangan pemain tuan rumah gagal merobek gawang kiper Braga.

Pertandingan makin tinggi intensitas serangan yang dijalankan oleh kedua tim ini. Akan tetapi, Jean Baptiste Gorby di menit ke-74 berhasil merobek gawang tuan rumah Real Betis, sehingga Braga kembali nambah perolehan golnya menjadi 4-2 Betis.

Di tengah waktu yang terus berjalan menipis, tuan rumah Real Betis masih belum kembali mencetak gol, sementara Braga mengayunkan ritme permainan dengan cantik di tengah keunggulannya. Waktu normal pertandingan terus makin menipis, dan tiba waktunya duel antara Betis versus Braga akhirnya tuntas.

Baca juga: Arsenal Bertahan, Sporting Tersingkir: Malam Tanpa Gol di Emirates

Real Betis, derita kekalahan di depan pendukungnya, dan Braga bersuka cita meriah tiket lolos ke semifinal Liga Eropa 2025-2026.

Leg pertama, kedua tim sama-sama berakhir dengan skor imbang 1-1, dan pada leg kedua atau terakhir dimenangkan oleh Braga dengan skor gol akhir 4-2. Agregatnya SC Braga 5-3 Real Betis. (S_267) 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polytron Surabaya International Challenge 2026: Kejutan Salsabila Tumbangkan Unggulan Utama, Wakil Indonesia Melenggang dari Babak 32 Besar

  Salsabila Amiradana (Foto dok pbsi.id) MENJUAL HARAPAN — Kejutan besar mewarnai gelaran Polytron Surabaya International Challenge 2026 di babak 32 besar (R32) yang berlangsung pada Rabu (23/9/2026) . Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Salsabila Amiradana, sukses mencuri perhatian usai menumbangkan unggulan pertama asal Thailand, Passa-Orn Phannachet, dua gim langsung . Kemenangan mengejutkan Salsabila ini melengkapi raihan positif sejumlah wakil Merah Putih lainnya yang juga berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya . Kejutan Manis Salsabila Amiradana Tampil tanpa beban, Salsabila tampil memukau saat menghadapi unggulan teratas Passa-Orn Phannachet . Ia menyegel kemenangan 21-14, 21-18 dalam laga yang berlangsung disiplin . "Alhamdulillah hari ini bisa bermain sesuai rencana dan dijauhkan dari cedera. Di gim pertama saya langsung masuk mainnya dan lawan pun kurang panas," ungkap Salsabila usai laga . Kunci keberhasilannya mengunci gim kedua—meski sempat tertingga...

Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno Jadi Ketua

Presiden Prabowo Subianto resmi menangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia pada Jumat, 2 Oktober 2026 di Istana Negara, Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Kris MENJUAL HARAPAN — Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Dalam susunan baru tersebut, Pratikno ditetapkan sebagai Ketua merangkap anggota, Muhammad Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua merangkap anggota, dan Muhammad Qodari sebagai Sekretaris merangkap anggota. Pengangkatan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia . Pelantikan 26 anggota Wantimpres itu menandai terbentuknya susunan baru lembaga yang memiliki posisi sebagai bagian dari mekanisme pemberian pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan pemerintahan. 26 Nama dalam Susunan Wantimpres Berdasarka...

Anomali Tata Kelola dan Paradoks Kebijakan: Menagih Kehadiran Negara dalam Dialektika Hukum, Agraria, dan Pendidikan

Ringkasan Esai 1.       Pendahuluan: Membingkai perdebatan hukum, agraria, dan pendidikan dalam kerangka sosiologi politik dan tata kelola pemerintahan ( good governance ). 2.       Bedah Isu 1 (RUU Perampasan Aset): Mengkritik penyelewengan barang rampasan oleh oknum aparat dan menagih transparansi digital. 3.       Bedah Isu 2 (Uji Materiil KUHAP 2025): Menganalisis potensi hegemoni Polri atas PPNS serta risiko diskresi penggeledahan tanpa izin ( due process of law ). 4.       Bedah Isu 3 (Reforma Agraria): Menganalisis efektivitas kelembagaan LPRA langsung di bawah Presiden dalam meredistribusi tanah dan menyelesaikan konflik. 5.       Bedah Isu 4 (Dekolonisasi RUU Sisdiknas): Mengulas pemikiran Bonnie Triyana mengenai pentingnya menghapus bias kolonial terhadap penganut kepercayaan. 6.       Bedah Isu 5 (KIP Kuliah & Pagu Angg...