Langsung ke konten utama

Mendiktisaintek Ajak Penerima Beasiswa Garuda Jadi Talenta Global

Foto hasil tangkapan layar dari kemdiktisaintek.go.id

MENJUAL HARAPAN - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, memberikan pesan kepada para penerima Beasiswa Garuda agar memanfaatkan kesempatan pendidikan sebagai sarana membangun dampak nyata bagi bangsa.

Dalam pertemuan di Kantor Kemdiktisaintek, Senin (25/5/2026), Menteri Brian menekankan bahwa penerima beasiswa memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga reputasi anak bangsa di kancah internasional.

Poin Utama Pesan Mendiktisaintek:

Penentuan Karier: Mahasiswa didorong untuk merenungkan dan menentukan career path terbaik sesuai potensi diri, baik itu membangun startup maupun mendalami dunia riset hingga jenjang S3.

Amanah dan Daya Saing: Beasiswa Garuda dipandang sebagai privilege sekaligus amanah. Penerima diharapkan tidak cepat merasa puas dan harus terus membuktikan kapasitas daya saing di tingkat global.

Membangun Reputasi: Menteri Brian berbagi pengalamannya saat menempuh pendidikan di Jepang, di mana reputasi mahasiswa Indonesia yang baik dapat membuka peluang lebih luas bagi generasi berikutnya.

Representasi Bangsa: Program Beasiswa Garuda bertujuan menyiapkan generasi unggul yang memiliki kompetensi akademik, karakter kepemimpinan, serta kemampuan inovasi untuk menjawab tantangan nasional maupun global.

"Kalian sudah terpilih, tapi jangan kemudian terlalu nyaman. Justru karena privilege yang sudah diterima, Anda harus membuktikan bahwa Anda mampu membantu bangsa ini," tegas Menteri Brian. (Sjs_267)

Baca juga:




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tatang Sudrajat, Dosen USB YPKP Terpilih Jadi Ketua Umum IDoKPI

BANDUNG, MENJUAL HARAPAN  - Bandung kembali mengukir sejarah dalam dinamika keilmuan pendidikan tinggi. Sabtu 9 Mei  2026, bertempat di Politeknik STIA LAN Bandung , para dosen kebijakan publik dari 114 perguruan tinggi se Indonesia, mendeklarasikan berdirinya Ikatan Dosen Kebijakan Publik Indonesia (IDoKPI). Dalam forum itu, Dr. Tatang Sudrajat, yang pernah jadi Dekan FISIP Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung, secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat IDoKPI, sekaligus sebagai formatur pengurus tahun 2026-2030.        Menurut Tatang, latar belakang terbentuknya organisasi intelektual level nasional ini berkaitan dengan tuntutan terhadap peran aktif dosen kebijakan publik dalam merespon berbagai permasalahan publik. Hal ini termasuk dalam kaitan dengan beragam kebijakan pembangunan nasional pada berbagai bidang saat ini. Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga sore ini, dihadiri oleh 195 dari 252 dosen anggota IDoKPI ...

Semifinal Leg Kedua Liga Champions UEFA 2025/2026: Bayern Muenchen 1 – 1 Paris Saint-Germain

MENJUAL HARAPAN - Allianz Arena, Kamis dini hari WIB (7/5/2026), menjadi panggung drama penuh emosi. Bayern Muenchen dan Paris Saint-Germain saling beradu strategi dalam duel penentuan tiket ke final Liga Champions. Babak Pertama: Kejutan Cepat PSG   Pertandingan baru berjalan beberapa menit, Ousmane Dembélé memecah kebuntuan  berhasil membobol gawang kiper Bayern . Umpan terukur dari lini tengah PSG disambut dengan penyelesaian klinis, membuat publik Allianz Arena terdiam. Bayern yang tertinggal langsung meningkatkan intensitas serangan, namun kokohnya barisan pertahanan PSG membuat peluang demi peluang kandas.   Babak Kedua: Bayern Mengejar Waktu   Bayern tampil lebih agresif di paruh kedua. Serangan sayap, umpan silang, hingga tembakan jarak jauh dilancarkan, tetapi Gianluigi Donnarumma tampil gemilang di bawah mistar PSG. Waktu terus bergulir, dan seolah tiket final semakin menjauh dari genggaman Die Roten. Detik-Detik Menegangkan: Gol Kane di Ujung Laga   ...

Pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026, Persib dan Borneo FC Pacuan Dua Kuda Yang Menegangkan

MENJUAL HARAPAN  - Melihat pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026 ini bukan sekadar rutinitas jadwal, melainkan "pekan penegasan" . Persaing an menuju takhta juara kini telah mengerucut menjadi pacuan dua kuda ( two-horse race ) yang sangat menegangkan, sementara di papan bawah, nafas kehidupan mulai berembus bagi mereka yang sempat tercekik zona degradasi. Dualisme Takhta: Persib dan Borneo FC Tak Terbendung Puncak klasemen saat ini adalah cermin dari konsistensi yang luar biasa. Baik Persib Bandung  maupun Borneo FC Samarinda  sama-sama mengoleksi 72 poin . Persib (Menang 1-0 vs PSIM):  Pasukan Maung Bandung menunjukkan mentalitas juara yang pragmatis. Gol cepat Patricio Matricardi di menit ke-2 sudah cukup untuk mengamankan poin penuh. Meskipun Thom Haye menyebut mereka seharusnya bisa menang lebih besar, namun di fase krusial seperti ini, tiga poin lebih berharga daripada permainan cantik yang berisiko. Borneo FC (Menang 2-0 vs Persita):  Pesut Etam menjaw...