MENJUAL HARAPAN —
Persebaya Surabaya menutup kampanye mereka di BRI Super League 2025/2026 dengan
performa yang luar biasa impresif. Menjamu sesama tim Jawa Timur, Persik
Kediri, dalam laga bertajuk Derby
Jatim di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (23/5/2026) malam, Bajul Ijo
mengamuk dan menggulung tamunya dengan skor mencolok 5-0.
Kemenangan telak di pekan pamungkas ini
memastikan Persebaya mengunci posisi di papan atas, tepatnya di peringkat ke-4
klasemen akhir dengan raihan 58 poin.
Sebaliknya, kekalahan memalukan ini memaksa
Persik Kediri harus puas menyudahi musim di papan bawah, tertahan di posisi
ke-12 dengan koleksi 39 poin.
Dominasi
Paruh Pertama: Gol Cepat Malik Risaldi
Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung
setianya, Persebaya langsung mengambil inisiatif serangan sejak sepak mula.
Kecepatan lini depan Bajul Ijo benar-benar menjadi momok menakutkan bagi lini
pertahanan Macan Putih yang tampil rapuh malam itu.
Menit 12: Malik Risaldi membuka keran
gol Persebaya setelah memanfaatkan sebuah momentum serangan balik cepat.
Tendangan terukurnya gagal diantisipasi penjaga gawang Persik, mengubah papan
skor menjadi 1-0.
Menit 44: Menjelang turun minum, giliran
legiun asing andalan, Bruno Moreira Soares, yang menunjukkan kelasnya. Aksi
individunya sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0 sekaligus menutup babak
pertama dengan kenyamanan bagi tuan rumah.
Babak
Kedua: Pesta Gol yang Sempurna
Memasuki paruh kedua, Persik Kediri
sebenarnya bukan tanpa perlawanan. Anak-anak Kediri mencoba bangkit dengan
melancarkan aksi-aksi menyerang dan menekan garis pertahanan Persebaya. Namun,
disiplinnya lini belakang Bajul Ijo serta buruknya penyelesaian akhir membuat setiap
upaya Macan Putih selalu menemui jalan buntu.
Asyik menyerang, gawang Persik justru kembali
bobol. Pada menit ke-64, striker asing Gustavo Fernandes memperlebar jarak
menjadi 3-0 lewat eksekusi klinis di dalam kotak penalti.
Mental bertanding Persik tampak runtuh
setelah gol ketiga tersebut. Persebaya pun semakin leluasa mendikte permainan.
Pada menit ke-80, Bruno Paraiba ikut mencatatkan namanya di papan skor untuk
membawa Persebaya menjauh 4-0.
Pesta pora di GBT akhirnya ditutup secara
manis oleh Bruno Moreira Soares pada menit ke-88. Gol keduanya (brace) di laga ini memastikan
papan skor berubah menjadi 5-0 yang bertahan hingga wasit meniup peluit
panjang.
Modal
Berharga Menuju Musim Depan
Finis di peringkat ke-4 dengan koleksi 58
poin adalah pencapaian yang sangat solid bagi Persebaya Surabaya di tengah
ketatnya persaingan BRI Super League musim ini.
Komposisi pemain asing mereka, khususnya trio
Bruno Moreira, Bruno Paraiba, dan Gustavo Fernandes, menunjukkan kelayakan
untuk dipertahankan karena chemistry yang kian matang.
Bagi Persik Kediri, kekalahan telak di laga derby ini menjadi tamparan keras
sekaligus bahan evaluasi total bagi manajemen. Menatap musim depan, perbaikan
di sektor pertahanan menjadi harga mati jika mereka tidak ingin kembali
tercecer di peringkat ke-12 atau bahkan terjerumus ke zona merah. (S_267)
Baca juga:
Mengamuk di Segiri, Borneo FC Lumat Malut United 7-1, dan Harus Puas Jadi Runner-Up
Kedigdayaan Maung Bandung: Dinasti Baru Sepak Bola Indonesia
Fiorentina Berbagi Poin dengan Atalanta
Tandang Pekan Pamungkas, Bali United Taklukkan Taun Rumah Dewa United
Pekan Pamungkas Super League: Arema FC Cetak Gol Tercepat dan Bungkan PSIM
Malam Emas di Riyadh: Sihir Mahkota King Ronaldo dan Pesta Sempurna Al Nassr
Komentar