MENJUAL
HARAPAN — Pertarungan
bertajuk Derby della Mole pada
pekan ke-38 Serie A musim 2025-2026 menyajikan drama yang menguras emosi.
Bermain di
Stadion Grande Torino, Senin dini hari WIB (25/5/2026), tuan rumah Torino sukses
melakukan comeback heroik
untuk memaksakan hasil imbang 2-2
atas raksasa kota, Juventus.
Dominasi Dusan Vlahovic dan Respon
Berani Tuan Rumah
Juventus, yang
datang dengan ambisi menutup musim di papan atas, langsung tampil menekan sejak
menit awal. Bianconeri
berhasil membuka keunggulan lebih dulu melalui aksi sang bomber, Dusan Vlahovic, pada menit ke-23. Skor
1-0 untuk keunggulan tim tamu bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak
kedua, Juventus kembali melebarkan jarak. Vlahovic, yang tampil klinis,
mencatatkan brace alias gol
keduanya pada menit ke-53. Situasi tampak genting bagi Torino, namun skuad
asuhan tuan rumah justru menunjukkan mentalitas pantang menyerah.
Hanya
berselang enam menit setelah gol kedua Juventus, Torino memberikan respons
instan. Cesare Casadei
mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-59, membangkitkan asa bagi
publik tuan rumah yang memadati Stadion Grande Torino.
Tekanan demi
tekanan terus dilancarkan oleh Torino di sisa waktu pertandingan. Upaya keras
mereka akhirnya membuahkan hasil manis pada menit ke-83. Sebuah tusukan tajam
diakhiri dengan eksekusi klinis oleh Che
Adams, yang memaksa penjaga gawang Juventus memungut bola dari jalanya
untuk kedua kalinya. Skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Dampak Klasemen Serie A 2025-2026
Hasil imbang
ini memberikan konsekuensi pada posisi akhir kedua tim di tabel klasemen Serie
A musim ini:
Juventus: Dengan tambahan satu poin, La Vecchia Signora menutup
musim di posisi ke-6 dengan total 69 poin.
Torino: Hasil ini memastikan Il Toro mengakhiri kampanye
di posisi ke-12 dengan raihan 45 poin.
Sebuah Penutup yang Berharga bagi
Integritas Derby
Laga ini
adalah potret dari semangat Derby
della Mole yang sesungguhnya. Meskipun Juventus secara statistik dan posisi
klasemen lebih diunggulkan, Torino membuktikan bahwa dalam laga derbi, angka di
tabel klasemen sering kali tidak berarti apa-apa.
Keberhasilan
Torino menyamakan kedudukan setelah tertinggal dua gol menunjukkan karakter
yang kuat.
Sementara bagi
Juventus, kegagalan mempertahankan keunggulan dua gol di laga penutup ini
menjadi catatan evaluasi tersendiri mengenai efektivitas pertahanan mereka di
momen-momen kritis.
Derby ini memang tidak mengubah nasib besar
kedua tim, namun setidaknya bagi Torino, hasil ini menjadi persembahan penutup
yang berkesan bagi para pendukungnya, sekaligus menjadi pengingat bagi Juventus
bahwa tidak ada laga yang mudah di tanah Turin. (S_267)
Baca juga:
Penutup Premier League: Arsenal Amankan Poin Penuh, Liverpool dan Nottingham Tertahan
West Ham Tutup Tirai dengan Kemenangan, Burnley-Wolves Berbagi Angka
Sunderland Bungkam Chelsea di Pekan Penutup 2025-2026
Derby Jatim: Persebaya Pesta Gol 5-0, Persik Kediri Merana di GBT
Mengamuk di Segiri, Borneo FC Lumat Malut United 7-1, dan Harus Puas Jadi Runner-Up
Kedigdayaan Maung Bandung: Dinasti Baru Sepak Bola Indonesia
Fiorentina Berbagi Poin dengan Atalanta
Tandang Pekan Pamungkas, Bali United Taklukkan Taun Rumah Dewa United
Pekan Pamungkas Super League: Arema FC Cetak Gol Tercepat dan Bungkan PSIM
Komentar