Langsung ke konten utama

Merauke Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Dorong Implementasi Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

 

Anggota MPR/DPR RI, H. Sulaeman L. Hamzah, tengah memaparkan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan (11/3/2026) 

MENJUAL HARAPAN — Anggota MPR RI H. Sulaeman L Hamzah menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Konsensus Kebangsaan di Kelurahan Bambu Pemali, Distrik Merauke, pada 11 Maret 2026. Acara yang dihadiri sekitar 150 peserta dari unsur kepala kampung, tokoh masyarakat, tokoh adat, relawan, simpatisan Partai NasDem, serta media lokal ini menjadi wadah dialog antara wakil rakyat dan masyarakat mengenai penguatan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam pemaparannya, Sulaeman menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar teori, melainkan pedoman hidup bangsa yang harus diimplementasikan dalam perilaku sehari-hari. “Pancasila adalah pandangan hidup bangsa, jati diri, sekaligus alat pemersatu. Nilai-nilainya harus hadir dalam tindakan nyata, bukan hanya dalam wacana,” ujarnya.

Peserta menyoroti tantangan implementasi Pancasila di tengah arus globalisasi dan rendahnya kesadaran masyarakat. Data yang dipaparkan menunjukkan bahwa meski 80 persen masyarakat memahami nilai-nilai Pancasila, hanya sekitar 55 persen yang aktif menerapkannya. Hal ini mendorong perlunya penguatan karakter melalui pendidikan dan pembudayaan nilai-nilai Pancasila sejak dini.

Dalam diskusi, Sulaeman menegaskan pentingnya integrasi nilai Pancasila dalam pendidikan karakter, khususnya di lingkungan kampus. Ia mencontohkan pembelajaran Pancasila yang berkesinambungan dapat membentuk perilaku toleransi, memperkuat etika, serta melahirkan lulusan berjiwa Pancasilais. “Implementasi nilai Pancasila harus menjadi kebijakan nyata, bukan sekadar teori. Dari kampus hingga masyarakat luas, pembiasaan nilai-nilai ini akan melahirkan generasi berakhlak dan bermoral,” tambahnya.

Kegiatan ini juga menyoroti relevansi Pancasila dalam ketahanan nasional. Dengan delapan aspek kehidupan nasional — mulai dari geografi, sumber daya alam, hingga politik dan budaya — Pancasila dipandang sebagai fondasi menghadapi ancaman dan tantangan zaman.

Di akhir acara, Sulaeman menyampaikan bahwa pendidikan karakter berbasis Pancasila adalah bagian dari revolusi mental yang harus terus digelorakan. “Jika karakter religius, kemanusiaan, persatuan, demokratis, dan keadilan benar-benar diimplementasikan, maka Indonesia akan siap menghadapi perkembangan zaman,” tutupnya. (Irs_267)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

DPR Wanti-Wanti RUU Perampasan Aset: Fokus Koruptor, Jangan Jadi Celah Abuse of Power Penegak Hukum

MENJUAL HARAPAN — Semangat memiskinkan koruptor melalui Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset jangan sampai mengorbankan hak-hak masyarakat sipil. Ketegasan regulasi pemberantasan korupsi harus berjalan selaras dengan kepastian hukum agar tidak memicu praktik penyalahgunaan kewenangan ( abuse of power ) oleh aparat penegak hukum. Penegasan tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi III DPR RI I Wayan Sudirta saat menyerap aspirasi akademisi dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2026). Wayan menggarisbawahi bahwa tuntutan publik atas ketegasan pemberantasan korupsi memang tidak bisa ditawar lagi. Namun, belajar dari perumusan regulasi di berbagai negara maju, perumusan norma RUU Perampasan Aset sejak awal harus presisi agar benar-benar mengunci sasaran utamanya: para pelaku tindak pidana korupsi. "Begitu undang-undang ini disahkan... kami ingin memastikan dengan bantuan narasumber, pastikan dong bahwa RUU ini diundang...

La Liga 2026/2027: Espanyol Kontra Real Madrid Berskor Gol 1-2

MENJUAL HARAPAN - Pertandingan pekan awal La Liga musim 2026/2027 menyajikan duel dramatis di RCDE Stadium . Tuan rumah Espanyol harus merelakan poin terbang di hadapan pendukungnya sendiri setelah ditaklukkan oleh Real Madrid dengan skor tipis 1-2. Laga ini menjadi gambaran klasik bagaimana ketenangan dan pengalaman tim bermental juara mampu membalikkan keadaaan pada detik-detik krusial. Keunggulan Cepat dan Respons Tangguh Tuan Rumah Sejak peluit kick-off dibunyikan, Real Madrid tampil menekan dan mengambil inisiatif serangan secara agresif. Efektivitas serangan tim tamu terbukti ampuh pada menit ke-9. Jude Bellingham memecah kebuntuan lewat sepakan terukur yang membobol gawang Espanyol, mengubah skor menjadi 0-1 untuk Madrid. Tertinggal satu gol tidak membuat Espanyol patah arang. Anak-anak Catalonia berusaha bangkit dengan melancarkan gelombang serangan ke area pertahanan Madrid. Kerja keras tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-30. Menerima celah di lini belakang Madrid, Ál...

Tekuk Athletic Bilbao 2-0, Barcelona Mantapkan Posisi di Puncak Klasemen La Liga

MENJUAL HARAPAN — Barcelona melanjutkan tren positif mereka pada jornada kedua La Liga 2026/2027 setelah menundukkan Athletic Bilbao dengan skor 2-0 di Stadion Camp Nou pada Jumat (28/8/2026) dini hari WIB. Dua gol kemenangan Blaugrana masing-masing dilesakkan oleh Raphinha pada babak pertama dan Fermín López menjelang akhir babak kedua. Sejak peluit awal dibunyikan, tuan rumah langsung mengendalikan jalannya laga dan memegang inisiatif serangan. Kendati dominan, Barcelona mendapat perlawanan sengit dari Bilbao yang tampil disiplin dan sesekali mengancam lini pertahanan tuan rumah melalui skema serangan balik . Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-37. Berawal dari skema serangan yang rapi, Raphinha melepaskan tembakan menusuk yang gagal dihalau kiper Bilbao, mengubah papan skor menjadi 1-0 hingga babak pertama usai. Memasuki babak kedua, Blaugrana kian gencar melancarkan gelombang serangan untuk menambah keunggulan. Bilbao yang berupaya mengejar ketertinggalan terus berusaha ...