MENJUAL HARAPAN — Keputusan berani Roberto Mancini melakukan rotasi besar-besaran membuahkan hasil manis. Sempat diimbangi, Timnas Italia sukses membungkam Turki dengan skor 3-1 pada laga lanjutan Grup A UEFA Nations League 2026 di Stadion Renato Dall’Ara, Bologna, Selasa (6/10) dini hari WIB.
Kemenangan
ini menjadi hasil positif kedua berturut-turut yang diraih Gli Azzurri atas
Ay-Yıldızlılar dalam tempo sepekan, setelah pada pertemuan sebelumnya menang
meyakinkan 4-1.
Eksperimen
Skuad dan Dominasi Awal
Mancini
merombak total starting line-up dengan melakukan sembilan perubahan
dibandingkan laga melawan Prancis. Pendekatan taktis ini membuat Italia sempat
membutuhkan waktu untuk menemukan ritme terbaik.
Turki yang
diarsiteki Vincenzo Montella mengambil inisiatif ancaman lebih dulu. Usaha Ozan
Kabak pada menit ke-14 serta sepakan Salih Özcan dua menit berselang memaksa kapten
Italia, Gianluigi Donnarumma, bekerja keras mengamankan gawangnya.
Namun,
efektivitas tuan rumah berbicara pada menit ke-26. Berawal dari kombinasi apik
Antonio Vergara dan Giovanni Di Lorenzo di sisi kanan, bola liar hasil kemelut
sundulan Issa Doumbia disambar Gianluca Scamacca dengan sepakan keras kaki
kanan yang menghantam mistar sebelum bersarang ke gawang Uğurcan Çakır. Italia
unggul 1-0 hingga turun minum.
Respon
Cepat Babak Kedua
Masuknya
tenaga baru seperti Riccardo Calafiori dan Pio Esposito di babak kedua memberi
warna baru pada pola serangan Italia. Meski demikian, Turki sempat menyengat
pada menit ke-61. Manfaat dari bola liar yang membentur Eren Elmalı berhasil
dimaksimalkan Aral ÅžimÅŸir lewat penyelesaian dingin dari tiang jauh untuk
menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Tidak butuh
waktu lama bagi Italia untuk merespons. Hanya berselang empat menit (menit
ke-65), skema bola mati Nicolò Barella disambut sundulan tajam Riccardo
Calafiori di tiang jauh yang gagal dijangkau Çakır. Gol tersebut sempat memicu
protes keras dari para pemain Turki yang menganggap Calafiori melakukan
pelanggaran terlebih dahulu terhadap Elmalı, namun wasit tetap mengesahkan gol
tersebut.
Kemenangan
Italia akhirnya terkunci pada menit ke-87. Berawal dari aksi individu Issa
Doumbia dan tembakan susulan Alessandro Romano, Pio Esposito dengan sigap
menyambar bola rebound dari jarak dekat untuk merubah skor menjadi 3-1.
Peta
Persaingan Grup A
Tambahan
tiga poin ini mengukuhkan Italia di posisi kedua klasemen Grup A dengan raihan
tujuh poin dari empat laga, menempel ketat Prancis di puncak. Sementara itu,
Turki semakin terbenam di dasar klasemen tanpa mengoleksi satu poin pun.
Komentar