Langsung ke konten utama

Argentina Tampil Digdaya, Bantai Bolivia 4-0 di Laga Persahabatan


MENJUAL HARAPAN — Tim nasional Argentina menunjukkan kelasnya sebagai kekuatan utama sepak bola dunia setelah melibas Bolivia dengan skor telak 4-0 dalam laga persahabatan yang berlangsung pada Kamis (1/10/2026) WIB.

Tampil dominan sejak awal, Albiceleste memperagakan kombinasi lini serang yang tajam serta pertahanan yang kokoh hingga tak memberi ruang sedikit pun bagi lawan.

Laga dibuka dengan tempo tinggi. Argentina langsung mengambil inisiatif serangan dan berhasil membuka keunggulan pada menit ke-19. Memanfaat kejelian di lini depan, Lautaro Martínez melepaskan tembakan terukur yang gagal diantisipasi kiper Bolivia, mengubah skor menjadi 1-0.

Tidak butuh waktu lama bagi Argentina untuk menggandakan keunggulan. Pada menit ke-29, giliran Nico Paz yang mencatatkan namanya di papan skor lewat tusukan tajam dan penyelesaian akhir yang dingin. Keunggulan dua gol ini bertahan hingga wasit meniup peluit tanda turun minum.

Memasuki babak kedua, Bolivia berusaha bangkit dan mengendalikan permainan untuk memperkecil kedudukan. Akselerasi dan alur serangan tim asuhan Bolivia sebenarnya cukup menjanjikan.

Namun, kokohnya barisan pertahanan Argentina membuat setiap upaya serangan Bolivia selalu kandas sebelum mengancam gawang lawan.

Di sisi lain, kedigdayaan Argentina makin tak terbendung. Menit ke-54, berawal dari situasi tekanan bertubi-tubi, bek Cristian Romero melesakkan gol ketiga yang kian membenamkan asa Bolivia.

Meski sudah unggul tiga bola, intensitas serangan Argentina tidak mengendur di sisa waktu normal. Pergerakan konstan dan tekanan sengit dari skuat Albiceleste kembali membuahkan hasil pada menit ke-86 melalui aksi José Manuel López yang menutup pesta gol malam itu.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 4-0 tanpa balas tetap bertahan untuk kemenangan meyakinkan Argentina. Kemenangan ini menjadi bukti kesiapan serta kedalaman skuat Argentina yang tampil begitu klinis dan dominan sepanjang 90 menit. (***_267)


Baca juga:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Drama 8 Gol di Giuseppe Meazza, Inter Milan Comeback dan Libas Udinese 5-3

MENJUAL HARAPAN — Pertandingan spektakuler diwarnai hujan delapan gol tersaji pada giornata ke-4 Serie A 2026/2027 saat Inter Milan menjamu Udinese di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (15/9/2026) dini hari WIB. Sempat tertinggal dua gol lebih dulu, Nerazzurri berhasil bangkit dan mengunci kemenangan dramatis 5-3. Laga dimulai dengan kejutan dari tim tamu. Udinese tampil menggebrak sejak awal babak pertama dan membuat publik tuan rumah terhenyak lewat gol cepat James Abankwah pada menit ke-9. Tujuh menit berselang, giliran Jürgen Ekkelenkamp yang mengoyak jala Inter pada menit ke-16, mengubah skor menjadi 0-2 untuk keunggulan Udinese. Tersengat oleh dua gol kejutan tersebut, Inter Milan langsung merespons dengan menaikkan tempo permainan. Usaha keras anak-asuh tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-26 lewat aksi Carlos Augusto yang memperkecil kedudukan. Gelombang serangan Inter berlanjut hingga Nicolò Barella sukses menyamakan skor menjadi 2-2 di menit ke-35. Keduduka...

Anomali Tata Kelola dan Paradoks Kebijakan: Menagih Kehadiran Negara dalam Dialektika Hukum, Agraria, dan Pendidikan

Ringkasan Esai 1.       Pendahuluan: Membingkai perdebatan hukum, agraria, dan pendidikan dalam kerangka sosiologi politik dan tata kelola pemerintahan ( good governance ). 2.       Bedah Isu 1 (RUU Perampasan Aset): Mengkritik penyelewengan barang rampasan oleh oknum aparat dan menagih transparansi digital. 3.       Bedah Isu 2 (Uji Materiil KUHAP 2025): Menganalisis potensi hegemoni Polri atas PPNS serta risiko diskresi penggeledahan tanpa izin ( due process of law ). 4.       Bedah Isu 3 (Reforma Agraria): Menganalisis efektivitas kelembagaan LPRA langsung di bawah Presiden dalam meredistribusi tanah dan menyelesaikan konflik. 5.       Bedah Isu 4 (Dekolonisasi RUU Sisdiknas): Mengulas pemikiran Bonnie Triyana mengenai pentingnya menghapus bias kolonial terhadap penganut kepercayaan. 6.       Bedah Isu 5 (KIP Kuliah & Pagu Angg...

Polytron Surabaya International Challenge 2026: Kejutan Salsabila Tumbangkan Unggulan Utama, Wakil Indonesia Melenggang dari Babak 32 Besar

  Salsabila Amiradana (Foto dok pbsi.id) MENJUAL HARAPAN — Kejutan besar mewarnai gelaran Polytron Surabaya International Challenge 2026 di babak 32 besar (R32) yang berlangsung pada Rabu (23/9/2026) . Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Salsabila Amiradana, sukses mencuri perhatian usai menumbangkan unggulan pertama asal Thailand, Passa-Orn Phannachet, dua gim langsung . Kemenangan mengejutkan Salsabila ini melengkapi raihan positif sejumlah wakil Merah Putih lainnya yang juga berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya . Kejutan Manis Salsabila Amiradana Tampil tanpa beban, Salsabila tampil memukau saat menghadapi unggulan teratas Passa-Orn Phannachet . Ia menyegel kemenangan 21-14, 21-18 dalam laga yang berlangsung disiplin . "Alhamdulillah hari ini bisa bermain sesuai rencana dan dijauhkan dari cedera. Di gim pertama saya langsung masuk mainnya dan lawan pun kurang panas," ungkap Salsabila usai laga . Kunci keberhasilannya mengunci gim kedua—meski sempat tertingga...