| Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (Fota hasil tangkapan layar dari djarumbadminton.com) |
MENJUAL HARAPAN — Ketahanan mental dan kematangan membaca taktik menjadi kunci sukses ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, saat melangkah ke partai puncak Taipei Open 2026.
Tampil sebagai unggulan kedelapan, pasangan yang dijuluki The Babies ini sukses meredam perlawanan alot ganda Jepang, Hiroki Okamura/Kyohei Yamashita, dalam duel semifinal berdurasi 34 menit di Taipei Arena, Sabtu (1/8/2026).
Kemenangan straight games 21-18, 21-10 ini sekaligus memastikan Leo/Daniel menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di laga final.
Pembalikan Taktis di Gim Pertama & Akselerasi Dominan
Laga babak empat besar tidak berjalan mudah bagi sang wakil Merah Putih. Pada gim pertama, Leo/Daniel sempat berada di posisi tertekan hingga tertinggal 14-17 dari Okamura/Yamashita.
Namun, ketenangan berfikir di poin-poin kritis menjadi pemicu momentum pembalikan keadaan (comeback):
1.
Analisis Instan: Leo/Daniel secara cepat mengidentifikasi
kebiasaan servis dan pola pengembalian ganda Jepang.
2. Inversi Skor: Berhasil
merebut poin demi poin hingga berbalik menang 21-18 di gim pertama.
3. Dominasi Total: Memasuki
gim kedua, permainan Leo/Daniel kian cair dan tak tersentuh sebelum menyegel
skor telak 21-10.
Rapor Konsistensi
Musim 2026
Tiket final di Taipei Arena menandai tren positif grafik performa sektor ganda putra Indonesia di panggung BWF World Tour:
- Bagi Duet Leo/Daniel: Ini merupakan final kedua sepanjang musim 2026, setelah sebelumnya sukses menyabet gelar juara di Thailand Open 2026 (Super 500) pada pertengahan Mei lalu.
- Bagi Leo Rolly Carnando (Individu): Laga di Taipei menjadi final ketiganya di tahun 2026, mengingat ia juga sukses naik ke podium tertinggi Thailand Masters 2026 saat berpasangan dengan Bagas Maulana pada awal Februari lalu.
Ringkasan Rekap
Semifinal Wakil Indonesia
|
Sektor |
Pasangan Indonesia |
Lawan |
Hasil Akhir |
Keterangan |
|
Ganda Putra |
Leo Rolly Carnando / Daniel
Marthin [8] |
Hiroki
Okamura / Kyohei Yamashita (Jepang) |
21-18, 21-10 (34m)
|
Lolos ke Final |
|
Ganda Campuran |
Rehan
Naufal Kusharjanto / Gloria E. Widjaja |
Yuta
Watanabe / Maya Taguchi [8] (Jepang) |
17-21,
20-22 (41m) |
Terhenti
di Semifinal |
Catatan penutup
Pada partai puncak Minggu (2/8/2026), Leo/Daniel akan berhadapan dengan pasangan racikan baru asal Malaysia, Aaron Chia/Aaron Tai. Keberhasilan duet baru Malaysia itu menembus final tak lepas dari tangan dingin sang juru taktik kawakan asal Indonesia, Herry Iman Pierngadi (Herry IP).
"Meskipun Aaron Chia/Aaron Tai merupakan ganda kombinasi baru, keunggulan kualitas individu dan stamina pertahanan yang alot menjadi peringatan serius. Seperti yang ditegaskan Leo, kunci di laga final nanti bukan sekadar adu smash keras, melainkan kesabaran membongkar rapatnya benteng pertahanan lawan dan meminimalisir unforced error demi menyegel gelar juara ketiga bagi Indonesia di musim ini."(*Sjs_267)
Sumber referensi berita: djarumbadminton.com “ Taipei Open 2026 - Leo/Daniel Jadi Tumpuan" (diakses dan direkonstruksi ulang, 2/8/2026)
Baca juga:
Persebaya Taklukkan Port FC, Bernardo Tavares Pilih Tetap Membumi
Thailand Tundukkan Malaysia, Peta Semifinal Piala AFF 2026 Kian Mendidih
Ganda Indonesia Jaga Asa di Taipei Open 2026: Leo/Daniel & Rehan/Gloria Tembus Semifinal
Komentar