Langsung ke konten utama

Persebaya Surabaya Akhirnya Mampu Menyamakan Gol Lawan Persib

MENJUAL HARAPAN - Persebaya Surabaya, akhirnya berhasil menyamakan gol setelah sebelumnya tertinggal dari Persib Bandung.

Persebaya Surabaya menjamu Persib Bandung pada pekan ke-23 berlangsung digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026).

Duel Persebaya versus Persib ini, tuan rumah lebih dahulu berhasil unggul sementara lewat tendangan penalti Bruno Moreira Suare pada menit ke-44.

Gol pembuka Persebaya melalui tendangan penalti Bruno itu bertahan hingga turun minum.

Usai jeda, Persib bandung langsung membalasnya dengan menggetarkan gawang kiper tuan rumah Persebaya melalui tendangan Luciano Guaycorchea.

Kedudukan sama 1-1, duel kedua kesebelasan makin sengit dan menegangkan dengan silih berganti mengancam.

Namun, Persib Bandung berhasil menggetarkan kembali gawang kiper Persebaya melalui tendangan Andrew Jung di menit ke-73.

Persebaya tertinggal 1-2 dari Persib, berusaha meningkatkan tekananannya ke pertahanan Persib Bandung, dan pada menit ke-83 akhirnya berhasil membalasnya melalui tendangan Francisco Rivera.

Kedudukan sama 2-2 ini, tidak alami perubahan kembali hingga pertandingan berakhir.

Berakhir dengan skor gol sama 2-2 ini, Persebaya Surabaya berada di urutan ke-5 dengan mengoleksi 39 poin, sedangkan Persib Bandung masih berada di puncak klasemen BRI Super League pekan ke-23 dengan mengoleksi 54 poin. (S_267)




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polytron Surabaya International Challenge 2026: Kejutan Salsabila Tumbangkan Unggulan Utama, Wakil Indonesia Melenggang dari Babak 32 Besar

  Salsabila Amiradana (Foto dok pbsi.id) MENJUAL HARAPAN — Kejutan besar mewarnai gelaran Polytron Surabaya International Challenge 2026 di babak 32 besar (R32) yang berlangsung pada Rabu (23/9/2026) . Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Salsabila Amiradana, sukses mencuri perhatian usai menumbangkan unggulan pertama asal Thailand, Passa-Orn Phannachet, dua gim langsung . Kemenangan mengejutkan Salsabila ini melengkapi raihan positif sejumlah wakil Merah Putih lainnya yang juga berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya . Kejutan Manis Salsabila Amiradana Tampil tanpa beban, Salsabila tampil memukau saat menghadapi unggulan teratas Passa-Orn Phannachet . Ia menyegel kemenangan 21-14, 21-18 dalam laga yang berlangsung disiplin . "Alhamdulillah hari ini bisa bermain sesuai rencana dan dijauhkan dari cedera. Di gim pertama saya langsung masuk mainnya dan lawan pun kurang panas," ungkap Salsabila usai laga . Kunci keberhasilannya mengunci gim kedua—meski sempat tertingga...

Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno Jadi Ketua

Presiden Prabowo Subianto resmi menangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia pada Jumat, 2 Oktober 2026 di Istana Negara, Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Kris MENJUAL HARAPAN — Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Dalam susunan baru tersebut, Pratikno ditetapkan sebagai Ketua merangkap anggota, Muhammad Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua merangkap anggota, dan Muhammad Qodari sebagai Sekretaris merangkap anggota. Pengangkatan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia . Pelantikan 26 anggota Wantimpres itu menandai terbentuknya susunan baru lembaga yang memiliki posisi sebagai bagian dari mekanisme pemberian pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan pemerintahan. 26 Nama dalam Susunan Wantimpres Berdasarka...

Anomali Tata Kelola dan Paradoks Kebijakan: Menagih Kehadiran Negara dalam Dialektika Hukum, Agraria, dan Pendidikan

Ringkasan Esai 1.       Pendahuluan: Membingkai perdebatan hukum, agraria, dan pendidikan dalam kerangka sosiologi politik dan tata kelola pemerintahan ( good governance ). 2.       Bedah Isu 1 (RUU Perampasan Aset): Mengkritik penyelewengan barang rampasan oleh oknum aparat dan menagih transparansi digital. 3.       Bedah Isu 2 (Uji Materiil KUHAP 2025): Menganalisis potensi hegemoni Polri atas PPNS serta risiko diskresi penggeledahan tanpa izin ( due process of law ). 4.       Bedah Isu 3 (Reforma Agraria): Menganalisis efektivitas kelembagaan LPRA langsung di bawah Presiden dalam meredistribusi tanah dan menyelesaikan konflik. 5.       Bedah Isu 4 (Dekolonisasi RUU Sisdiknas): Mengulas pemikiran Bonnie Triyana mengenai pentingnya menghapus bias kolonial terhadap penganut kepercayaan. 6.       Bedah Isu 5 (KIP Kuliah & Pagu Angg...