Langsung ke konten utama

Liga Champions: Marseille Tak Berdaya Melawan Liverpool, Slavia Praha Vs Barcelona 2-4

MENJUAL HARAPAN - Liverpool tandang ke markas Marseille dengan percaya diri memenangkan pertandingan di pekan ke-7 UEFA Champions League 2025/2026.

Kepercayaan diri Liverpool dibuktikan di markas Marseille di Stadion Stade Velodrome, Kamis dini hari WIB (22/1/2026) dengan meraih kemenangan 3-0 dari tuan rumah.

Kick off babak pertama menunjukkan animo kedua kesebelasan berambisi memenangkan pertandingan. Silih berganti menekan selam 45 menit terus terjadi, kendati gol baru terjadi di menit ke-45+1 yang dicetak oleh Dominik Szobosziai ke gawang kiper tuan rumah.

Leverpool sementara unggul 1-0 dari Marseille hingga turun minum.

Baca juga: Liga Champions: Juventus dan Chelsea Raih Tiga Poin di Putaran ke-7

Babak kedua dimulai, tuan rumah berusaha bangkit dari ketertinggalan 0-1, namun usaha serangannya acapkali buntu dihadang para pemain Liverpool.

Sebaliknya, Liverpool juga tidak mengendorkan aksi serangan masif ke pertahanan Marseille da, serangannya membuahkan gol bunuh diri (GBD) pemain tuan rumah di menit ke-72, sehingga Liverpool menambah koleksi golnya menjadi 2-0.

Unggul 2-0, Liverpool terus mencoba menekan dengan gencar ke pertahanan Marseille, walau masih belum membuahkan gol lagi. Begitu juga tuan rumah berusaha melakukan aksi menekan ke pertahanan lawannya, namun tidak berhasil membuahkan gol.

Waktu normal pertandingan berakhir, dan ada tambahan waktu, dimana injury time ini dioptimalkan oleh para pemain Liverpol, sehingga menit ke-90+3, Cody Gakpo menggetarkan gawang kiper Marseille, dan kedudukan gol menjadi 3-0.

Kedudukan ini tidak alami perubahan hingga pertandingan Marseille versus Liverpool berahir.

Raih kemenangan ini, Liverpool di pekan ke-7 berada di posisi ke-4 dengan mengoleksi 15 poin, sementara Marseille berada di urutan ke-19 dengan mengoleksi 9 poin klasemen Liga Champions 2025/2026.

Selanjutnya, pada pertandingan lainnya yaitu Slavia versus Barcelona yang digelar di Eden Arena, Kamis (22/1/2026).

Duel kedua kesebelasan ini, sungguh mempesona para penonton dengan ragam aksi yang dipertontonkan oleh pemain kedua tim ini.

Tuan rumah Slavia Praha menit ke-10 sudah membobol gawang kiper Barcelona lewat tendangan Vasil Kulej.

Barcelona tertinggal 0-1 berusaha menyamakan kedudukan gol, sehingga aksi demi aksi serangan menekan pertahanan Slavia Praha akhirnya berhasil membalas gol pada menit ke-34 lewat cetakan Fermin lopez.

Kedudukan sama 1-1 ini, pertandingan kedua tim ini makin sengit dengan saling menyerang dan membahayakan gawang keduanya. Dan serangan kali ini dari pemain Barcelona di menit ke-42 membobol gawang kiper Slavis Praha lewat tendangan Fermin Lopez, Barcelona 2-1 Slavia Praha.

Tuan rumah Slavia Praha usai kebobolan gol kedua, kembali menggedor gawang kiper Barcelona dimenit ke-44 yang membuat pemain Barcelona melakukan gol bunuh diri (GBD0, sehingga kedudukan menjadi sama 2-2 hingga turun minum.

Posisi kedudukan gol sama, di babak kedua, tuan rumah Slavia Praha berusaha mendikte Barcelona, namun tidak menghaislkan gol, justru di menit ke-63 pemain Barcelona berhaisl mencetak gol ketiga.

Gol ketiga untuk keunggulan Barcelona dicetak oleh Dani Cimo. Kembali kedudukan gol berubah, tuan rumah Slavia Praha 2-3 Barcelona.

Semakin seru pertandingan kedua tim ini dengan saling berbalas gol. Akan tetapi, pada menit ke-70 justru Barcelona kembali mencetak gol ke-4 lewat tendangan robert Lewandowski.

Slevia Praha kebobolan lagi, menjadi 2-4 dari Barcelona, namun antusiasmenya tidak kendor terus lakukan penyerangan ke pertahanan Barcelona, walau hingga pertandingan berakhir tidak mampu memperkecil kembali ketertinggalannya.

Slevia Praha berada di posisi ke-34 dengan koleksi 3 poin, dan Barcelona duduki posisi ke-9 dengan 13 poin pada klasemen UEFA Champions League pekan ke-7. (S_267)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Drama 8 Gol di Giuseppe Meazza, Inter Milan Comeback dan Libas Udinese 5-3

MENJUAL HARAPAN — Pertandingan spektakuler diwarnai hujan delapan gol tersaji pada giornata ke-4 Serie A 2026/2027 saat Inter Milan menjamu Udinese di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (15/9/2026) dini hari WIB. Sempat tertinggal dua gol lebih dulu, Nerazzurri berhasil bangkit dan mengunci kemenangan dramatis 5-3. Laga dimulai dengan kejutan dari tim tamu. Udinese tampil menggebrak sejak awal babak pertama dan membuat publik tuan rumah terhenyak lewat gol cepat James Abankwah pada menit ke-9. Tujuh menit berselang, giliran Jürgen Ekkelenkamp yang mengoyak jala Inter pada menit ke-16, mengubah skor menjadi 0-2 untuk keunggulan Udinese. Tersengat oleh dua gol kejutan tersebut, Inter Milan langsung merespons dengan menaikkan tempo permainan. Usaha keras anak-asuh tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-26 lewat aksi Carlos Augusto yang memperkecil kedudukan. Gelombang serangan Inter berlanjut hingga Nicolò Barella sukses menyamakan skor menjadi 2-2 di menit ke-35. Keduduka...

Politik Bongkar - Pasang Kabinet Prabowo

Oleh Silahudin MENJUAL HARAPAN -  MEMASUKI fase mendekati dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dinamika pemerintahan Indonesia diwarnai oleh fenomena instabilitas internal yang mencolok—bongkar-pasang pos kementerian yang berlangsung secara berulang. Memang, perombakan kabinet ( reshuffle ) merupakan hak prerogatif presiden untuk mengevaluasi kinerja menteri dan menyesuaikan arah kebijakan dengan dinamika zaman. Pakar hukum tata negara Jimly Asshiddiqie (2021), reshuffle pada dasarnya adalah instrumen penyehat sistem presidensial agar eksekutif tidak terjebak dalam stagnasi birokrasi dan ego sektoral. Namun, ketika reshuffle terjadi hingga enam kali dalam waktu kurang dari dua tahun, makna normatif tersebut bergeser menjadi pertanyaan fundamental mengenai stabilitas manajerial dan arah tata kelola pemerintahan. Fenomena bongkar-pasang portofolio ini mencerminkan apa yang oleh ilmuwan politik Dan Slater (2018) disebut sebaga...

Anomali Tata Kelola dan Paradoks Kebijakan: Menagih Kehadiran Negara dalam Dialektika Hukum, Agraria, dan Pendidikan

Ringkasan Esai 1.       Pendahuluan: Membingkai perdebatan hukum, agraria, dan pendidikan dalam kerangka sosiologi politik dan tata kelola pemerintahan ( good governance ). 2.       Bedah Isu 1 (RUU Perampasan Aset): Mengkritik penyelewengan barang rampasan oleh oknum aparat dan menagih transparansi digital. 3.       Bedah Isu 2 (Uji Materiil KUHAP 2025): Menganalisis potensi hegemoni Polri atas PPNS serta risiko diskresi penggeledahan tanpa izin ( due process of law ). 4.       Bedah Isu 3 (Reforma Agraria): Menganalisis efektivitas kelembagaan LPRA langsung di bawah Presiden dalam meredistribusi tanah dan menyelesaikan konflik. 5.       Bedah Isu 4 (Dekolonisasi RUU Sisdiknas): Mengulas pemikiran Bonnie Triyana mengenai pentingnya menghapus bias kolonial terhadap penganut kepercayaan. 6.       Bedah Isu 5 (KIP Kuliah & Pagu Angg...