Langsung ke konten utama

BRI Super League 2025/2026: Balapan Klasemen Empat Besar

 

MENJUAL HARAPAN - Persaingan di BRI Super League musim 2025/2026 kian memanas memasuki pekan ke-18 ini. Tabel klasemen saat ini mencerminkan persaingan yang sangat kejam.

Berikut ulasan mendalam mengenai peta kekuatan setelah pekan ke-18 berakhir.

Puncak Dingin Milik Maung Bandung

Persib Bandung berhasil mengamankan takhta klasemen dengan koleksi 41 poin. Meski hanya terpaut tipis dari pesaing di bawahnya yaitu Borneo FC dengan mengoleksi 40 poin, konsistensi anak-anak asuh Bojan Hodak patut diacungi jempol.

Persib Bandung mencatatkan 13 kemenangan dari 18 laga. Tren positif terus terjaga dengan raihan kemenangan di laga terakhir mereka, meski sempat tertahan imbang di tengah pekan.

Balapan Empat Besar yang Sangat Ketat

Selisih poin di posisi empat besar sangat tipis, menunjukkan bahwa perebutan gelar juara musim ini masih sangat terbuka lebar bagi siapapun.

Borneo FC (Peringkat 2), menguntit ketat dengan 40 poin. Pesut Etam membuktikan bahwa mereka bukan sekadar tim pelengkap di papan atas dengan selisih gol yang impresif (+16).

Persija Jakarta (Peringkat 3), dengan 38 poin, Macan Kemayoran tetap menjadi ancaman serius. Menariknya, mereka adalah tim paling produktif di empat besar dengan raihan 34 gol.

Malut United (Peringkat 4), menjadi kejutan terbesar musim ini! Berada di posisi ke-4 dengan 37 poin. Sebagai tim yang relatif baru di kasta tertinggi, kemampuan mereka mencetak 37 gol (terbanyak di liga sejauh ini) adalah sinyal bahaya bagi tim-tim tradisional.

Tim Tradisional yang Terseok-seok

Cukup memprihatinkan melihat beberapa nama besar harus berjuang di papan tengah bahkan papan bawah:

l Bali United & PSM Makassar: Bali United tertahan di posisi 8, sementara Juku Eja (PSM) harus puas di posisi 12 dengan hanya 19 poin.

l Krisis di Jawa Tengah: Persis Solo kini menjadi juru kunci klasemen (peringkat 18) dengan hanya 10 poin dari 18 laga. Sebuah rapor merah yang sangat kontras jika dibandingkan dengan materi pemain yang mereka miliki.

Tabel Ringkasan Klasemen Pekan ke-18

Peringkat

Klub

Main

Menang

Seri

Kalah

Poin

1

Persib Bandung

18

13

2

3

41

2

Borneo FC

18

13

1

4

40

3

Persija Jakarta

18

12

2

4

38

4

Malut United

18

11

4

3

37

...

 

 

 

 

 

 

16

Persijap

18

3

3

12

12

17

Semen Padang

18

3

2

13

11

18

Persis

18

2

4

12

10

 

Pertahanan vs Penyerangan

Secara teknis, Persib Bandung memiliki pertahanan paling kokoh di papan atas karena baru kebobolan 11 gol. Di sisi lain, Malut United memainkan sepak bola "rock n roll" dengan mencetak banyak gol (37 gol), namun juga cukup sering kebobolan (19 gol). Strategi "menyerang adalah pertahanan terbaik" nampaknya benar-benar diterapkan oleh tim asal Maluku Utara ini.

Jeda kompetisi nanti akan menjadi momen krusial bagi tim-tim papan bawah seperti Persis dan Semen Padang untuk berbenah. Jika tidak ada perubahan radikal dalam skema permainan, zona degradasi akan menjadi kenyataan yang pahit bagi mereka. (S_267)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno Jadi Ketua

Presiden Prabowo Subianto resmi menangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia pada Jumat, 2 Oktober 2026 di Istana Negara, Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Kris MENJUAL HARAPAN — Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Dalam susunan baru tersebut, Pratikno ditetapkan sebagai Ketua merangkap anggota, Muhammad Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua merangkap anggota, dan Muhammad Qodari sebagai Sekretaris merangkap anggota. Pengangkatan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia . Pelantikan 26 anggota Wantimpres itu menandai terbentuknya susunan baru lembaga yang memiliki posisi sebagai bagian dari mekanisme pemberian pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan pemerintahan. 26 Nama dalam Susunan Wantimpres Berdasarka...

Drama 8 Gol di Giuseppe Meazza, Inter Milan Comeback dan Libas Udinese 5-3

MENJUAL HARAPAN — Pertandingan spektakuler diwarnai hujan delapan gol tersaji pada giornata ke-4 Serie A 2026/2027 saat Inter Milan menjamu Udinese di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (15/9/2026) dini hari WIB. Sempat tertinggal dua gol lebih dulu, Nerazzurri berhasil bangkit dan mengunci kemenangan dramatis 5-3. Laga dimulai dengan kejutan dari tim tamu. Udinese tampil menggebrak sejak awal babak pertama dan membuat publik tuan rumah terhenyak lewat gol cepat James Abankwah pada menit ke-9. Tujuh menit berselang, giliran Jürgen Ekkelenkamp yang mengoyak jala Inter pada menit ke-16, mengubah skor menjadi 0-2 untuk keunggulan Udinese. Tersengat oleh dua gol kejutan tersebut, Inter Milan langsung merespons dengan menaikkan tempo permainan. Usaha keras anak-asuh tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-26 lewat aksi Carlos Augusto yang memperkecil kedudukan. Gelombang serangan Inter berlanjut hingga Nicolò Barella sukses menyamakan skor menjadi 2-2 di menit ke-35. Keduduka...

Anomali Tata Kelola dan Paradoks Kebijakan: Menagih Kehadiran Negara dalam Dialektika Hukum, Agraria, dan Pendidikan

Ringkasan Esai 1.       Pendahuluan: Membingkai perdebatan hukum, agraria, dan pendidikan dalam kerangka sosiologi politik dan tata kelola pemerintahan ( good governance ). 2.       Bedah Isu 1 (RUU Perampasan Aset): Mengkritik penyelewengan barang rampasan oleh oknum aparat dan menagih transparansi digital. 3.       Bedah Isu 2 (Uji Materiil KUHAP 2025): Menganalisis potensi hegemoni Polri atas PPNS serta risiko diskresi penggeledahan tanpa izin ( due process of law ). 4.       Bedah Isu 3 (Reforma Agraria): Menganalisis efektivitas kelembagaan LPRA langsung di bawah Presiden dalam meredistribusi tanah dan menyelesaikan konflik. 5.       Bedah Isu 4 (Dekolonisasi RUU Sisdiknas): Mengulas pemikiran Bonnie Triyana mengenai pentingnya menghapus bias kolonial terhadap penganut kepercayaan. 6.       Bedah Isu 5 (KIP Kuliah & Pagu Angg...