Langsung ke konten utama

Ajax Hancurkan Perlawanan Atalanta di Menit-Menit Akhir, Menang 2-0 di Johan Cruijff Arena

MENJUAL HARAPAN – Ajax meraih kemenangan krusial saat menjamu Atalanta pada laga Matchday 2 UEFA Conference League (UECL) 2026/2027 yang berlangsung di Johan Cruijff Arena, Jumat (23/10/2026). 

Dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan penuh tensi tinggi, wakil Belanda tersebut berhasil menundukkan tim asal Italia dengan skor 2-0 berkat dua gol yang lahir pada penghujung pertandingan.

Kemenangan ini menjadi hasil yang sangat penting bagi Ajax dalam upaya menjaga peluang bersaing di papan atas klasemen fase liga UEFA Conference League. Meski harus menunggu hingga menit-menit akhir untuk memecahkan kebuntuan, ketenangan dan konsistensi permainan yang diperlihatkan sepanjang laga menjadi kunci keberhasilan tim tuan rumah mengamankan tiga poin penuh.

Sejak peluit pertama dibunyikan, duel antara Ajax dan Atalanta langsung berjalan dalam tempo tinggi. Kedua tim memilih tampil terbuka dan berani mengambil inisiatif serangan. Ajax yang mendapat dukungan penuh publik Johan Cruijff Arena berusaha mengambil kontrol permainan melalui penguasaan bola dan distribusi serangan dari lini tengah. Sementara itu, Atalanta merespons dengan permainan cepat dan tekanan agresif yang beberapa kali mampu memaksa tuan rumah bekerja keras di area pertahanan mereka sendiri.

Sepanjang babak pertama, kedua kesebelasan saling menunjukkan kualitas permainan yang seimbang. Ajax berupaya membangun serangan melalui kombinasi umpan pendek dan penetrasi dari sisi lapangan, sedangkan Atalanta lebih mengandalkan kecepatan dalam melakukan transisi dari bertahan ke menyerang. Situasi tersebut membuat pertandingan berlangsung menarik karena tidak ada satu pun tim yang benar-benar mendominasi jalannya laga.

Meski sejumlah peluang berhasil diciptakan dari kedua kubu, rapatnya organisasi pertahanan membuat setiap ancaman mampu diredam dengan baik. Baik Ajax maupun Atalanta sama-sama menunjukkan disiplin dalam menjaga area pertahanan sehingga ruang gerak para penyerang menjadi sangat terbatas. Akibatnya, berbagai upaya yang dilakukan belum mampu mengubah kedudukan di papan skor.

Memasuki menit-menit akhir babak pertama, intensitas permainan tidak mengalami penurunan. Serangan silih berganti terjadi dan membuat pertandingan tetap hidup, namun efektivitas di lini depan menjadi persoalan utama bagi kedua tim. Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, skor kacamata 0-0 tetap bertahan dan memaksa kedua tim memasuki ruang ganti tanpa gol.

Memasuki babak kedua, Ajax mencoba meningkatkan tekanan. Tim tuan rumah tampil lebih agresif dengan memperbesar volume serangan ke area pertahanan Atalanta. Permainan yang lebih menyerang diperlihatkan Ajax demi mencari gol pembuka yang dapat mengubah arah pertandingan. Namun, Atalanta juga tidak tinggal diam. Tim tamu tetap memberikan perlawanan sengit dan beberapa kali membangun ancaman yang membuat pertandingan semakin menarik untuk disaksikan.

Dalam periode ini, kedua tim terlibat dalam pertarungan taktik yang cukup ketat. Ajax berupaya mengontrol ritme permainan, sedangkan Atalanta mencoba memanfaatkan setiap kesempatan untuk melakukan serangan balik. Situasi tersebut membuat laga berlangsung dalam keseimbangan. Tidak ada tim yang mampu menciptakan dominasi mutlak, sementara peluang yang lahir masih belum cukup tajam untuk mengoyak jala gawang lawan.

Ketika pertandingan tampak akan berakhir tanpa pemenang, Ajax akhirnya menemukan celah yang selama ini dicari. Pada menit ke-87, Tolu Arokodare berhasil memecah kebuntuan melalui penyelesaian akhir yang membawa Ajax unggul 1-0. Gol tersebut disambut meriah oleh pendukung tuan rumah yang sejak awal laga terus memberikan dukungan kepada tim kesayangan mereka.

Gol Arokodare menjadi titik balik pertandingan. Atalanta yang sebelumnya tampil cukup disiplin dipaksa keluar menyerang untuk mengejar ketertinggalan. Kondisi ini membuat ruang di lini pertahanan tim tamu mulai terbuka dan dimanfaatkan dengan baik oleh para pemain Ajax untuk melancarkan serangan tambahan.

Upaya Atalanta untuk mencari gol penyeimbang justru berujung petaka. Saat pertandingan memasuki masa injury time, Ajax kembali menunjukkan efektivitasnya dalam memanfaatkan peluang. Pada menit ke-90+3, Abdellah Ouazane berhasil mencetak gol kedua sekaligus memastikan kemenangan Ajax dengan skor 2-0. Gol tersebut menjadi penutup sempurna bagi penampilan solid tim tuan rumah pada malam itu.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 tidak berubah. Ajax pun berhak mengamankan tiga poin penting di hadapan pendukung sendiri. Kemenangan tersebut mengangkat posisi Ajax ke peringkat ke-13 klasemen sementara dengan koleksi tiga poin. Di sisi lain, Atalanta harus puas berada di posisi ke-15 meskipun mengoleksi jumlah poin yang sama. Perbedaan selisih gol membuat Ajax unggul atas wakil Italia tersebut.

Hasil ini memberikan suntikan kepercayaan diri bagi Ajax untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya di UEFA Conference League musim 2026/2027. Kemampuan tim untuk tetap sabar dan fokus hingga menit-menit akhir menjadi modal berharga dalam persaingan yang semakin ketat. 

Sebaliknya, Atalanta perlu segera melakukan evaluasi, terutama dalam menjaga konsentrasi pada fase-fase krusial pertandingan yang terbukti menjadi penentu hasil akhir laga di Johan Cruijff Arena. (Sjs_267)

Baca juga:

LOSC Derita Kekalahan Lawan Galatasaray dengan Skor Gol 2-4

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno Jadi Ketua

Presiden Prabowo Subianto resmi menangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia pada Jumat, 2 Oktober 2026 di Istana Negara, Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Kris MENJUAL HARAPAN — Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Dalam susunan baru tersebut, Pratikno ditetapkan sebagai Ketua merangkap anggota, Muhammad Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua merangkap anggota, dan Muhammad Qodari sebagai Sekretaris merangkap anggota. Pengangkatan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia . Pelantikan 26 anggota Wantimpres itu menandai terbentuknya susunan baru lembaga yang memiliki posisi sebagai bagian dari mekanisme pemberian pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan pemerintahan. 26 Nama dalam Susunan Wantimpres Berdasarka...

Politik Bongkar - Pasang Kabinet Prabowo

Oleh Silahudin MENJUAL HARAPAN -  MEMASUKI fase mendekati dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dinamika pemerintahan Indonesia diwarnai oleh fenomena instabilitas internal yang mencolok—bongkar-pasang pos kementerian yang berlangsung secara berulang. Memang, perombakan kabinet ( reshuffle ) merupakan hak prerogatif presiden untuk mengevaluasi kinerja menteri dan menyesuaikan arah kebijakan dengan dinamika zaman. Pakar hukum tata negara Jimly Asshiddiqie (2021), reshuffle pada dasarnya adalah instrumen penyehat sistem presidensial agar eksekutif tidak terjebak dalam stagnasi birokrasi dan ego sektoral. Namun, ketika reshuffle terjadi hingga enam kali dalam waktu kurang dari dua tahun, makna normatif tersebut bergeser menjadi pertanyaan fundamental mengenai stabilitas manajerial dan arah tata kelola pemerintahan. Fenomena bongkar-pasang portofolio ini mencerminkan apa yang oleh ilmuwan politik Dan Slater (2018) disebut sebaga...

Polytron Surabaya International Challenge 2026: Kejutan Salsabila Tumbangkan Unggulan Utama, Wakil Indonesia Melenggang dari Babak 32 Besar

  Salsabila Amiradana (Foto dok pbsi.id) MENJUAL HARAPAN — Kejutan besar mewarnai gelaran Polytron Surabaya International Challenge 2026 di babak 32 besar (R32) yang berlangsung pada Rabu (23/9/2026) . Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Salsabila Amiradana, sukses mencuri perhatian usai menumbangkan unggulan pertama asal Thailand, Passa-Orn Phannachet, dua gim langsung . Kemenangan mengejutkan Salsabila ini melengkapi raihan positif sejumlah wakil Merah Putih lainnya yang juga berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya . Kejutan Manis Salsabila Amiradana Tampil tanpa beban, Salsabila tampil memukau saat menghadapi unggulan teratas Passa-Orn Phannachet . Ia menyegel kemenangan 21-14, 21-18 dalam laga yang berlangsung disiplin . "Alhamdulillah hari ini bisa bermain sesuai rencana dan dijauhkan dari cedera. Di gim pertama saya langsung masuk mainnya dan lawan pun kurang panas," ungkap Salsabila usai laga . Kunci keberhasilannya mengunci gim kedua—meski sempat tertingga...