Langsung ke konten utama

Lazio Mampu Menyamakan Gol Lawan Parma

 

MENJUAL HARAPAN - Pertandingan pekan ke-31 Serie A 2025/2026 mempertemukan Lazio dengan Parma di Stadion Olimpiade Roma. Sejak menit awal, tensi pertandingan terasa tinggi dengan kedua tim tampil agresif. Parma yang berstatus tim tamu justru mampu mencuri gol lebih dulu, membuat atmosfer stadion semakin panas.

Pada menit ke-15, Enrico Del Prato berhasil memanfaatkan celah di lini pertahanan Lazio. Tendangan kerasnya menggetarkan gawang tuan rumah dan membawa Parma unggul 1-0. Gol ini menjadi pukulan bagi Lazio yang sebelumnya mencoba menguasai jalannya laga dengan penguasaan bola.

Tertinggal satu gol, Lazio meningkatkan intensitas serangan. Felipe Anderson dan Ciro Immobile beberapa kali mencoba menembus pertahanan Parma, namun penyelesaian akhir mereka belum maksimal. Parma tampil disiplin dengan blok pertahanan rapat, membuat Lazio kesulitan menciptakan peluang bersih.

Memasuki babak kedua, Lazio tampil lebih berani dengan menekan dari sisi sayap. Pergantian pemain yang dilakukan pelatih Maurizio Sarri memberi energi baru, terutama dengan masuknya Tijani Noslin yang langsung aktif mencari ruang di lini depan.

Usaha Lazio akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-70. Tijani Noslin melepaskan tendangan keras yang tak mampu dihalau kiper Parma. Gol ini menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dan membangkitkan semangat tuan rumah untuk mengejar kemenangan.

Meski kebobolan, Parma tetap tampil tenang. Mereka fokus menjaga kedisiplinan di lini belakang dan sesekali melancarkan serangan balik. Upaya Lazio untuk mencetak gol tambahan selalu terbentur pada rapatnya pertahanan Parma yang dipimpin oleh Del Prato.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 1-1. Hasil imbang ini menempatkan Lazio di posisi ke-9 dengan 44 poin, sementara Parma berada di urutan ke-13 dengan 35 poin. Bagi Lazio, hasil ini terasa kurang maksimal karena bermain di kandang, sedangkan bagi Parma, satu poin di markas lawan menjadi modal berharga untuk menjaga jarak dari zona degradasi. (S_267)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno Jadi Ketua

Presiden Prabowo Subianto resmi menangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia pada Jumat, 2 Oktober 2026 di Istana Negara, Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Kris MENJUAL HARAPAN — Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Dalam susunan baru tersebut, Pratikno ditetapkan sebagai Ketua merangkap anggota, Muhammad Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua merangkap anggota, dan Muhammad Qodari sebagai Sekretaris merangkap anggota. Pengangkatan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia . Pelantikan 26 anggota Wantimpres itu menandai terbentuknya susunan baru lembaga yang memiliki posisi sebagai bagian dari mekanisme pemberian pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan pemerintahan. 26 Nama dalam Susunan Wantimpres Berdasarka...

Politik Bongkar - Pasang Kabinet Prabowo

Oleh Silahudin MENJUAL HARAPAN -  MEMASUKI fase mendekati dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dinamika pemerintahan Indonesia diwarnai oleh fenomena instabilitas internal yang mencolok—bongkar-pasang pos kementerian yang berlangsung secara berulang. Memang, perombakan kabinet ( reshuffle ) merupakan hak prerogatif presiden untuk mengevaluasi kinerja menteri dan menyesuaikan arah kebijakan dengan dinamika zaman. Pakar hukum tata negara Jimly Asshiddiqie (2021), reshuffle pada dasarnya adalah instrumen penyehat sistem presidensial agar eksekutif tidak terjebak dalam stagnasi birokrasi dan ego sektoral. Namun, ketika reshuffle terjadi hingga enam kali dalam waktu kurang dari dua tahun, makna normatif tersebut bergeser menjadi pertanyaan fundamental mengenai stabilitas manajerial dan arah tata kelola pemerintahan. Fenomena bongkar-pasang portofolio ini mencerminkan apa yang oleh ilmuwan politik Dan Slater (2018) disebut sebaga...

Polytron Surabaya International Challenge 2026: Kejutan Salsabila Tumbangkan Unggulan Utama, Wakil Indonesia Melenggang dari Babak 32 Besar

  Salsabila Amiradana (Foto dok pbsi.id) MENJUAL HARAPAN — Kejutan besar mewarnai gelaran Polytron Surabaya International Challenge 2026 di babak 32 besar (R32) yang berlangsung pada Rabu (23/9/2026) . Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Salsabila Amiradana, sukses mencuri perhatian usai menumbangkan unggulan pertama asal Thailand, Passa-Orn Phannachet, dua gim langsung . Kemenangan mengejutkan Salsabila ini melengkapi raihan positif sejumlah wakil Merah Putih lainnya yang juga berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya . Kejutan Manis Salsabila Amiradana Tampil tanpa beban, Salsabila tampil memukau saat menghadapi unggulan teratas Passa-Orn Phannachet . Ia menyegel kemenangan 21-14, 21-18 dalam laga yang berlangsung disiplin . "Alhamdulillah hari ini bisa bermain sesuai rencana dan dijauhkan dari cedera. Di gim pertama saya langsung masuk mainnya dan lawan pun kurang panas," ungkap Salsabila usai laga . Kunci keberhasilannya mengunci gim kedua—meski sempat tertingga...