Langsung ke konten utama

Penalti Peralta Bawa Persib Bungkam Viettel FC 1-0 di Jalak Harupat

Persib Bandung Vs Cong Viettel FC (Foto hasil tangkapan layar dari persib.co.id)
BANDUNG, MENJUAL HARAPAN — Persib Bandung sukses mengamankan tiga poin krusial usai menaklukkan wakil Vietnam, Viettel FC, dengan skor tipis 1-0 pada laga kedua Grup E AFC Champions League Two (ACL 2).

Duel sengit yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu malam WIB (14/10/2026), ditandai dengan aksi saling serang dan diwarnai dua kartu merah.

Gol tunggal kemenangan Pangeran Biru dicetak oleh Mariano Peralta lewat titik putih pada penghujung babak pertama, tepatnya menit ke-45.

Eksekusi penalti dingin Peralta menjadi pembeda sekaligus mengunci posisi Persib di puncak klasemen sementara Grup E.

Jalannya Pertandingan

Sejak peluit pertama dibunyikan, laga berjalan dengan intensitas tinggi. Kedua tim memperagakan permainan terbuka dan penuh tekanan.

Upaya pantang menyerah tim asuhan Persib akhirnya membuahkan hasil jelang turun minum ketika wasit menunjuk titik putih. Mariano Peralta yang maju sebagai eksekutor tanpa cela memperdaya kiper Viettel FC.

Tensi pertandingan semakin panas di babak kedua. Pada menit ke-67, Viettel FC harus bermain dengan 10 pemain setelah Paulinho Curuá dijatuhi kartu merah langsung akibat pelanggaran keras.

Meski unggul jumlah pemain, Persib tak luput dari nasib serupa. Pada menit ke-74, giliran kapten Persib, Marc Klok, yang diusir keluar lapangan oleh wasit setelah menerima kartu merah.

Hingga laga usai, tidak ada tambahan gol yang tercipta. Skor 1-0 bertahan untuk keunggulan Maung Bandung.

Posisi Klasemen

Kemenangan ini membawa Persib Bandung melesat ke peringkat pertama klasemen sementara Grup E ACL 2 dari 6 pertandingan yang akan dijalani. Sementara itu, kekalahan ini memaksa Viettel FC terlempar ke posisi ketiga dengan mengantongi 1 poin. (*Sjs_267)

Baca juga:

Sempat Tertinggal, Barcelona Bantai Galatasaray 4-1 di Liga Champions UEFA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno Jadi Ketua

Presiden Prabowo Subianto resmi menangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia pada Jumat, 2 Oktober 2026 di Istana Negara, Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Kris MENJUAL HARAPAN — Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Dalam susunan baru tersebut, Pratikno ditetapkan sebagai Ketua merangkap anggota, Muhammad Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua merangkap anggota, dan Muhammad Qodari sebagai Sekretaris merangkap anggota. Pengangkatan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia . Pelantikan 26 anggota Wantimpres itu menandai terbentuknya susunan baru lembaga yang memiliki posisi sebagai bagian dari mekanisme pemberian pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan pemerintahan. 26 Nama dalam Susunan Wantimpres Berdasarka...

Polytron Surabaya International Challenge 2026: Kejutan Salsabila Tumbangkan Unggulan Utama, Wakil Indonesia Melenggang dari Babak 32 Besar

  Salsabila Amiradana (Foto dok pbsi.id) MENJUAL HARAPAN — Kejutan besar mewarnai gelaran Polytron Surabaya International Challenge 2026 di babak 32 besar (R32) yang berlangsung pada Rabu (23/9/2026) . Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Salsabila Amiradana, sukses mencuri perhatian usai menumbangkan unggulan pertama asal Thailand, Passa-Orn Phannachet, dua gim langsung . Kemenangan mengejutkan Salsabila ini melengkapi raihan positif sejumlah wakil Merah Putih lainnya yang juga berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya . Kejutan Manis Salsabila Amiradana Tampil tanpa beban, Salsabila tampil memukau saat menghadapi unggulan teratas Passa-Orn Phannachet . Ia menyegel kemenangan 21-14, 21-18 dalam laga yang berlangsung disiplin . "Alhamdulillah hari ini bisa bermain sesuai rencana dan dijauhkan dari cedera. Di gim pertama saya langsung masuk mainnya dan lawan pun kurang panas," ungkap Salsabila usai laga . Kunci keberhasilannya mengunci gim kedua—meski sempat tertingga...

Anomali Tata Kelola dan Paradoks Kebijakan: Menagih Kehadiran Negara dalam Dialektika Hukum, Agraria, dan Pendidikan

Ringkasan Esai 1.       Pendahuluan: Membingkai perdebatan hukum, agraria, dan pendidikan dalam kerangka sosiologi politik dan tata kelola pemerintahan ( good governance ). 2.       Bedah Isu 1 (RUU Perampasan Aset): Mengkritik penyelewengan barang rampasan oleh oknum aparat dan menagih transparansi digital. 3.       Bedah Isu 2 (Uji Materiil KUHAP 2025): Menganalisis potensi hegemoni Polri atas PPNS serta risiko diskresi penggeledahan tanpa izin ( due process of law ). 4.       Bedah Isu 3 (Reforma Agraria): Menganalisis efektivitas kelembagaan LPRA langsung di bawah Presiden dalam meredistribusi tanah dan menyelesaikan konflik. 5.       Bedah Isu 4 (Dekolonisasi RUU Sisdiknas): Mengulas pemikiran Bonnie Triyana mengenai pentingnya menghapus bias kolonial terhadap penganut kepercayaan. 6.       Bedah Isu 5 (KIP Kuliah & Pagu Angg...