Isyana/Rinjani Segel Gelar Juara Polytron Kudus Indonesia Masters 2026
![]() |
| Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine (Djarum Badminton/Edward Luhukay) |
Kepastian gelar ini didapat setelah mereka meredam perlawanan sengit wakil Thailand, Hathaithip Mijad/Napapakorn Tungkasatan, dalam laga final yang berlangsung di Djarum Arena 2, Kaliputu, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (25/10/2026).
Pasangan yang akrab disapa Hira/Janie ini menyudahi perlawanan duo Negeri Gajah Putih lewat kemenangan straight game 21-15, 21-17. Durasi laga yang menyentuh 46 menit menjadi bukti ketatnya tensi pertandingan perebutan takhta juara tersebut.
Ketenangan dan Mentalitas Pantang Meremehkan
Ditemui usai laga, Rinjani Kwinnara Nastine tidak dapat menyembunyikan rasa syukurnya. Pebulu tangkis kelahiran Jakarta, 20 Januari 2007 ini menekankan bahwa kunci keberhasilan mereka hari ini adalah kesiapan mental dan fisik yang matang, serta enggan memandang sebelah mata kekuatan lawan.
"Kami tidak mau menganggap enteng lawan. Setiap pertandingan, kami selalu mempersiapkan diri untuk menghadapi laga yang panjang dan ketat. Jadi, ketika hari ini bisa menang dua gim langsung, Alhamdulillah, kami sangat bersyukur," ujar Janie kepada Humas dan Media PP PBSI. Lebih lanjut, Janie mempersembahkan gelar bergengsi BWF Super 100 ini untuk skuad ganda putri Indonesia dan berharap capaian ini menjadi sinyal positif atas perkembangan grafik permainan mereka di masa depan.
Sempat Tertekan, Berbalik Unggul berkat Dukungan Publik Kudus
Jalannya pertandingan sejatinya tidak dilalui Hira/Janie dengan mudah. Sang rekan, Isyana Syahira Meida (Hira), membeberkan bahwa mereka sempat terseok-seok di awal gim pertama akibat start impresif dari pasangan Thailand. Namun, keteguhan mental Hira/Janie memaksa lawan melakukan rentetan kesalahan sendiri menjelang poin-poin kritis, yang berujung pada runtuhnya kepercayaan diri duo Thailand tersebut.
Memasuki gim kedua, situasi sempat menegang. Meski sempat memimpin dengan margin poin yang cukup jauh, Hira/Janie hampir terkejar akibat bermain terlalu terburu-buru.
"Kami kurang sabar dalam membangun serangan sehingga lawan berkesempatan mengejar ketertinggalan. Kunci kemenangan hari ini adalah percaya kepada diri sendiri dan fokus pada setiap poin, tanpa terburu-buru ingin segera menyelesaikan gim," papar Hira mengevaluasi penampilannya.
Hira juga tidak menampik bahwa atmosfer Djarum Arena 2 yang riuh oleh suporter lokal menjadi suntikan energi ekstra sekaligus senjata psikologis bagi mereka. "Dukungan penonton di sini tentu sangat membantu kami. Di sisi lain, dukungan yang begitu meriah juga bisa memberikan tekanan kepada lawan," pungkasnya.
Dengan hasil positif ini, Hira/Janie tidak hanya mengamankan gelar juara di markas sendiri, tetapi juga membuktikan kapasitas mereka sebagai aset masa depan ganda putri Indonesia yang kian menjanjikan. (*Sjs_267)
Sumber Berita Utama: djarumbadminton.com “Polytron Kudus IM 2026 - Hira/Janie Juara” (diakses dan direkonstruksi, 26/2027)
Baca juga:
Gelar Perdana di Kudus: Kebangkitan Rian/Daniel Usai Tundukkan Wakil Korea Selatan

Komentar