Kunjungan Cdm Indonesia ke Pelatnas PP PBSI (foto Humas PBSI)
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, Eng Hian, menyebutkan bahwa persiapan skuad Merah Putih kali ini dilakukan lebih cermat dengan menjadikannya ajang pembenahan atas hasil pada edisi sebelumnya.
"Sesuai hasil dari diskusi tim peninjau Kemenpora, hasilnya satu medali emas. Tadi sudah disampaikan oleh Pak CdM, peluang ada di beregu putra," papar Eng Hian dalam keterangannya sebagiamana dikutip djarumbadminton.com (5/8/2026).
Grafik Meningkat dan Pembagian Sektor Unggulan
Eng Hian—yang akrab disapa Didi—menjelaskan bahwa seluruh tahapan persiapan sejauh ini berjalan beriringan sesuai rencana, mulai dari periodisasi latihan, pemantauan performa, hingga pengaturan jadwal turnamen yang diikuti para atlet sebelum membela negara di Jepang.
Melihat tren performa terbaru di berbagai turnamen internasional, Didi optimistis sektor ganda putra dan beregu putra menjadi tumpuan terdepan, tanpa menutup peluang dari nomor individu lainnya.
"Dari hasil turnamen terakhir, ganda putra menunjukkan grafik yang sangat baik, jadi peluang medali dari dua sektor. Meskipun, tidak menutup kemungkinan ada dari sektor lain, seperti tunggal putra," jelas mantan pelatih ganda putri tersebut.
Seleksi Ketat dan Pengumuman Skuad Final
Saat ini PBSI masih menggodok dan menyaring nama-nama yang telah masuk ke dalam daftar panjang (long list). Proses eliminasi menuju daftar pendek (short list) bakal mempertimbangkan tiga parameter utama: tingkat kebugaran fisik, kesiapan mental, dan konsistensi performa di lapangan.
PBSI menjadwalkan komposisi resmi skuad bulutangkis Indonesia untuk Asian Games 2026 baru akan diumumkan secara terbuka kepada publik seusai gelaran Kejuaraan Dunia BWF 2026 pada 17–23 Agustus mendatang. (Irs_267)
Sumber Berita: djarumbadminton.com “Asian Games 2026 - Indonesia Target Satu Medali Emas" (diakses, 9/8/2026)
Baca juga:
Asian Games 2026: PBSI Panggil Jonatan Christie dan Sabar/Reza Masuk Skuad Indonesia
Komentar