Langsung ke konten utama

Persik Tumbangkan PSBS Biak, Persijap Tanpa Gol Lawan Persis

MENJUAL HARAPAN - Persik Kediri raih tiga poin penuh usai taklukkan PSBS Biak pada laga pekan ke-24 BRI Super League 2025-2026.

Duel Persik Kediri versus PSBS Biak berlangsung digelar di Stadion Brawijaya, Kamis (5/3/2026).

Dua gol milik Persik Kediri ini terjadi pada babak kedua menit ke-79 lewat tendangan Al Hamra Hehanusa, dan Muahmad Firly pada menit ke-88.

PSBS Biak sesungguhnya unggul lebih dahulu membobol gawang kiper Persik pada menit ke-48.  Gol PSBS Biak dicetak oleh Ruyery Blanco pada menit ke-48.

Hasil tiga poin Persik Kediri ini membawanya pada posisi ke-12 dengan mengoleksi 29 poin, sedangkan PSBS Biak, kini berada di posisi zona degradasi urutan ke-16 dengan 18 poin pada klasemen Super League 2025-2026 pekan kedua puluh empat.

Sementara duel antara Persijap Jepara versus Persis Solo yang digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara pada Kamis (5/3/2026) berakhir tanpa gol.

Walau berakhir seri, kedua tim ini tampil dengan penuh semangat tinggi, dikarenakan sama-sama memeprlukan kemenangan dalam upaya memperbaiki posisi di papan bawah klasemen.

Saling jual beli serangan duel antara Persijap Jepara versus Persis Solo, acapkali terjadi, walau sentuhan akhirnya tidak menghaislkan gol.

Hasil berbagi poin ini, Persijap Jepara berada di urutan ke-15 dengan mengoleksi 20 poin, sedangkan Persis Solo sendiri berada di zona degradasi dengan mengoeksi 17 poin pada pekan kedua puluh empat BRI Super League. (S_267)




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polytron Surabaya International Challenge 2026: Kejutan Salsabila Tumbangkan Unggulan Utama, Wakil Indonesia Melenggang dari Babak 32 Besar

  Salsabila Amiradana (Foto dok pbsi.id) MENJUAL HARAPAN — Kejutan besar mewarnai gelaran Polytron Surabaya International Challenge 2026 di babak 32 besar (R32) yang berlangsung pada Rabu (23/9/2026) . Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Salsabila Amiradana, sukses mencuri perhatian usai menumbangkan unggulan pertama asal Thailand, Passa-Orn Phannachet, dua gim langsung . Kemenangan mengejutkan Salsabila ini melengkapi raihan positif sejumlah wakil Merah Putih lainnya yang juga berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya . Kejutan Manis Salsabila Amiradana Tampil tanpa beban, Salsabila tampil memukau saat menghadapi unggulan teratas Passa-Orn Phannachet . Ia menyegel kemenangan 21-14, 21-18 dalam laga yang berlangsung disiplin . "Alhamdulillah hari ini bisa bermain sesuai rencana dan dijauhkan dari cedera. Di gim pertama saya langsung masuk mainnya dan lawan pun kurang panas," ungkap Salsabila usai laga . Kunci keberhasilannya mengunci gim kedua—meski sempat tertingga...

Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno Jadi Ketua

Presiden Prabowo Subianto resmi menangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia pada Jumat, 2 Oktober 2026 di Istana Negara, Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Kris MENJUAL HARAPAN — Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Dalam susunan baru tersebut, Pratikno ditetapkan sebagai Ketua merangkap anggota, Muhammad Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua merangkap anggota, dan Muhammad Qodari sebagai Sekretaris merangkap anggota. Pengangkatan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia . Pelantikan 26 anggota Wantimpres itu menandai terbentuknya susunan baru lembaga yang memiliki posisi sebagai bagian dari mekanisme pemberian pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan pemerintahan. 26 Nama dalam Susunan Wantimpres Berdasarka...

Anomali Tata Kelola dan Paradoks Kebijakan: Menagih Kehadiran Negara dalam Dialektika Hukum, Agraria, dan Pendidikan

Ringkasan Esai 1.       Pendahuluan: Membingkai perdebatan hukum, agraria, dan pendidikan dalam kerangka sosiologi politik dan tata kelola pemerintahan ( good governance ). 2.       Bedah Isu 1 (RUU Perampasan Aset): Mengkritik penyelewengan barang rampasan oleh oknum aparat dan menagih transparansi digital. 3.       Bedah Isu 2 (Uji Materiil KUHAP 2025): Menganalisis potensi hegemoni Polri atas PPNS serta risiko diskresi penggeledahan tanpa izin ( due process of law ). 4.       Bedah Isu 3 (Reforma Agraria): Menganalisis efektivitas kelembagaan LPRA langsung di bawah Presiden dalam meredistribusi tanah dan menyelesaikan konflik. 5.       Bedah Isu 4 (Dekolonisasi RUU Sisdiknas): Mengulas pemikiran Bonnie Triyana mengenai pentingnya menghapus bias kolonial terhadap penganut kepercayaan. 6.       Bedah Isu 5 (KIP Kuliah & Pagu Angg...