Langsung ke konten utama

Drama Empat Gol: Tijjani Reijnders Selamatkan Belanda dari Kekalahan di Yunani

MENJUAL HARAPAN — Tim nasional Belanda nyaris membawa pulang kekalahan saat bertandang ke markas Yunani pada matchday ketiga Fase Grup B UEFA Nations League 2026/2027. Laga sengit yang menyajikan aksi kejar-kejaran gol ini berakhir dengan skor imbang 2-2.

Yunani sempat berada di atas angin setelah unggul dua gol lebih dulu di babak pertama. Namun, De Oranje bangkit di paruh kedua dan memaksakan hasil imbang berkat gol dramatis menjelang waktu normal berakhir.

Hasil imbang ini membuat posisi kedua tim di papan atas Grup B tidak berubah. Yunani masih kokoh memimpin puncak klasemen sementara (ke-1), sedangkan Belanda membuntut ketat di peringkat kedua (ke-2).

Babak Pertama: Yunani Tampil Dominan dan Efektif

Tampil di depan pendukungnya sendiri, Yunani langsung menerapkan tekanan tinggi sejak awal laga. Usaha pantang menyerah tim tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-23. Penyerang Fotis Ioannidis berhasil membobol gawang Belanda dan membawa Yunani unggul 1-0.

Tertinggal satu gol, Belanda berupaya merespons dengan meningkatkan penguasaan bola. Namun, rapatnya barisan pertahanan Yunani serta serangan balik cepat yang diperagakan tuan rumah terus menyulitkan skuat asuhan De Oranje.

Saat babak pertama memasuki masa injury time (45+2'), Yunani berhasil menggandakan keunggulan. Berawal dari skema serangan kilat, Georgios Masouras sukses menuntaskan peluang menjadi gol dan memperlebar jarak menjadi 2-2 sebelum turun minum.

Babak Kedua: Kebangkitan Belanda dan Gol Dramatis Reijnders

Ketinggalan dua gol memaksa Belanda tampil lebih agresif dan melakukan penyesuaian taktik di babak kedua. Gelombang serangan De Oranje akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-59. Sang kapten, Virgil van Dijk, sukses memperkecil kedudukan menjadi 2-1 lewat situasi set-piece khasnya.

Gol Van Dijk membakar semangat para pemain Belanda. Sisa waktu babak kedua praktis menjadi panggung dominasi Belanda yang terus mengurung lini pertahanan Yunani demi mencari gol penyeimbang.

Di sisi lain, Yunani bertahan habis-habisan untuk mempertahankan keunggulan. Namun, benteng kokoh tuan rumah akhirnya runtuh di menit-menit akhir pertandingan.

Pada menit ke-89, gelandangnya, Tijjani Reijnders, muncul sebagai penyelamat lewat tembakan terukur yang membobol gawang Yunani. Gol tersebut mengubah skor menjadi imbang 2-2 sekaligus menghindarkan Belanda dari kekalahan.

Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor imbang 2-2 tetap bertahan. Kedua tim harus puas berbagi satu poin dari laga sengit pada matchday ketiga ini.

Hasil imbang menjaga posisi Yunani di peringkat ke-1 dan Belanda di peringkat ke-2 Grup B pada pertandingan ke-3 dari total 6 pertandingan fase grup. (***_267)

Baca juga:

Portugal Bekuk Denmark 4-2 dan Kokoh di Puncak Klasemen

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Anomali Tata Kelola dan Paradoks Kebijakan: Menagih Kehadiran Negara dalam Dialektika Hukum, Agraria, dan Pendidikan

Ringkasan Esai 1.       Pendahuluan: Membingkai perdebatan hukum, agraria, dan pendidikan dalam kerangka sosiologi politik dan tata kelola pemerintahan ( good governance ). 2.       Bedah Isu 1 (RUU Perampasan Aset): Mengkritik penyelewengan barang rampasan oleh oknum aparat dan menagih transparansi digital. 3.       Bedah Isu 2 (Uji Materiil KUHAP 2025): Menganalisis potensi hegemoni Polri atas PPNS serta risiko diskresi penggeledahan tanpa izin ( due process of law ). 4.       Bedah Isu 3 (Reforma Agraria): Menganalisis efektivitas kelembagaan LPRA langsung di bawah Presiden dalam meredistribusi tanah dan menyelesaikan konflik. 5.       Bedah Isu 4 (Dekolonisasi RUU Sisdiknas): Mengulas pemikiran Bonnie Triyana mengenai pentingnya menghapus bias kolonial terhadap penganut kepercayaan. 6.       Bedah Isu 5 (KIP Kuliah & Pagu Angg...

Drama 8 Gol di Giuseppe Meazza, Inter Milan Comeback dan Libas Udinese 5-3

MENJUAL HARAPAN — Pertandingan spektakuler diwarnai hujan delapan gol tersaji pada giornata ke-4 Serie A 2026/2027 saat Inter Milan menjamu Udinese di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (15/9/2026) dini hari WIB. Sempat tertinggal dua gol lebih dulu, Nerazzurri berhasil bangkit dan mengunci kemenangan dramatis 5-3. Laga dimulai dengan kejutan dari tim tamu. Udinese tampil menggebrak sejak awal babak pertama dan membuat publik tuan rumah terhenyak lewat gol cepat James Abankwah pada menit ke-9. Tujuh menit berselang, giliran Jürgen Ekkelenkamp yang mengoyak jala Inter pada menit ke-16, mengubah skor menjadi 0-2 untuk keunggulan Udinese. Tersengat oleh dua gol kejutan tersebut, Inter Milan langsung merespons dengan menaikkan tempo permainan. Usaha keras anak-asuh tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-26 lewat aksi Carlos Augusto yang memperkecil kedudukan. Gelombang serangan Inter berlanjut hingga Nicolò Barella sukses menyamakan skor menjadi 2-2 di menit ke-35. Keduduka...

Polytron Surabaya International Challenge 2026: Kejutan Salsabila Tumbangkan Unggulan Utama, Wakil Indonesia Melenggang dari Babak 32 Besar

  Salsabila Amiradana (Foto dok pbsi.id) MENJUAL HARAPAN — Kejutan besar mewarnai gelaran Polytron Surabaya International Challenge 2026 di babak 32 besar (R32) yang berlangsung pada Rabu (23/9/2026) . Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Salsabila Amiradana, sukses mencuri perhatian usai menumbangkan unggulan pertama asal Thailand, Passa-Orn Phannachet, dua gim langsung . Kemenangan mengejutkan Salsabila ini melengkapi raihan positif sejumlah wakil Merah Putih lainnya yang juga berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya . Kejutan Manis Salsabila Amiradana Tampil tanpa beban, Salsabila tampil memukau saat menghadapi unggulan teratas Passa-Orn Phannachet . Ia menyegel kemenangan 21-14, 21-18 dalam laga yang berlangsung disiplin . "Alhamdulillah hari ini bisa bermain sesuai rencana dan dijauhkan dari cedera. Di gim pertama saya langsung masuk mainnya dan lawan pun kurang panas," ungkap Salsabila usai laga . Kunci keberhasilannya mengunci gim kedua—meski sempat tertingga...