Langsung ke konten utama

De Bruyne Cemerlang, Belgia Cukur Turki Tiga Gol Tanpa Balas



MENJUAL HARAPAN — Tim Nasional Belgia tampil perkasa saat melakoni matchday ketiga Grup A UEFA Nations League 2026/2027.

Tampil mendominasi di hadapan pendukungnya sendiri di Stade Maurice Dufrasne, Sabtu (3/10/2026) dini hari WIB, skuad The Red Devils sukses menghempaskan Turki dengan skor telak 3-0.

Sejak peluit awal dibunyikan, Belgia langsung mengambil inisiatif serangan dan menerapkan garis persaingan tinggi. 

Laga baru berjalan 10 menit, publik tuan rumah sudah bersorak ketika Kevin De Bruyne berhasil mengoyak jaring gawang Turki melalui tembakan terukurnya. Gol cepat ini membawa Belgia unggul 1-0.

Tertinggal satu gol membuat tensi laga kian meningkat. Duel di lini tengah berlangsung sengit dan ulet. Turki mencoba merespons dengan melancarkan serangan balasan, sementara Belgia terus berupaya menggandakan keunggulan. Namun, hingga turun minum, kokohnya pertahanan kedua tim membuat skor 1-0 tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, Turki mencoba mengambil kendali permainan demi mengejar ketertinggalan. Akan tetapi, rapatnya barisan belakang Belgia membuat berbagai skema serangan tim tamu berujung buntu.

Asyik menyerang, gawang Turki justru kembali bobol pada menit ke-59. Lewat skema serangan yang dibangun rapi, De Bruyne kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mencetak brace dalam laga ini untuk mengubah kedudukan menjadi 2-0.

Keunggulan dua gol tak membuat intensitas serangan Belgia mengendur. Pesta kemenangan tuan rumah akhirnya ditegaskan pada menit ke-76. Penyerang kawakan Romelu Lukaku sukses memanfaatkan peluang di dalam kotak penalti untuk membobol gawang Turki dan memperlebar jarak menjadi 3-0.

Di sisa waktu pertandingan, Turki terus berjuang keras menggempur lini pertahanan Belgia demi mencetak gol hiburan. Namun, hingga babak kedua usai, tidak ada gol tambahan yang tercipta.

Kemenangan meyakinkan 3-0 ini mengamankan posisi Belgia di peringkat kedua klasemen sementara Grup A dengan raihan 6 poin dari tiga pertandingan. Sementara itu, Turki semakin terbenam di dasar klasemen (posisi ke-4) tanpa mengoleksi satu poin pun. (*S_267)


Baca juga:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Anomali Tata Kelola dan Paradoks Kebijakan: Menagih Kehadiran Negara dalam Dialektika Hukum, Agraria, dan Pendidikan

Ringkasan Esai 1.       Pendahuluan: Membingkai perdebatan hukum, agraria, dan pendidikan dalam kerangka sosiologi politik dan tata kelola pemerintahan ( good governance ). 2.       Bedah Isu 1 (RUU Perampasan Aset): Mengkritik penyelewengan barang rampasan oleh oknum aparat dan menagih transparansi digital. 3.       Bedah Isu 2 (Uji Materiil KUHAP 2025): Menganalisis potensi hegemoni Polri atas PPNS serta risiko diskresi penggeledahan tanpa izin ( due process of law ). 4.       Bedah Isu 3 (Reforma Agraria): Menganalisis efektivitas kelembagaan LPRA langsung di bawah Presiden dalam meredistribusi tanah dan menyelesaikan konflik. 5.       Bedah Isu 4 (Dekolonisasi RUU Sisdiknas): Mengulas pemikiran Bonnie Triyana mengenai pentingnya menghapus bias kolonial terhadap penganut kepercayaan. 6.       Bedah Isu 5 (KIP Kuliah & Pagu Angg...

Drama 8 Gol di Giuseppe Meazza, Inter Milan Comeback dan Libas Udinese 5-3

MENJUAL HARAPAN — Pertandingan spektakuler diwarnai hujan delapan gol tersaji pada giornata ke-4 Serie A 2026/2027 saat Inter Milan menjamu Udinese di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (15/9/2026) dini hari WIB. Sempat tertinggal dua gol lebih dulu, Nerazzurri berhasil bangkit dan mengunci kemenangan dramatis 5-3. Laga dimulai dengan kejutan dari tim tamu. Udinese tampil menggebrak sejak awal babak pertama dan membuat publik tuan rumah terhenyak lewat gol cepat James Abankwah pada menit ke-9. Tujuh menit berselang, giliran Jürgen Ekkelenkamp yang mengoyak jala Inter pada menit ke-16, mengubah skor menjadi 0-2 untuk keunggulan Udinese. Tersengat oleh dua gol kejutan tersebut, Inter Milan langsung merespons dengan menaikkan tempo permainan. Usaha keras anak-asuh tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-26 lewat aksi Carlos Augusto yang memperkecil kedudukan. Gelombang serangan Inter berlanjut hingga Nicolò Barella sukses menyamakan skor menjadi 2-2 di menit ke-35. Keduduka...

Polytron Surabaya International Challenge 2026: Kejutan Salsabila Tumbangkan Unggulan Utama, Wakil Indonesia Melenggang dari Babak 32 Besar

  Salsabila Amiradana (Foto dok pbsi.id) MENJUAL HARAPAN — Kejutan besar mewarnai gelaran Polytron Surabaya International Challenge 2026 di babak 32 besar (R32) yang berlangsung pada Rabu (23/9/2026) . Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Salsabila Amiradana, sukses mencuri perhatian usai menumbangkan unggulan pertama asal Thailand, Passa-Orn Phannachet, dua gim langsung . Kemenangan mengejutkan Salsabila ini melengkapi raihan positif sejumlah wakil Merah Putih lainnya yang juga berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya . Kejutan Manis Salsabila Amiradana Tampil tanpa beban, Salsabila tampil memukau saat menghadapi unggulan teratas Passa-Orn Phannachet . Ia menyegel kemenangan 21-14, 21-18 dalam laga yang berlangsung disiplin . "Alhamdulillah hari ini bisa bermain sesuai rencana dan dijauhkan dari cedera. Di gim pertama saya langsung masuk mainnya dan lawan pun kurang panas," ungkap Salsabila usai laga . Kunci keberhasilannya mengunci gim kedua—meski sempat tertingga...