Langsung ke konten utama

Sassuolo Tampil Dominan, Cesena Tak Berdaya dalam Kekalahan 0-3 di Coppa Italia


MENJUAL HARAPAN — Sassuolo tampil meyakinkan saat menghadapi Cesena dalam pertandingan Coppa Italia 2026. Bermain agresif sejak awal laga, Sassuolo mampu mengendalikan jalannya pertandingan dan menutup duel dengan kemenangan telak 3-0.

Pertandingan baru berjalan 13 menit ketika Cristian Volpato membuka keunggulan Sassuolo. Gol tersebut menjadi penanda awal dominasi tuan rumah yang mampu memberikan tekanan kepada lini pertahanan Cesena.

Memasuki menit-menit berikutnya, Cesena berusaha merespons dan pertandingan berlangsung semakin sengit. Namun, hingga waktu normal babak pertama berakhir, Sassuolo masih mampu mempertahankan keunggulan 1-0.

Momentum penting kembali terjadi pada masa tambahan waktu babak pertama. Ketika pertandingan memasuki menit 45+2, Vasilije Adžić berhasil menggandakan keunggulan Sassuolo. Gol tersebut membuat tuan rumah menutup babak pertama dengan skor 2-0.

Sassuolo Makin Agresif Setelah Jeda

Memasuki babak kedua, Sassuolo tidak menunjukkan tanda-tanda mengendur. Justru, keunggulan dua gol membuat permainan mereka semakin percaya diri. Tekanan terus diarahkan ke pertahanan Cesena melalui serangkaian aksi ofensif.

Di sisi lain, Cesena mencoba bangkit. Tertinggal dua gol membuat mereka harus mengambil risiko dengan meningkatkan intensitas serangan. Beberapa upaya dilakukan untuk membongkar pertahanan Sassuolo, tetapi rapatnya barisan pertahanan tuan rumah membuat serangan Cesena kerap berakhir tanpa hasil.

Memasuki sekitar menit ke-70, tekanan Sassuolo semakin kuat. Lini belakang Cesena mulai kesulitan menghadapi intensitas serangan tuan rumah. Situasi tersebut akhirnya menghasilkan gol ketiga pada menit ke-75 melalui Luca Lipani.

Gol Lipani praktis membuat Sassuolo berada dalam posisi yang sangat nyaman dengan keunggulan 3-0.

Cesena Terus Mencoba, tetapi Sassuolo Sudah Terlalu Jauh

Meski tertinggal tiga gol, Cesena tidak sepenuhnya menyerah. Mereka masih berusaha membangun serangan dan mencari celah di pertahanan Sassuolo. Namun, upaya tersebut belum mampu menghasilkan gol balasan.

Sassuolo pun mulai mengurangi intensitas serangannya setelah memperoleh keunggulan tiga gol. Mereka tidak lagi tampil seagresif sebelumnya dan lebih mampu mengelola jalannya pertandingan hingga waktu normal berakhir.

Menjelang peluit panjang, kedua tim masih sempat saling memberikan tekanan. Akan tetapi, tidak ada lagi perubahan skor.

Ulasan Pertandingan

Kemenangan ini menunjukkan bahwa Sassuolo mampu memanfaatkan momentum dengan sangat baik. Tiga gol yang tercipta pada menit ke-13, 45+2, dan 75 memperlihatkan bahwa keunggulan mereka dibangun secara bertahap dan konsisten.

Ada tiga momentum penting dalam pertandingan ini. Pertama, gol cepat Volpato yang memberikan Sassuolo keunggulan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mereka. Kedua, gol Adžić pada penghujung babak pertama yang secara psikologis sangat menguntungkan karena Sassuolo masuk ruang ganti dengan keunggulan dua gol. Ketiga, gol Lipani pada menit ke-75 yang praktis mengakhiri harapan Cesena untuk mengejar ketertinggalan.

Sementara itu, persoalan utama Cesena terlihat pada ketidakmampuan mereka mengonversi tekanan menjadi gol. Setelah tertinggal 0-2, Cesena memang berupaya meningkatkan serangan, tetapi pertahanan Sassuolo mampu meredam ancaman tersebut.

Dengan demikian, Sassuolo bukan hanya unggul dalam skor, tetapi juga mampu mengontrol momentum pertandingan. Kemenangan 3-0 menjadi gambaran dari efektivitas Sassuolo dalam memanfaatkan peluang dan menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir. (*S_267)

Baca juga:

BWF World Championships 2026: Putri Kusuma Wardani dan Alwi Farhan Sukses Lalui Ujian Perdana di Kejuaraan Dunia 2026 

Putri Kusuma Wardani dan Alwi Farhan Siap Hadapi Laga Perdana di Kejuaraan Dunia 2026 

BWF World Championships 2026: Indonesia Tambah Tiga Kekuatan Jelang Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026


Ikuti berita lainnya disini



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Anomali Tata Kelola dan Paradoks Kebijakan: Menagih Kehadiran Negara dalam Dialektika Hukum, Agraria, dan Pendidikan

Ringkasan Esai 1.       Pendahuluan: Membingkai perdebatan hukum, agraria, dan pendidikan dalam kerangka sosiologi politik dan tata kelola pemerintahan ( good governance ). 2.       Bedah Isu 1 (RUU Perampasan Aset): Mengkritik penyelewengan barang rampasan oleh oknum aparat dan menagih transparansi digital. 3.       Bedah Isu 2 (Uji Materiil KUHAP 2025): Menganalisis potensi hegemoni Polri atas PPNS serta risiko diskresi penggeledahan tanpa izin ( due process of law ). 4.       Bedah Isu 3 (Reforma Agraria): Menganalisis efektivitas kelembagaan LPRA langsung di bawah Presiden dalam meredistribusi tanah dan menyelesaikan konflik. 5.       Bedah Isu 4 (Dekolonisasi RUU Sisdiknas): Mengulas pemikiran Bonnie Triyana mengenai pentingnya menghapus bias kolonial terhadap penganut kepercayaan. 6.       Bedah Isu 5 (KIP Kuliah & Pagu Angg...

Drama 8 Gol di Giuseppe Meazza, Inter Milan Comeback dan Libas Udinese 5-3

MENJUAL HARAPAN — Pertandingan spektakuler diwarnai hujan delapan gol tersaji pada giornata ke-4 Serie A 2026/2027 saat Inter Milan menjamu Udinese di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (15/9/2026) dini hari WIB. Sempat tertinggal dua gol lebih dulu, Nerazzurri berhasil bangkit dan mengunci kemenangan dramatis 5-3. Laga dimulai dengan kejutan dari tim tamu. Udinese tampil menggebrak sejak awal babak pertama dan membuat publik tuan rumah terhenyak lewat gol cepat James Abankwah pada menit ke-9. Tujuh menit berselang, giliran Jürgen Ekkelenkamp yang mengoyak jala Inter pada menit ke-16, mengubah skor menjadi 0-2 untuk keunggulan Udinese. Tersengat oleh dua gol kejutan tersebut, Inter Milan langsung merespons dengan menaikkan tempo permainan. Usaha keras anak-asuh tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-26 lewat aksi Carlos Augusto yang memperkecil kedudukan. Gelombang serangan Inter berlanjut hingga Nicolò Barella sukses menyamakan skor menjadi 2-2 di menit ke-35. Keduduka...

Polytron Surabaya International Challenge 2026: Kejutan Salsabila Tumbangkan Unggulan Utama, Wakil Indonesia Melenggang dari Babak 32 Besar

  Salsabila Amiradana (Foto dok pbsi.id) MENJUAL HARAPAN — Kejutan besar mewarnai gelaran Polytron Surabaya International Challenge 2026 di babak 32 besar (R32) yang berlangsung pada Rabu (23/9/2026) . Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Salsabila Amiradana, sukses mencuri perhatian usai menumbangkan unggulan pertama asal Thailand, Passa-Orn Phannachet, dua gim langsung . Kemenangan mengejutkan Salsabila ini melengkapi raihan positif sejumlah wakil Merah Putih lainnya yang juga berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya . Kejutan Manis Salsabila Amiradana Tampil tanpa beban, Salsabila tampil memukau saat menghadapi unggulan teratas Passa-Orn Phannachet . Ia menyegel kemenangan 21-14, 21-18 dalam laga yang berlangsung disiplin . "Alhamdulillah hari ini bisa bermain sesuai rencana dan dijauhkan dari cedera. Di gim pertama saya langsung masuk mainnya dan lawan pun kurang panas," ungkap Salsabila usai laga . Kunci keberhasilannya mengunci gim kedua—meski sempat tertingga...