Langsung ke konten utama

Asa Medali Perorangan Asian Games 2026, Amri/Nita Tembus Perempat Final Saat Joaquin/Fadia Terhenti

Amri/Nita (foto dok pbsi.id)

MENJUAL HARAPAN — Kiprah tim bulu tangkis Indonesia di nomor perorangan Asian Games 2026 resmi dimulai di Ichinomiya, Jepang. Hasil kontras mewarnai langkah para wakil Merah-Putih yang berlaga pada Jumat (25/9/2026), di mana ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah sukses menembus babak perempat final, sementara pasangan Nikolaus Joaquin/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus angkat koper lebih awal setelah melewati pertarungan sengit.

Amri/Nita Tampil Perkasa, Tekuk Tuan Rumah

Pasangan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menunjukkan mentalitas pantang menyerah.

Setelah di babak 32 besar menang mudah atas wakil Kazakhstan, Makhsut Tajibullayev/Nargiza Rakhmetukkayeva, dengan skor 21-7, 21-11, ujian sesungguhnya datang pada babak 16 besar.

Berhadapan dengan ganda campuran tangguh tuan rumah Jepang, Yuta Watanabe/Maya Taguchi, Amri/Nita sempat kehilangan gim pertama 9-21.

Namun, lewat penyesuaian taktik dan instruksi intensif dari pelatih Nova Widianto di pinggir lapangan, Amri/Nita bangkit dan membalikkan keadaan untuk menang rubber game 9-21, 21-18, 21-15.

"Awalnya strategi kami yang didasarkan pada analisis video berhasil diantisipasi lawan, membuat kami kesulitan. Namun, pelatih mengarahkan untuk menaikkan tempo dan berani menekan. Itu kunci keberhasilan di gim kedua dan ketiga," ungkap Amri seusai laga. Amri menambahkan bahwa motivasinya terpecut tinggi mengingat ini bisa jadi Asian Games terakhir bagi dirinya.

Nita Violina Marwah turut menyoroti peran penting kehadiran pelatih Nova Widianto. "Hadirnya Coach Nova di belakang kami memberikan rasa percaya diri lebih. Walau Yuta luar biasa dengan variasi serangannya, kami berhasil mengantisipasi arah permainannya di pertengahan laga," jelas Nita.

Fajar/Fikri Atasi Kelelahan, Ana/Trias Awali Langkah Manis

Fajar/Fikri (Foto dok pbsi.id)
Di sektor ganda putra, pasangan unggulan kedua Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri mengamankan tiket ke babak berikutnya usai menundukkan pasangan India, Hariharan Amsakarunan/M. R. Arjun, dua gim langsung 21-14, 21-11 pada babak 32 besar.

Kemenangan ini diraih di tengah kendala stamina yang menguras fisik pascafinal beregu. Fajar mengaku hanya sempat tidur beberapa jam sebelum berlaga.

"Ada pengaruh ke stamina setelah final beregu. Kami baru sampai hotel jam 12 malam dan tidur jam 1 pagi. Namun, itu bukan alasan. Yang terpenting fokus pikiran tidak boleh lepas dan harus dipaksa prima," tegas Fajar. Fikri menambahkan bahwa lawan memiliki rotasi dan pertahanan no-lob yang kuat sehingga membutuhkan kewaspadaan ekstra.

Sementara itu, di sektor ganda putri, pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari meraih kemenangan dominan di babak 32 besar atas wakil India, Kavipriya Selvam/Simran Singh, dengan skor menyolok 21-9, 21-5.

Ana/Trias (foto dok pbsi.id)
Menatap laga berat di babak berikutnya melawan ganda putri tangguh Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee, Febriana menegaskan pentingnya pemulihan fisik dan evaluasi taktik. "Pertemuan terakhir di Kejuaraan Dunia menunjukkan mereka sangat siap dalam segala pola permainan. Kami harus melakukan recovery yang bagus dan mempelajari kembali video pertandingan mereka," ujar Febriana.
Perjuangan Selesai untuk Joaquin/Fadia
Sayangnya, hasil manis tak diikuti oleh ganda campuran lainnya, Nikolaus Joaquin/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Setelah melewati babak 32 besar dengan menggilas wakil Maladewa, Fathimah N. Abdul Razzaq/Hussein Zayan S. Zaki (21-8, 21-14), langkah Joaquin/Fadia dihentikan oleh pasangan pengalaman asal Thailand, Ruttanapak Oupthong/Jhenicha Sudjaipraparat, di babak 16 besar.

Joaquin/Fadia (Foto dok pbsi.id)

Melalui laga ketat tiga gim yang menguras emosi, Joaquin/Fadia akhirnya menyerah dengan skor tipis 24-26, 21-17, 18-21.

"Sangat disayangkan karena di poin-poin kritis kami banyak melakukan kesalahan sendiri dan masih terasa agak kagok di lapangan. Namun, saya tetap bersyukur karena kami sudah memberikan perlawanan terbaik," terang Siti Fadia.

Bagi Joaquin, pengalaman berpasangan dengan Fadia di ajang sebesar Asian Games memberikan pelajaran yang amat berharga. "Bermain ganda campuran cukup mengagetkan karena biasa bermain di posisi depan, sekarang harus cover ke belakang. Di poin kritis gim pertama dan ketiga saya kurang bisa mengontrol diri. Ini jadi pengalaman yang sangat berharga," aku Joaquin. (***_267)

Sumber Referensi:

1.   PBSI.ID “Asian Games 2026: Amri/Nita Melaju ke Perempatfinal”, 26/9/2026 (diakses dan direkonstruksi, 26/9/2026)

2.   PBSI.ID “Asian Games 2026: Ana/Trias Melalui Perjuangan di Asian Games”, 26/9/2026 (diakses dan direkonstruksi, 26/9/2026)

3.   PBSI.ID “Asian Games 2026: Fajar/Fikri Ingin Terus Fokus Walau Stamina Menurun”, 26/9/2026 (diakses dan direkonstruksi, 26/9/2026)  

4.   PBSI.ID “Asian Games 2026: Joquin/Fadia Sudah Memberikan Yang Terbaik”, 26/9/2026) (diakses dan direkonstruksi, 26/9/2026)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DPR Wanti-Wanti RUU Perampasan Aset: Fokus Koruptor, Jangan Jadi Celah Abuse of Power Penegak Hukum

MENJUAL HARAPAN — Semangat memiskinkan koruptor melalui Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset jangan sampai mengorbankan hak-hak masyarakat sipil. Ketegasan regulasi pemberantasan korupsi harus berjalan selaras dengan kepastian hukum agar tidak memicu praktik penyalahgunaan kewenangan ( abuse of power ) oleh aparat penegak hukum. Penegasan tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi III DPR RI I Wayan Sudirta saat menyerap aspirasi akademisi dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2026). Wayan menggarisbawahi bahwa tuntutan publik atas ketegasan pemberantasan korupsi memang tidak bisa ditawar lagi. Namun, belajar dari perumusan regulasi di berbagai negara maju, perumusan norma RUU Perampasan Aset sejak awal harus presisi agar benar-benar mengunci sasaran utamanya: para pelaku tindak pidana korupsi. "Begitu undang-undang ini disahkan... kami ingin memastikan dengan bantuan narasumber, pastikan dong bahwa RUU ini diundang...

La Liga 2026/2027: Espanyol Kontra Real Madrid Berskor Gol 1-2

MENJUAL HARAPAN - Pertandingan pekan awal La Liga musim 2026/2027 menyajikan duel dramatis di RCDE Stadium . Tuan rumah Espanyol harus merelakan poin terbang di hadapan pendukungnya sendiri setelah ditaklukkan oleh Real Madrid dengan skor tipis 1-2. Laga ini menjadi gambaran klasik bagaimana ketenangan dan pengalaman tim bermental juara mampu membalikkan keadaaan pada detik-detik krusial. Keunggulan Cepat dan Respons Tangguh Tuan Rumah Sejak peluit kick-off dibunyikan, Real Madrid tampil menekan dan mengambil inisiatif serangan secara agresif. Efektivitas serangan tim tamu terbukti ampuh pada menit ke-9. Jude Bellingham memecah kebuntuan lewat sepakan terukur yang membobol gawang Espanyol, mengubah skor menjadi 0-1 untuk Madrid. Tertinggal satu gol tidak membuat Espanyol patah arang. Anak-anak Catalonia berusaha bangkit dengan melancarkan gelombang serangan ke area pertahanan Madrid. Kerja keras tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-30. Menerima celah di lini belakang Madrid, Ál...

Tekuk Athletic Bilbao 2-0, Barcelona Mantapkan Posisi di Puncak Klasemen La Liga

MENJUAL HARAPAN — Barcelona melanjutkan tren positif mereka pada jornada kedua La Liga 2026/2027 setelah menundukkan Athletic Bilbao dengan skor 2-0 di Stadion Camp Nou pada Jumat (28/8/2026) dini hari WIB. Dua gol kemenangan Blaugrana masing-masing dilesakkan oleh Raphinha pada babak pertama dan Fermín López menjelang akhir babak kedua. Sejak peluit awal dibunyikan, tuan rumah langsung mengendalikan jalannya laga dan memegang inisiatif serangan. Kendati dominan, Barcelona mendapat perlawanan sengit dari Bilbao yang tampil disiplin dan sesekali mengancam lini pertahanan tuan rumah melalui skema serangan balik . Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-37. Berawal dari skema serangan yang rapi, Raphinha melepaskan tembakan menusuk yang gagal dihalau kiper Bilbao, mengubah papan skor menjadi 1-0 hingga babak pertama usai. Memasuki babak kedua, Blaugrana kian gencar melancarkan gelombang serangan untuk menambah keunggulan. Bilbao yang berupaya mengejar ketertinggalan terus berusaha ...