Langsung ke konten utama

Darurat Keselamatan Pelayaran Nasional: Ketua DPR RI Puan Maharani Desak Penetapan Target Nasional Penurunan Kecelakaan Kapal

MENJUAL HARAPAN JAKARTA (Parlementaria) — Maraknya musibah dan kecelakaan kapal laut yang terjadi sepanjang tahun 2026 menjadi perhatian serius DPR RI. Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti tajam minimnya faktor keselamatan dan keamanan sistem transportasi laut di Tanah Air menyusul tragedi terbakar hebatnya KM Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep, Madura, yang menewaskan sedikitnya lima orang penumpang.

Puan menyampaikan dukacita mendalam atas musibah terbakarnya KM Mutiara Sentosa II pada 2 Agustus lalu dalam pelayaran rute Surabaya–Makassar. Hingga Senin (3/8), tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 233 penumpang selamat, namun proses pencarian korban hilang masih terus berlangsung di tengah persoalan klasik ketidaksesuaian data manifes dengan jumlah penumpang riil di lapangan.

"Dukacita mendalam kami sampaikan kepada seluruh korban kecelakaan KM Mutiara Sentosa II. Insiden ini harus menjadi pengingat bahwa ternyata faktor keamanan transportasi laut di Indonesia masih minim. Keselamatan harus menjadi ukuran kinerja yang setara dengan konektivitas," kata Puan dalam keterangan resminya di Jakarta, sebagaimana dikutip dpr.go.id, Selasa (4/8/2026).

Rangkaian Tragedi Laut dan Problem Kronis Manifes

Insiden Mutiara Sentosa II menambah panjang daftar kelam kecelakaan laut nasional. Pada 15 Juli lalu, Kapal Layar Motor (KLM) Nurul Salsa tenggelam di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, merenggut 4 korban jiwa dan menyisakan 14 korban hilang. Kepolisian kini tengah mengusut dugaan kelalaian hingga kecurangan manipulasi data manifes pada kapal tersebut.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) turut mengakui adanya kesimpangsiuran manifes penumpang serta tengah mendalami dugaan ketiadaan sekoci penyelamat standar di KM Mutiara Sentosa II. Puan menilai persoalan manifes yang berulang ini menunjukkan adanya kelalaian sistematis yang harus segera dievaluasi mendalam.

Catatan Kelam Kecelakaan Pelayaran Sepanjang 2026:

  • 27 Januari: KM Dharma Kartika IX miring di Pelabuhan Semayang, Balikpapan akibat muatan truk roboh (3 tewas, 3 luka).
  • 26 Maret: KM Anaya terbakar di Perairan Maluku dipicu puntung rokok menyambar jeriken BBM (5 ABK luka bakar).
  • 28 April: KM Sabuk Nusantara 106 menabrak bangunan penginapan di Banda Neira akibat keluar jalur sandar.
  • Pertengahan Tahun: KM Mega Harapan tenggelam dihantam kapal besi di Perairan Labuan Mas (Nakhoda tewas, 1 ABK hilang).
  • 15 Juli: KLM Nurul Salsa tenggelam di Kepulauan Selayar (4 tewas, 14 hilang, ada indikasi manipulasi manifes).
  • 1 Agustus: KLM Eternity mati mesin di perairan Pulau Satonda (30 penumpang berhasil dievakuasi selamat).
  • 2 Agustus: KM Mutiara Sentosa II terbakar di Perairan Sumenep (5 tewas, pencarian korban hilang berlanjut).

Keselamatan Adalah Hak Dasar Rakyat di Negara Kepulauan

Mantan Menko PMK itu menegaskan bahwa bagi masyarakat di wilayah kepulauan, transportasi laut bukanlah pilihan gaya hidup, melainkan satu-satunya sarana vital untuk mengakses fasilitas kesehatan, pendidikan, dan aktivitas ekonomi. Setiap insiden kecelakaan kapal tidak hanya menghilangkan nyawa, tetapi juga mengikis rasa aman rakyat terhadap pelayanan publik yang menjadi kewajiban Negara.

Oleh karena itu, Ketua DPR RI mendesak Pemerintah untuk menetapkan target nasional penurunan angka kecelakaan transportasi laut sebagai bagian dari agenda pembangunan nasional yang dievaluasi secara berkala. Evaluasi terhadap operator, pengelola pelabuhan, maupun regulator tidak boleh hanya diukur dari kelancaran arus barang dan penumpang, melainkan dari standar keselamatan, kelengkapan sarana evakuasi, serta percepatan penyelamatan korban.

"Indonesia sebagai negara kepulauan harus mampu menghadirkan sistem transportasi yang bukan hanya untuk menghubungkan antarpulau, tetapi juga menjamin bahwa setiap perjalanan berlangsung dengan standar keselamatan yang memberikan rasa aman bagi seluruh rakyat. Pelayanan transportasi laut yang layak, aman, dan nyaman, adalah hak masyarakat yang harus bisa diwujudkan oleh Negara," pungkas Puan. (*Sjs_267)

Sumber Berita Resmi: dpr.go.id "Marak Kecelakaan Kapal, Puan Soroti Minimnya Faktor Keamanan Transportasi Laut" (diakses, dan direkonstruksi, 4/8/2026)


Baca juga:

Pascaputusan MK Nomor 40/2026: DPR Desak Pemerintah Percepat Pemisahan Anggaran Makan Gratis dari Dana Pendidikan 

Malam Kelam di Pakansari: Taktik Tumpul, Pertahanan Rapuh, Garuda Digulung Vietnam 0-3 

Ganda Putra Indonesia: Leo/Daniel Angkat Trofi Juara Taipei Open 2026 

Dugaan Ketimpangan Hukum WNA-WNI: Skandal Penerbangan Australia-Merauke yang Menjerat Pilot Muda 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

La Liga 2026/2027: Espanyol Kontra Real Madrid Berskor Gol 1-2

MENJUAL HARAPAN - Pertandingan pekan awal La Liga musim 2026/2027 menyajikan duel dramatis di RCDE Stadium . Tuan rumah Espanyol harus merelakan poin terbang di hadapan pendukungnya sendiri setelah ditaklukkan oleh Real Madrid dengan skor tipis 1-2. Laga ini menjadi gambaran klasik bagaimana ketenangan dan pengalaman tim bermental juara mampu membalikkan keadaaan pada detik-detik krusial. Keunggulan Cepat dan Respons Tangguh Tuan Rumah Sejak peluit kick-off dibunyikan, Real Madrid tampil menekan dan mengambil inisiatif serangan secara agresif. Efektivitas serangan tim tamu terbukti ampuh pada menit ke-9. Jude Bellingham memecah kebuntuan lewat sepakan terukur yang membobol gawang Espanyol, mengubah skor menjadi 0-1 untuk Madrid. Tertinggal satu gol tidak membuat Espanyol patah arang. Anak-anak Catalonia berusaha bangkit dengan melancarkan gelombang serangan ke area pertahanan Madrid. Kerja keras tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-30. Menerima celah di lini belakang Madrid, Ál...

DPR Wanti-Wanti RUU Perampasan Aset: Fokus Koruptor, Jangan Jadi Celah Abuse of Power Penegak Hukum

MENJUAL HARAPAN — Semangat memiskinkan koruptor melalui Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset jangan sampai mengorbankan hak-hak masyarakat sipil. Ketegasan regulasi pemberantasan korupsi harus berjalan selaras dengan kepastian hukum agar tidak memicu praktik penyalahgunaan kewenangan ( abuse of power ) oleh aparat penegak hukum. Penegasan tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi III DPR RI I Wayan Sudirta saat menyerap aspirasi akademisi dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2026). Wayan menggarisbawahi bahwa tuntutan publik atas ketegasan pemberantasan korupsi memang tidak bisa ditawar lagi. Namun, belajar dari perumusan regulasi di berbagai negara maju, perumusan norma RUU Perampasan Aset sejak awal harus presisi agar benar-benar mengunci sasaran utamanya: para pelaku tindak pidana korupsi. "Begitu undang-undang ini disahkan... kami ingin memastikan dengan bantuan narasumber, pastikan dong bahwa RUU ini diundang...

Tekuk Athletic Bilbao 2-0, Barcelona Mantapkan Posisi di Puncak Klasemen La Liga

MENJUAL HARAPAN — Barcelona melanjutkan tren positif mereka pada jornada kedua La Liga 2026/2027 setelah menundukkan Athletic Bilbao dengan skor 2-0 di Stadion Camp Nou pada Jumat (28/8/2026) dini hari WIB. Dua gol kemenangan Blaugrana masing-masing dilesakkan oleh Raphinha pada babak pertama dan Fermín López menjelang akhir babak kedua. Sejak peluit awal dibunyikan, tuan rumah langsung mengendalikan jalannya laga dan memegang inisiatif serangan. Kendati dominan, Barcelona mendapat perlawanan sengit dari Bilbao yang tampil disiplin dan sesekali mengancam lini pertahanan tuan rumah melalui skema serangan balik . Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-37. Berawal dari skema serangan yang rapi, Raphinha melepaskan tembakan menusuk yang gagal dihalau kiper Bilbao, mengubah papan skor menjadi 1-0 hingga babak pertama usai. Memasuki babak kedua, Blaugrana kian gencar melancarkan gelombang serangan untuk menambah keunggulan. Bilbao yang berupaya mengejar ketertinggalan terus berusaha ...