Langsung ke konten utama

Menagih Presisi Data BPS Agar Bantuan Sosial dan Beasiswa Tepat Sasaran

MENJUAL HARAPAN – Keakuratan data statistik kembali menjadi sorotan tajam parlemen. Kebijakan publik yang melenceng—mulai dari penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) hingga Program Indonesia Pintar (PIP)—dinilai sebagai dampak langsung dari masih lemahnya kualitas pendataan di tingkat akar rumput.

Masalah sistemis tersebut disuarakan secara kritis oleh Anggota Komisi X DPR RI, La Tinro La Tunrung, saat menggelar Kunjungan Kerja Reses Komisi X DPR RI di Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (25/7/2026).

Politisi Fraksi Partai Gerindra itu menyoroti kerja surveyor atau petugas lapangan BPS yang dinilai kerap abai terhadap metodologi dasar wawancara. Praktik pendataan asal-asalan, seperti menggali informasi dari pihak yang tidak memahami kondisi ekonomi riil keluarga yang bersangkutan, memicu bias data yang berbahaya.

"Surveyor ini jangan sampai mendapatkan data yang kurang tepat. Jangan sampai data-data yang dihasilkan itu kurang tepat dan akhirnya pemerintah membuat kebijakan yang tidak tepat," tegas La Tinro sebagaimana dikutip dpr.go.id (26/7/2026).

Celah Data Desil dan Risiko Marjinalisasi Warga Miskin

Dampak paling nyata dari masalah administrasi ini adalah ditemukannya kolom desil kesejahteraan masyarakat yang masih kosong dalam basis data. Ketiadaan status desil ini berpotensi besar menjegal hak warga tidak mampu untuk mengakses jaring pengaman sosial maupun bantuan biaya pendidikan seperti PIP.

"Masih banyak juga yang kosong data desilnya. Ada kepala keluarga yang belum diketahui desil berapa. Ini tentu akan terus kami tanyakan apakah karena kesalahan teknis atau sebab lainnya," ujar legislator asal Dapil Sulawesi Selatan III tersebut.

Ia pun mendorong BPS untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi petugas survei melalui pelatihan berkala agar standar pengumpulan data di lapangan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Stigma Pajak dan Pentingnya Edukasi Publik

Selain evaluasi di internal BPS, La Tinro membeberkan adanya hambatan sosiologis di masyarakat. Hingga kini, masih ada warga yang menaruh curiga dan enggan memberikan data jujur karena khawatir pendataan tersebut berkaitan dengan kewajiban perpajakan.

Oleh karena itu, ia meminta BPS gencar mengedukasi publik seraya mengimbau masyarakat untuk kooperatif dan transparan saat menerima kunjungan petugas BPS.

"Jangan ragu, jangan bimbang, jangan merasa cemas apabila ada petugas dari Badan Pusat Statistik yang datang. Mereka hanya ingin memperoleh data agar kebijakan-kebijakan pemerintah pada tahun-tahun mendatang bisa lebih tepat sasaran," pungkasnya. (*S_267)

Sumber Berita Resmi: dpr.go.id "La Tinro Minta BPS Perkuat Kualitas Survei untuk Dukung Ketepatan Bantuan Sosial dan Pendidikan" (diakses dan dikonstruksi ulang, 27/6/2026)


Baca juga:

Menembus Ketimpangan Mutu Kampus Daerah dan Menagih Evaluasi Syarat Jurnal Internasional

Estafet Kepemimpinan Bank Indonesia di Tengah Ujian Stabilitas Moneter 

Menjaga Desa Adat dari Jebakan Administrasi Keuangan Negara

Menjaga Roh Desa Adat Bali Lewat Optimalisasi Dana Desa

Presiden Prabowo Subianto Lantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional 

Donny Ernawan dan Yos Sunitiyoso Dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno Jadi Ketua

Presiden Prabowo Subianto resmi menangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia pada Jumat, 2 Oktober 2026 di Istana Negara, Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Kris MENJUAL HARAPAN — Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Dalam susunan baru tersebut, Pratikno ditetapkan sebagai Ketua merangkap anggota, Muhammad Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua merangkap anggota, dan Muhammad Qodari sebagai Sekretaris merangkap anggota. Pengangkatan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia . Pelantikan 26 anggota Wantimpres itu menandai terbentuknya susunan baru lembaga yang memiliki posisi sebagai bagian dari mekanisme pemberian pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan pemerintahan. 26 Nama dalam Susunan Wantimpres Berdasarka...

Politik Bongkar - Pasang Kabinet Prabowo

Oleh Silahudin MENJUAL HARAPAN -  MEMASUKI fase mendekati dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dinamika pemerintahan Indonesia diwarnai oleh fenomena instabilitas internal yang mencolok—bongkar-pasang pos kementerian yang berlangsung secara berulang. Memang, perombakan kabinet ( reshuffle ) merupakan hak prerogatif presiden untuk mengevaluasi kinerja menteri dan menyesuaikan arah kebijakan dengan dinamika zaman. Pakar hukum tata negara Jimly Asshiddiqie (2021), reshuffle pada dasarnya adalah instrumen penyehat sistem presidensial agar eksekutif tidak terjebak dalam stagnasi birokrasi dan ego sektoral. Namun, ketika reshuffle terjadi hingga enam kali dalam waktu kurang dari dua tahun, makna normatif tersebut bergeser menjadi pertanyaan fundamental mengenai stabilitas manajerial dan arah tata kelola pemerintahan. Fenomena bongkar-pasang portofolio ini mencerminkan apa yang oleh ilmuwan politik Dan Slater (2018) disebut sebaga...

Polytron Surabaya International Challenge 2026: Kejutan Salsabila Tumbangkan Unggulan Utama, Wakil Indonesia Melenggang dari Babak 32 Besar

  Salsabila Amiradana (Foto dok pbsi.id) MENJUAL HARAPAN — Kejutan besar mewarnai gelaran Polytron Surabaya International Challenge 2026 di babak 32 besar (R32) yang berlangsung pada Rabu (23/9/2026) . Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Salsabila Amiradana, sukses mencuri perhatian usai menumbangkan unggulan pertama asal Thailand, Passa-Orn Phannachet, dua gim langsung . Kemenangan mengejutkan Salsabila ini melengkapi raihan positif sejumlah wakil Merah Putih lainnya yang juga berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya . Kejutan Manis Salsabila Amiradana Tampil tanpa beban, Salsabila tampil memukau saat menghadapi unggulan teratas Passa-Orn Phannachet . Ia menyegel kemenangan 21-14, 21-18 dalam laga yang berlangsung disiplin . "Alhamdulillah hari ini bisa bermain sesuai rencana dan dijauhkan dari cedera. Di gim pertama saya langsung masuk mainnya dan lawan pun kurang panas," ungkap Salsabila usai laga . Kunci keberhasilannya mengunci gim kedua—meski sempat tertingga...