Langsung ke konten utama

Menjaga Desa Adat dari Jebakan Administrasi Keuangan Negara

MENJUAL HARAPAN – Alokasi Dana Desa yang dikucurkan pemerintah pusat ke wilayah Bali kerap dihadapkan pada dilema klasik: bagaimana menjaga keluwesan kearifan lokal tanpa melanggar kekakuan tata kelola keuangan negara? Tanpa pendampingan yang tepat, niat baik untuk memajukan desa adat justru berisiko menyeret para pengelola ke dalam jerat persoalan hukum.

Isu krusial inilah yang digarisbawahi oleh Anggota Komisi XI DPR RI, Andi Yuliani Paris, usai mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi XI DPR RI di Denpasar, Bali, Kamis (23/7/2026).

Legislator Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut secara khusus mendesak Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mengambil peran lebih aktif melalui pendampingan komprehensif—bukan sekadar audit pasca-kejadian—terutama bagi kelembagaan desa adat di Pulau Dewata.

"Kita perlu memberikan penguatan kepada lembaga-lembaga adat agar dapat mengelola Dana Desa dengan baik tanpa dianggap melanggar hukum. Karena itu, pendampingan menjadi sangat penting," tegas Andi Yuliani saat memberikan keterangan pers sebagaimana dikutip dpr.go.id (26/7/2026).

Literasi Digital dan Tantangan SDM Aparatur Desa

Di ranah teknis, BPKP sebenarnya telah meluncurkan berbagai instrumen digital seperti Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) serta Continuous Auditing and Continuous Monitoring (CACM). Tools ini dirancang untuk memantau arus kas serta penyusunan anggaran secara real-time. Namun, Andi menilai keberadaan aplikasi mutakhir tersebut akan sia-sia jika tidak dibarengi dengan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di tingkat desa.

Kesenjangan pemahaman administrasi di tingkat aparatur kerap menjadi titik lemah yang memicu kesalahan pencatatan atau pelaporan keuangan. Oleh karena itu, BPKP diminta tidak hanya mengandalkan sistem digital, melainkan gencar menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dan sosialisasi secara berkelanjutan.

"Kemampuan SDM aparatur desa dalam pengelolaan administrasi masih perlu ditingkatkan. Karena itu, bimbingan teknis dan sosialisasi penggunaan aplikasi harus terus dilakukan," lanjutnya.

Pengawasan Preventif: Menjaga Inovasi, Mencegah Kriminalisasi

Andi Yuliani menekankan bahwa proses pendampingan oleh BPKP harus mengawal seluruh alur tata kelola—mulai dari tahap perencanaan, penyusunan program, eksekusi anggaran, hingga evaluasi akhir. Pendekatan dari hulu ke hilir ini bertujuan untuk memastikan setiap rupiah tepat sasaran sekaligus melindungi inovasi pembangunan berbasis adat agar tidak terhambat oleh ketakutan administrasi.

Komisi XI DPR RI berkomitmen untuk terus mengawasi efektivitas pendampingan ini, guna memastikan instrumen pengawasan keuangan negara hadir sebagai pelindung dan enabler pembangunan desa, bukan justru menjadi beban birokrasi bagi masyarakat adat. (*Sil_267)

Sumber Berita Resmi: dpr.go.id "Andi Yuliani Minta BPKP Perkuat Pendampingan Desa Adat Kelola Dana Desa" (diakses dan dikonsturksi ulang, 27/7/2026)


Baca juga:komi

Menjaga Roh Desa Adat Bali Lewat Optimalisasi Dana Desa

Presiden Prabowo Subianto Lantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional 

Donny Ernawan dan Yos Sunitiyoso Dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno Jadi Ketua

Presiden Prabowo Subianto resmi menangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia pada Jumat, 2 Oktober 2026 di Istana Negara, Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Kris MENJUAL HARAPAN — Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Dalam susunan baru tersebut, Pratikno ditetapkan sebagai Ketua merangkap anggota, Muhammad Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua merangkap anggota, dan Muhammad Qodari sebagai Sekretaris merangkap anggota. Pengangkatan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia . Pelantikan 26 anggota Wantimpres itu menandai terbentuknya susunan baru lembaga yang memiliki posisi sebagai bagian dari mekanisme pemberian pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan pemerintahan. 26 Nama dalam Susunan Wantimpres Berdasarka...

Politik Bongkar - Pasang Kabinet Prabowo

Oleh Silahudin MENJUAL HARAPAN -  MEMASUKI fase mendekati dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dinamika pemerintahan Indonesia diwarnai oleh fenomena instabilitas internal yang mencolok—bongkar-pasang pos kementerian yang berlangsung secara berulang. Memang, perombakan kabinet ( reshuffle ) merupakan hak prerogatif presiden untuk mengevaluasi kinerja menteri dan menyesuaikan arah kebijakan dengan dinamika zaman. Pakar hukum tata negara Jimly Asshiddiqie (2021), reshuffle pada dasarnya adalah instrumen penyehat sistem presidensial agar eksekutif tidak terjebak dalam stagnasi birokrasi dan ego sektoral. Namun, ketika reshuffle terjadi hingga enam kali dalam waktu kurang dari dua tahun, makna normatif tersebut bergeser menjadi pertanyaan fundamental mengenai stabilitas manajerial dan arah tata kelola pemerintahan. Fenomena bongkar-pasang portofolio ini mencerminkan apa yang oleh ilmuwan politik Dan Slater (2018) disebut sebaga...

Polytron Surabaya International Challenge 2026: Kejutan Salsabila Tumbangkan Unggulan Utama, Wakil Indonesia Melenggang dari Babak 32 Besar

  Salsabila Amiradana (Foto dok pbsi.id) MENJUAL HARAPAN — Kejutan besar mewarnai gelaran Polytron Surabaya International Challenge 2026 di babak 32 besar (R32) yang berlangsung pada Rabu (23/9/2026) . Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Salsabila Amiradana, sukses mencuri perhatian usai menumbangkan unggulan pertama asal Thailand, Passa-Orn Phannachet, dua gim langsung . Kemenangan mengejutkan Salsabila ini melengkapi raihan positif sejumlah wakil Merah Putih lainnya yang juga berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya . Kejutan Manis Salsabila Amiradana Tampil tanpa beban, Salsabila tampil memukau saat menghadapi unggulan teratas Passa-Orn Phannachet . Ia menyegel kemenangan 21-14, 21-18 dalam laga yang berlangsung disiplin . "Alhamdulillah hari ini bisa bermain sesuai rencana dan dijauhkan dari cedera. Di gim pertama saya langsung masuk mainnya dan lawan pun kurang panas," ungkap Salsabila usai laga . Kunci keberhasilannya mengunci gim kedua—meski sempat tertingga...