Langsung ke konten utama

Ubed Tembus Semifinal Super 500 Pertama Sepanjang Kariernya


Moh. Zaki Ubaidillah, Tunggal putra Indonesia (Foto dok pbsi.id)

MENJUAL HARAPAN – Tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah, mencatatkan prestasi membanggakan dengan melaju ke babak semifinal turnamen BWF World Tour Super 500 untuk pertama kalinya. Kepastian tersebut diraih setelah Ubed, sapaan akrabnya, tampil dominan saat menyingkirkan wakil Malaysia, Justin Hoh, dengan skor 21-7, 21-13 pada babak perempat final, Jumat (12/6).

Konsistensi Menekan dari Awal

Ubed menyatakan rasa syukur atas kemenangan tanpa cedera yang berhasil memenuhi target pribadinya di turnamen ini. Menurutnya, kunci keberhasilan hari ini adalah kedisiplinan dalam menerapkan pola permainan sendiri dan inisiatif untuk terus memberikan tekanan sejak awal laga.

"Dari awal saya sudah mau menekan duluan, tidak mau coba-coba pukulan. Akhirnya bisa sesuai dengan apa yang saya mau terutama di gim pertama," ungkap Ubed. Meski sempat mendapat perlawanan ketat dari Justin Hoh setelah interval gim kedua, Ubed mengaku tetap bisa menjaga kenyamanan bermainnya hingga akhir.

Belajar dari Kegagalan

Keberhasilan ini juga merupakan hasil dari evaluasi mendalam atas kekalahannya dari pemain yang sama pada ajang BATC sebelumnya. "Dari situ saya belajar, saya coba lihat permainannya lagi, analisis lagi video sebelumnya," jelasnya.

Kini, Ubed bersiap menghadapi ujian sesungguhnya di babak semifinal, yakni berhadapan dengan wakil Tiongkok, Dong Tian Yao. Ubed menyadari bahwa lawannya merupakan pemain berbahaya yang telah menumbangkan sejumlah nama besar seperti Anthony Sinisuka Ginting, Chou Tien Chen, dan Ng Ka Long.

"Jadi saya harus disiapkan lagi dari pikirannya, cara mainnya juga. Harus waspada," pungkas Ubed terkait persiapannya menghadapi laga penentu menuju babak final. (Sjs_267)


Baca juga:

Australia Badminton Open 2026: Dua Ganda Putri Indonesia Tembus Semifinal 

Australian Open 2026: Sabar/Reza Sukses Lakukan Revans dan Melaju ke Semifinal 

Alwi Farhan Tembus Semifinal Australian Badminton Open 2026: "Vibes" Nyaman di Sydney Jadi Kunci


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Presiden Prabowo Subianto Lantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional

  Presiden Prabowo Subianto lantik Sudaryono sebagai BGNdi Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo   MENJUAL HARAPAN — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (22/7/2026) sore . Pelantikan ini menandai dimulainya kepemimpinan baru di lingkungan BGN untuk memperkuat akselerasi dan pelaksanaan program strategis Makan Bergizi Gratis (MBG) . Pengangkatan Sudaryono tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 78/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional . Dalam prosesi tersebut, Presiden Prabowo memandu langsung pengambilan sumpah jabatan yang diucapkannya secara khidmat oleh pejabat terlantik . “Bahwa saya, akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Repub lik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi...

Paradoks Parpol Koalisi Versus Nalar Kritis PDI Perjuangan

Oleh: Silahudin * ) MENJUAL HARAPAN - Atmosfer politik nasional belakangan ini kian gerah, suhunya makin memanas bukan karena anomali cuaca, akan tetapi karena suhu ketegangan yang mendidih antara partai-partai koalisi pemerintah dengan PDI Perjuangan (PDIP). Genderang perang urat syaraf terus ditabuh di hadapan publik. Sindiran, deklarasi ketidaknyamanan, hingga reaksi defensif yang agresif dari lingkaran koalisi penguasa, seolah membenarkan sebuah pameo klasik, bahwa kekuasaan cenderung alergi terhadap cermin yang jernih. Fenomena "kebakaran jenggot" yang diperlihatkan oleh partai-partai koalisi pemerintah terhadap posisi kritis PDIP sebagai partai penyeimbang (atau oposisi faktual) memicu sebuah pertanyaan fundamental, mengapa sebuah rezim dengan legitimasi mayoritas begitu rapuh dan gusar menghadapi satu suara kritis? Kuat di Parlemen, Rapuh di Ruang Publik Memang, diakui atau tidak secara kalkulasi matematika politik, koalisi pemerintah saat ini memegang kend...

Donny Ernawan dan Yos Sunitiyoso Dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia

Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Donny Ermawan dan Yos Sunitiyoso sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr MENJUAL HARAPAN JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi melantik Donny Ermawan Taufanto dan Yos Sunitiyoso masing-masing sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) . Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (22/7/2026) sore . Pengangkatan kedua pimpinan perguruan tinggi tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 80/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia . Dalam prosesi pengucapan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo, kedua pejabat yang dilantik menegaskan komitmen mereka untuk menjalankan amanah dengan penuh integri tas dan tanggung jawab . “Bahwa saya ...