| Lee Cheuk Yiu (Djarum Badminton) |
Bertempat di Shenzhen Arena, Shenzhen, China, Hong Kong dipastikan mengunci gelar juara nomor tunggal putra pada ajang China Masters 2026 usai dua wakil terbaiknya, Jason Gunawan dan Lee Cheuk Yiu, sukses menciptakan laga all-Hong Kong final.
Pertemuan ini menjadi momentum amat langka dan bersejarah. Pasalnya, untuk pertama kalinya sepanjang sejarah penyelenggaraan Tur Dunia BWF (BWF World Tour), dua pemain tunggal putra Hong Kong saling berhadapan dalam perebutan takhta tertinggi.
Momen ini terasa kian spesial bagi kedua atlet yang telah bertahun-tahun berbagi lapangan latihan serta menjalani suka duka kompetisi bersama.
"Ini luar biasa. Saya rasa ini pertama kalinya kami bisa saling berhadapan dalam pertandingan perebutan gelar juara," kata Jason. "Kami saling mengenal dengan sangat baik. Kami sering berlatih bersama."
Drama 98 Menit dan Ketenangan Lee Cheuk Yiu
Kepastian terciptanya "All-Hong Kong Final" ini diraih lewat perjuangan luar biasa di babak semifinal yang berlangsung Sabtu (6/9).
Jason Gunawan, pebulu tangkis muda berusia 22 tahun, harus melewati duel maraton nan menguras fisik selama 98 menit saat menantang unggulan kelima asal Denmark, Anders Antonsen. Sempat tertinggal pada gim pertama, Jason menunjukkan mentalitas pantang menyerah sebelum akhirnya membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan rubber game yang dramatis 15-21, 22-20, 21-16.
Di partai semifinal lainnya, Lee Cheuk Yiu tampil sangat dingin dan matang. Menghadapi gempuran unggulan kedua asal Prancis, Christo Popov, Lee menyegel tiket final lewat kemenangan dua gim langsung dengan skor akhir 21-15, 21-19.
Suntikan Kepercayaan Diri untuk Generasi Muda
Bagi Jason, kelolosan ke partai puncak ini tidak sekadar menjadi pencapaian pribadi berupa final BWF World Tour Super 750 pertamanya, tetapi juga membawa misi kebangkitan bagi bulu tangkis Hong Kong secara keseluruhan.
Sebelumnya, torehan all-Hong Kong final di panggung Tur Dunia BWF hanya pernah terjadi satu kali, yakni pada sektor ganda campuran di ajang Macau Open 2018 kala duel Tang Chun Man/Tse Ying Suet bersua Reginald Lee/Chau Hoi Wah.
"Ini menjadi suntikan kepercayaan diri yang besar bagi kami dan tim," tegas Jason. "Semoga kami bisa menunjukkan kepada rekan-rekan setim dan para pemain muda bahwa kami mampu bersaing melawan tim-tim yang lebih kuat, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mereka untuk masa depan."
Menjelang partai puncak, Jason menegaskan komitmennya dan Lee untuk menyajikan duel terbaik demi para pencinta bulu tangkis dunia.
"Kami berdua berharap bisa menampilkan performa terbaik dan menyuguhkan pertarungan sengit yang memukau bagi penonton," pungkasi Jason. (*Sjs_267)
Sumber Berita: djarumbadminton.com “China Masters 2026 - Hong Kong Ciptakan Final Bersejarah” (diakses dan direkonstruksi, 9/9/2026)
Baca juga:
Dominasi Tanpa Cela: An Se Young Cetak Hat-trick China Masters dan Koleksi Gelar Ketujuh Musim 2026
Sensasi Shenzhen: Menjelang Era Baru Tunggal Putra Hong Kong lewat Gebrakan Jason Gunawan
Komentar