Alwi Farhan (foto hasil tangkapan layar dari djarumbadminton.com)
MENJUAL HARAPAN — Langkah tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan, harus terhenti lebih awal di ajang Victor China Open 2026. Menghadapi wakil India, Ayush Shetty, pada babak 32 besar yang berlangsung di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, China, Rabu (22/7/2026), Alwi menyerah lewat pertarungan sengit rubber game 17-21, 21-5, dan 17-21 dalam kurun waktu 57 menit.
Kekalahan di turnamen berlevel BWF World Tour Super 1000 ini menyisakan catatan evaluasi penting bagi pemain berusia muda tersebut, terutama terkait adaptasi taktik di lapangan serta pengelolaan konsistensi fisik dan mental.
Terkendala Angin dan Perubahan Pola Lawan
Pascamatch, Alwi mengakui bahwa faktor kondisi teknis lapangan—khususnya hembusan angin yang cukup kuat—menjadi kendala utama yang menghambat skema permainan yang telah dirancangnya bersama pelatih. Selain faktor internal, performa taktis Ayush Shetty yang tampil impresif di area depan net turut merusak kenyamanan permainannya.
"Ayush berubah sangat banyak dari permainan depannya. Variasinya beberapa kali membuat saya tidak merasa nyaman," tutur Alwi sebagaimana disiarkan oleh tim Humas dan Media PP PBSI yang dikutip djarumbadminton.com (22/7/2026).
Momentum krusial sebenarnya sempat didapatkan Alwi pada gim penentu. Usai mendominasi penuh gim kedua dengan skor telak 21-5, ia sempat berada di posisi menguntungkan pasca-interval gim ketiga. Namun, skenario perlawanan yang disusun gagal tereksekusi dengan mulus di poin-poin kritis.
"Di gim ketiga, setelah interval, saya sebenarnya punya keuntungan dan sudah disiapkan akan bermain seperti apa, tapi memang tidak sesuai yang diinginkan," akunya.
Manajemen Stamina dan Fokus Tatap Kejuaraan Dunia
Tampil pada kompetisi tingkat tinggi secara beruntun (back-to-back tournaments) diakui Alwi menjadi ujian tersendiri bagi pemulihan kondisi fisik, ketahanan mental, serta jangkauan fokusnya. Evaluasi ini menjadi modal berharga bagi persiapan laga-laga berikutnya.
"Dari fisiknya, mentalnya, pikirannya harus cepat balik, cepat reset," tegas Alwi mengevaluasi diri.
Tanpa melarutkan diri dalam penyesalan, Alwi menegaskan siap langsung mengalihkan seluruh konsentrasi dan persiapannya menuju agenda besar berikutnya, yakni Kejuaraan Dunia (World Championships).
"Setelah ini saya akan langsung alihkan fokus ke depan untuk Kejuaraan Dunia," pungkasnya. (*S_267)
Sumber Berita Original: djarumbadminton.com "China Open 2026 - Alwi Kalah dalam Laga Ketat" (diakses, 22/7/2026)
Baca juga:
China Open 2026: Kejutan Besar! Rachel/Febi Tumbangkan Unggulan Kedua Tuan Rumah di Changzhou
China Open 2026: Redam Kombinasi 'Duo Aaron' Malaysia, Sabar/Reza Melenggang ke 16 Besar
China Open 2026: Rehan/Gloria Lalui Laga Tiga Gim Ketat, Kunci Kemenangan Lewat Perubahan Strategi
Komentar