Langsung ke konten utama

China Open 2026: Redam Kombinasi 'Duo Aaron' Malaysia, Sabar/Reza Melenggang ke 16 Besar

 

Sabar/Reza (foto hasil tangkapan layar dari pbsi.id)

MENJUAL HARAPAN — Pasangan ganda putra independen Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, tampil apik pada babak pertama turnamen Super 1000 China Open 2026.

Berlaga di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Sabar/Reza berhasil mendepak pasangan racikan baru asal Malaysia, Aaron Chia/Aaron Tai, dua gim langsung 21-17, 21-19.

Kemenangan ini terasa krusial mengingat lawan yang dihadapi memadukan pengalaman tingkat tinggi dari pemain senior kelas dunia dengan determinasi bakat muda yang menjanjikan.

Inisiatif Serang dan Kontrol Area Depan

Menghadapi pasangan kombinasi anyar Negeri Jiran, Sabar/Reza tak mau terkecoh. Mereka langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal laga untuk menekan dan membatasi ruang gerak lawan, terutama di tengah kondisi arena yang cukup berangin.

"Pastinya bersyukur bisa menang di babak pertama ini. Dengan kondisi lapangan yang berangin plus pasangan duo Aaron yang baru dipasangkan ini kami memang harus waspada dari awal," ungkap Sabar usai pertandingan sebagiamana dikutip pbsi.id (21/7/2026).

Kunci keberhasilan Sabar/Reza terletak pada adu ketangkasan di area depan net. Dengan memenangi perebutan bola-bola pendek, pasangan Indonesia berulang kali mendapatkan momentum untuk melancarkan serangan mematikan.

"Kami coba untuk terus mengontrol pertandingan, terus menekan, mendahului depan untuk lebih berpeluang mendapat poin," tambah Sabar menjelaskan taktiknya.

Kewaspadaan Tinggi dan Progres Pemulihan Reza

Meski menang dua gim langsung, Reza Pahlevi mengakui pertahanan pasangan Malaysia tersebut cukup kokoh dan sulit ditembus. Kehadiran peraih medali Olimpiade, Aaron Chia, yang dipadukan dengan potensi Aaron Tai memberi perlawanan sengit hingga akhir gim kedua.

"Individu mereka sangat baik, kita semua tahu bagaimana kualitas Aaron Chia sedangkan Aaron Tai adalah pemain muda yang punya bakat sangat bagus. Tadi beberapa kali kami juga sulit menembus pertahanan mereka," puji Reza terhadap lawannya.

Di sisi lain, kemenangan ini juga menjadi kabar positif bagi kondisi kebugaran Reza. Sempat terganggu cedera punggung, Reza mengungkapkan performa fisiknya kini terus meningkat setelah menjalani rangkaian penanganan medis.

"Kondisi punggung masih ada terasa sedikit tapi sudah 80% membaik setelah ada beberapa kali treatment kemarin. Hari ini saya merasa mendingan dibandingkan saat main di Japan Open. Semoga lusa dan babak-babak selanjutnya bisa semakin membaik jadi saya juga bisa lebih maksimal," tutur Reza penuh harap. (S_267)

Sumber Berita: pbsi.id "China Open 2026: Sabar/Reza Atasi Duo Aaron Asal Malaysia" (diakses, 21/7/2026)


Baca juga:

China Open 2026: Rehan/Gloria Lalui Laga Tiga Gim Ketat, Kunci Kemenangan Lewat Perubahan Strategi

China Open 2026: Putri KW Redam Perlawanan Tuan Rumah, Pasang Target Tembus Semifinal Super 1000 Pertama

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polytron Surabaya International Challenge 2026: Kejutan Salsabila Tumbangkan Unggulan Utama, Wakil Indonesia Melenggang dari Babak 32 Besar

  Salsabila Amiradana (Foto dok pbsi.id) MENJUAL HARAPAN — Kejutan besar mewarnai gelaran Polytron Surabaya International Challenge 2026 di babak 32 besar (R32) yang berlangsung pada Rabu (23/9/2026) . Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Salsabila Amiradana, sukses mencuri perhatian usai menumbangkan unggulan pertama asal Thailand, Passa-Orn Phannachet, dua gim langsung . Kemenangan mengejutkan Salsabila ini melengkapi raihan positif sejumlah wakil Merah Putih lainnya yang juga berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya . Kejutan Manis Salsabila Amiradana Tampil tanpa beban, Salsabila tampil memukau saat menghadapi unggulan teratas Passa-Orn Phannachet . Ia menyegel kemenangan 21-14, 21-18 dalam laga yang berlangsung disiplin . "Alhamdulillah hari ini bisa bermain sesuai rencana dan dijauhkan dari cedera. Di gim pertama saya langsung masuk mainnya dan lawan pun kurang panas," ungkap Salsabila usai laga . Kunci keberhasilannya mengunci gim kedua—meski sempat tertingga...

Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno Jadi Ketua

Presiden Prabowo Subianto resmi menangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia pada Jumat, 2 Oktober 2026 di Istana Negara, Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Kris MENJUAL HARAPAN — Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Dalam susunan baru tersebut, Pratikno ditetapkan sebagai Ketua merangkap anggota, Muhammad Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua merangkap anggota, dan Muhammad Qodari sebagai Sekretaris merangkap anggota. Pengangkatan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia . Pelantikan 26 anggota Wantimpres itu menandai terbentuknya susunan baru lembaga yang memiliki posisi sebagai bagian dari mekanisme pemberian pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan pemerintahan. 26 Nama dalam Susunan Wantimpres Berdasarka...

Anomali Tata Kelola dan Paradoks Kebijakan: Menagih Kehadiran Negara dalam Dialektika Hukum, Agraria, dan Pendidikan

Ringkasan Esai 1.       Pendahuluan: Membingkai perdebatan hukum, agraria, dan pendidikan dalam kerangka sosiologi politik dan tata kelola pemerintahan ( good governance ). 2.       Bedah Isu 1 (RUU Perampasan Aset): Mengkritik penyelewengan barang rampasan oleh oknum aparat dan menagih transparansi digital. 3.       Bedah Isu 2 (Uji Materiil KUHAP 2025): Menganalisis potensi hegemoni Polri atas PPNS serta risiko diskresi penggeledahan tanpa izin ( due process of law ). 4.       Bedah Isu 3 (Reforma Agraria): Menganalisis efektivitas kelembagaan LPRA langsung di bawah Presiden dalam meredistribusi tanah dan menyelesaikan konflik. 5.       Bedah Isu 4 (Dekolonisasi RUU Sisdiknas): Mengulas pemikiran Bonnie Triyana mengenai pentingnya menghapus bias kolonial terhadap penganut kepercayaan. 6.       Bedah Isu 5 (KIP Kuliah & Pagu Angg...